Killer Instinct adalah salah satu franchise game fighting yang memiliki penggemar setia meski tidak sepopuler beberapa seri lain di genre ini. Seri ini populer di era arcade dan konsol Nintendo pada pertengahan 90-an dan kemudian dihidupkan kembali pada 2013 oleh Double Helix Games. Versi reboot tersebut diluncurkan untuk Xbox One dan PC, dengan Iron Galaxy Studios mengemban tugas pengembangan setelahnya.
Selama hampir satu dekade terakhir, Iron Galaxy terus memperbarui Killer Instinct dengan penambahan konten baru, peningkatan server, serta dukungan untuk crossplay di Xbox Series X|S. Versi Anniversary Edition yang dirilis tahun 2023 juga mempermudah pemain membeli seluruh karakter dalam satu paket.
Ed Boon dan Poll Tentang Masa Depan Killer Instinct
Baru-baru ini, Ed Boon, pencipta Mortal Kombat sekaligus chief creative officer di NetherRealm Studios, menunjukkan ketertarikannya terhadap potensi kebangkitan Killer Instinct. Ia mengadakan polling di media sosial untuk mengetahui bagaimana para penggemar ingin melihat game ini kembali. Polling tersebut bukan merupakan indikasi rencana resmi, melainkan bentuk rasa penasaran Boon terhadap aspirasi komunitas fighting game.
Polling ini menawarkan empat pilihan, yang mengombinasikan dua variabel utama, yakni harga game (full-price seharga $70 atau free-to-play) dan platform (Xbox eksklusif atau multiplatform). Hingga saat ini, polling ini sudah mengantongi hampir 36.000 suara dan ditutup pada hari Rabu berikutnya.
Respon Komunitas dan Preferensi Model Distribusi
Hasil sementara polling menunjukkan mayoritas fan tidak menginginkan Killer Instinct kembali sebagai judul eksklusif Xbox. Hanya sekitar 5,4% yang memilih opsi game berbayar penuh eksklusif Xbox, sementara 5,3% memilih opsi free-to-play eksklusif Xbox. Sebaliknya, opsi multiplatform mendapat perhatian besar. Sekitar 46,3% menginginkan Killer Instinct sebagai game berbayar yang tersedia di berbagai platform. Pilihan multiplatform free-to-play pun cukup diminati, yakni sekitar 43%.
Perlu dicatat, versi reboot 2013 sendiri sudah menerapkan model free-to-play untuk beberapa karakter dasar, dengan sistem rotasi mingguan. Pembelian Anniversary Edition memungkinkan akses ke seluruh roster karakter.
Kelebihan dan Kekurangan Model Free-to-Play dan Berbayar
Masing-masing model distribusi memiliki keunggulan tersendiri. Model berbayar penuh dapat mengurangi tekanan terhadap pengembang untuk terus menghasilkan pendapatan melalui layanan live service yang panjang. Namun, model free-to-play menurunkan hambatan masuk, sehingga mudah bagi pemain baru untuk mencoba tanpa batasan biaya awal.
Mengingat Killer Instinct termasuk franchise yang relatif niche dalam dunia fighting game, model free-to-play nampaknya lebih realistis untuk menarik jumlah pemain yang lebih besar. Alternatif lainnya adalah harga premium yang lebih rendah dari $70, misalnya sekitar $40, sebagaimana strategi harga yang sukses diterapkan pada game lain seperti Helldivers 2 dan ARC Raiders.
Harapan terhadap Masa Depan Killer Instinct
Ketertarikan Ed Boon pada masa depan Killer Instinct menunjukkan bahwa seri ini masih memiliki potensi dan penggemar yang berdedikasi. Apapun model komersial dan platform yang dipilih, apresiasi komunitas tetap tinggi. Jika kembali dirilis, kemungkinan Killer Instinct juga akan tersedia, atau setidaknya sebagian konten berbayar, melalui layanan Xbox Game Pass.
Ed Boon sendiri mengundang para penggemar untuk berpartisipasi dalam polling dan memberikan masukan kreatif tentang bagaimana sebaiknya Killer Instinct bangkit kembali. Diskusi ini menggambarkan dinamika komunitas game fighting yang selalu mencari perpaduan antara inovasi dan menghargai tradisi franchise legendaris.





