Data terbaru menunjukkan sentimen bullish terhadap XRP mencapai puncak tertinggi dalam lima minggu, sementara Bitcoin dan Ethereum masih berada di zona bearish. Rasio bullish-to-bearish XRP mencapai 2,35, jauh melebihi Bitcoin yang hanya 1,05 dan Ethereum sekitar 1,4, menurut data Santiment.
Optimisme terhadap XRP terus tumbuh meski harga token ini masih stabil di kisaran $1,40. Dalam periode tahun berjalan, ETF XRP mencatat aliran masuk dana sebesar $150 juta selama lebih dari 40 hari berturut-turut. Sementara itu, produk investasi Bitcoin dan Ethereum justru mengalami arus keluar dana yang signifikan.
Sentimen Positif di Tengah Tekanan Pasar
Bitcoin yang masih berada di bawah tekanan, dengan harga yang berkisar dekat $65.000 dan mengalami penarikan dana ETF sebesar $3,8 miliar selama lima minggu terakhir, menciptakan suasana khawatir di pasar kripto secara lebih luas. Namun demikian, para trader mulai menempatkan posisi optimis di XRP. Aktivitas whale menunjukkan adanya akumulasi token, sementara aliran dana institusional juga mulai masuk dan pasokan XRP di bursa mulai berkurang.
Meski sentimen positif makin kuat, harga XRP belum menunjukkan kenaikan signifikan dan masih korelasi negatif dengan pergerakan Bitcoin. XRP memiliki volatilitas korelasi downside 1,8 kali lipat dibandingkan Bitcoin saat pasar turun. Hal ini menunjukkan bahwa harga XRP cenderung mengikuti tren bearish Bitcoin.
Faktor Fundamental Pendukung Sentimen XRP
Sentimen positif terhadap XRP tidak muncul begitu saja. Dalam beberapa minggu terakhir, XRP mencapai sejumlah kemenangan institusional yang mengubah persepsi investor. Contohnya adalah kemitraan penting yang dimulai dengan peluncuran obligasi on-chain senilai $65 juta oleh SBI Holdings Jepang, yang memberikan pembayaran kepada investor dalam bentuk XRP, produk pertama di pasar yang diatur secara resmi.
Selain itu, Aviva Investors, perusahaan pengelola dana dengan aset lebih dari $275 miliar, berencana untuk men-tokenisasi dana mereka menggunakan XRP Ledger. CEO Ripple, Brad Garlinghouse, juga mendapat kursi di Komite Inovasi Aset Digital CFTC, memperkuat posisi perusahaan secara regulasi.
Aliran Dana dan Infrastruktur yang Meningkat
Di samping kemitraan, aliran dana institusional untuk XRP melonjak kembali. Data menunjukkan ETF XRP mengalami lebih dari 40 hari berturut-turut dengan aliran dana masuk, mengumpulkan sekitar $150 juta dari awal tahun. Sebaliknya, produk investasi untuk Bitcoin dan Ethereum mengalami penarikan dana bersih.
Ripple juga aktif dalam ekspansi infrastrukturnya dengan investasi mencapai hampir $3 miliar untuk membangun layanan kustodi, pialang, dan infrastruktur treasury yang sebelumnya belum ada. Empat institusi besar Eropa dengan total aset $3,4 triliun juga mengadopsi infrastruktur Ripple awal tahun ini.
Risiko dan Perlu Waspada pada Bitcoin
Meskipun sentimen terhadap XRP menguat, risiko tetap ada karena XRP masih bergerak beriringan dengan tren pasar yang dipengaruhi Bitcoin. Pada awal Februari, saat Bitcoin turun 8%, XRP bahkan turun lebih besar yaitu 15%. Korelasi ini memperlihatkan kalau sentimen bullish bisa sia-sia apabila Bitcoin melanjutkan tren bearish.
Indeks Fear & Greed pasar kripto saat ini berada di angka 9, level terendah sejak krisis FTX, sementara sentimen bullish XRP berada di situasi puncak. Ini menandakan ketidakcocokan yang jarang terjadi dan berpotensi cepat berbalik.
Titik Kritis Pergerakan Harga XRP
Harga XRP masih berada di bawah rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari. Level resistance berada di sekitar $1,51 hingga $1,60 dan support utama di $1,30. Jika XRP mampu menembus resistance ini, maka prospek bullish bisa terwujud. Namun apabila harga gagal menembus dan malah tertekan ke bawah support, maka sentimen bullish yang ada belum tentu berbuah hasil.
Sementara itu, Bitcoin dianggap sebagai faktor kunci yang menentukan masa depan XRP. Jika Bitcoin berhasil menemukan titik bantalan harga di atas $70.000, peluang XRP untuk melanjutkan kenaikan makin terbuka. Sebaliknya, tekanan di Bitcoin berpotensi terus menyeret XRP dan altcoin lainnya ke zona bearish.
Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun investor semakin optimis terhadap XRP, dinamika pasar kripto tetap kompleks. Sentimen positif yang kuat pada satu aset belum tentu langsung berdampak pada harga, terutama ketika pemimpin pasar seperti Bitcoin masih menunjukkan tren negatif. Pemantauan lebih lanjut terhadap pergerakan Bitcoin dan respon harga XRP pada level-level teknikal utama menjadi krusial untuk keputusan investasi.
