STS Digital, startup berbasis Bermuda yang berfokus pada investor institusional, berhasil mengumpulkan dana segar sebesar $30 juta meskipun pasar kripto sedang turun tajam. Pendanaan ini dipimpin oleh CMT Digital dengan partisipasi dari bursa kripto Kraken, Arrington Capital, dan divisi investasi Fidelity.
Perusahaan ini menawarkan opsi perdagangan kripto kepada para trader dengan dana besar serta berperan sebagai pembuat pasar (market maker). STS Digital saat ini menyediakan kontrak opsi untuk lebih dari 400 jenis cryptocurrency. Sam Hallene, mitra investasi di CMT Digital, menilai solusi teknologi dan manajemen risiko yang dikembangkan STS Digital unik dan sulit ditandingi di pasar.
Pasar derivatif kripto saat ini lebih banyak didominasi oleh produk perpetual yang populer karena kemudahan pemahaman dan fleksibilitasnya, terutama dalam menggunakan leverage tanpa tanggal kadaluarsa. Namun, CEO STS Digital Maxime Seiler menyoroti risiko berlebihan yang muncul dari perdagangan perpetual. Menurutnya, perdagangan perps memperburuk penurunan harga besar pada 10 Oktober lalu, saat lebih dari $19 miliar posisi terlikuidasi secara mendadak.
Berbeda dengan perps, opsi memungkinkan investor mengatur batas waktu dan kerugian secara jelas, sehingga memberikan perlindungan lebih saat pasar volatil. Pendekatan ini membuat institusi lebih nyaman dalam mengelola risiko ketimbang menggunakan produk derivatif lain yang lebih spekulatif.
STS Digital didirikan oleh Seiler dan Gideon Hyams, yang berpengalaman sebagai trader institusional di Credit Suisse dan UBS. Diluncurkan pada 2022, staf kini telah berkembang hingga sekitar 50 karyawan dan berhasil menggandakan pendapatan tahunan sejak tahun lalu. Klien STS Digital juga mencakup pemain besar di ekosistem kripto, termasuk Uniswap Foundation.
Dengan tambahan dana $30 juta, perusahaan berencana memperbesar kapasitas trading untuk klien institusional yang ingin melakukan transaksi dalam volume besar. Selain itu, STS Digital akan menambah tenaga kerja sebagai langkah mempercepat ekspansi bisnis dan meningkatkan layanan.
Menurut Hyams, basis klien yang terdiri dari institusi “besar” terus bertumbuh, menuntut opsi perdagangan yang lebih canggih dan skala operasi yang makin luas. Posisi startup ini di pasar derivatif kripto khusus investor institusional semakin menguat seiring tren permintaan produk dengan pengelolaan risiko yang lebih matang.
Langkah penggalangan dana ini menunjukkan bahwa meskipun sentimen ritel menurun, minat dan kepercayaan institusi terhadap produk berbasis aset digital tetap kuat. STS Digital memposisikan diri sebagai pemain penting yang mendorong inovasi dan stabilitas di ruang perdagangan derivatif kripto berisiko tinggi.





