Bitcoin Lightning Network Melesat Drastis, Transaksi Besar dan Rahasia Mengubah Masa Depan Uang Digital

Transaksi di Lightning Network Bitcoin mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Jaringan lapisan kedua ini memungkinkan transaksi Bitcoin berlangsung cepat dan murah, sehingga memicu lonjakan volume transaksi hingga mencapai miliaran dolar.

Pendiri Twitter, Jack Dorsey, menjadi salah satu pendukung utama Lightning Network dengan mengintegrasikannya ke platform pembayaran Cash App. Lightning Network memungkinkan pengguna melakukan pembayaran secara sehari-hari menggunakan Bitcoin dengan biaya rendah dan kecepatan tinggi, tanpa membebani rantai utama Bitcoin.

Data terbaru dari broker Bitcoin River menunjukkan bahwa volume transaksi di Lightning Network mencapai $1,1 miliar pada November. Angka ini melonjak dari $286,5 juta yang tercatat pada periode yang sama di tahun sebelumnya, menandakan adopsi yang berkembang tajam.

Awalnya, Lightning dikenal sebagai solusi untuk transaksi mikro seperti tip atau pembelian kopi. Namun kini, jaringan ini juga menangani transaksi besar secara rutin. Jesse Shrader, co-founder perusahaan infrastruktur Bitcoin Amboss, mengungkapkan bahwa transaksi di Lightning meningkat 300% sejak Januari dengan nilai rata-rata 74.000 sats, atau sekitar $50.

Salah satu momen penting terjadi ketika bursa crypto Kraken memfasilitasi transaksi senilai $1 juta menggunakan Lightning. Menurut Calvin Leyon, kepala onchain Kraken, penggunaan Lightning mengurangi waktu penyelesaian transaksi secara dramatis dan membuka potensi Bitcoin untuk pertukaran global.

Analisis dari Spencer Yang, managing partner perusahaan investasi kripto BlockSpaceForce, menyebutkan bahwa peningkatan nilai transaksi Lightning lebih banyak berasal dari penyelesaian antar bursa atau bisnis, bukan dari pembayaran peer-to-peer sederhana. Integrasi Lightning ke terminal pembayaran Square juga turut mendorong pertumbuhan ini.

Perusahaan Block, induk dari Square, meluncurkan sistem pembayaran Bitcoin berbasis Lightning yang memungkinkan pedagang menerima Bitcoin secara langsung melalui jaringan ini. Meskipun belum diketahui jumlah pedagang yang mengadopsi, keberadaan solusi ini membawa kemudahan bagi transaksi bisnis sehari-hari.

Menurut Bobby Shell dari Voltage, 29% transaksi Bitcoin saat ini melewati Lightning Network, dengan Coinbase menggunakan jaringan ini untuk sekitar 15% transaksi mereka. Hal ini menunjukkan Lightning sudah menjadi bagian penting dari ekosistem Bitcoin, bukan lagi sekadar teknologi niche.

Lonjakan volume transaksi juga dipengaruhi oleh meningkatnya biaya transaksi di blockchain lain. Contohnya, pengiriman stablecoin USDT di jaringan Tron kini bisa mencapai hampir $4 per transaksi, padahal sebelumnya dipilih karena biayanya yang rendah. Sebaliknya, Lightning Network menawarkan biaya kurang dari satu sen.

Selain biaya murah dan kecepatan, Lightning Network memberikan keuntungan tambahan berupa tingkat privasi yang tinggi. Menurut Jesse Shrader, transaksi melalui Lightning sulit dilacak dibanding menggunakan jaringan Bitcoin utama, sehingga menawarkan perlindungan privasi yang lebih baik bagi penggunanya.

Secara keseluruhan, peningkatan transaksi di Lightning Network mencerminkan kematangan teknologi lapisan kedua Bitcoin. Dengan kombinasi biaya rendah, waktu penyelesaian cepat, dan privasi, Lightning membuka jalan Bitcoin sebagai alat pembayaran sehari-hari dan penyelesaian transaksi antar bisnis secara global.

Berita Terkait

Back to top button