Penggunaan mesin ATM kripto yang kini tersebar luas di Amerika Serikat menghadapi tekanan dari para pembuat kebijakan terkait. Salah satu negara bagian, Minnesota, mengajukan rancangan undang-undang yang bertujuan melarang sepenuhnya penempatan dan pengoperasian kios mata uang virtual di wilayahnya.
Mesin-mesin ini awalnya dimaksudkan untuk memberikan kemudahan akses ke aset digital tanpa perantara, memungkinkan transaksi uang tunai ke kripto dengan cepat. Namun, kenaikan kasus penipuan—khususnya yang menargetkan masyarakat lansia—menjadi alasan utama kebijakan pembatasan yang kini dipertimbangkan di berbagai negara bagian AS.
Rancangan Undang-Undang yang Mengusulkan Larangan
Pada akhir Februari, perwakilan Minnesota, Erin Koegel, mengajukan House File 3642 (HF 3642), yang mengusulkan pelarangan penuh terhadap instalasi dan operasional ATM kripto. RUU ini mengusulkan untuk mencabut regulasi yang baru diberlakukan tahun lalu, yang mencakup batas transaksi harian bagi pelanggan baru sebesar $2.000, peringatan tentang potensi penipuan, dan jendela pengembalian uang selama 14 hari bagi korban penipuan.
Departemen Perdagangan Minnesota menyatakan dukungan kuat terhadap HF 3642. Dalam sidang legislatif, para aparat penegak hukum mengungkapkan bahwa ATM kripto telah menjadi "target utama" para penipu. Detektif Lynn Lawrence dari Kepolisian Woodbury menceritakan dampak emosional, seperti kehilangan setengah penghasilan bulanan seorang warga lanjut usia yang juga menghadapi masalah kestabilan tempat tinggal dan makanan.
Data dan Dampak Penipuan
Menurut Departemen Perdagangan, pada tahun lalu Minnesota menerima 70 pengaduan terkait ATM kripto dengan total kerugian mencapai sekitar $540.000. Negara bagian tersebut memiliki sekitar 350 kios yang berlisensi dan dioperasikan oleh delapan hingga sepuluh perusahaan. Pengalaman gagal melindungi konsumen membuat para regulator mempertimbangkan langkah lebih keras.
Secara nasional, meningkatnya jumlah keluhan menegaskan kekhawatiran terhadap keamanan mesin-mesin ini. Pusat Pengaduan Kejahatan Internet FBI mencatat lebih dari 12.000 pengaduan terkait ATM Bitcoin dari awal hingga hampir akhir tahun lalu, dengan kerugian total lebih dari $333,5 juta. Mayoritas korban adalah individu berusia di atas 60 tahun.
Modus Penipuan dan Risiko Transaksi
Para penipu sering kali mengaku sebagai pejabat pemerintah atau lembaga keuangan dan memaksa korban untuk mengirim uang tunai ke kios kripto demi "melindungi" dana mereka. Karena sifat transaksi kripto yang tidak bisa dibatalkan, upaya pemulihan dana seringkali sia-sia. Kondisi ini semakin memperkuat argumen untuk menerapkan larangan menyeluruh.
Selain itu, tekanan hukum terhadap operator ATM kripto makin meningkat. Contohnya, Jaksa Agung Massachusetts menuntut Bitcoin Depot atas tuduhan memfasilitasi penipuan kripto. Dalam gugatan tersebut diklaim bahwa lebih dari setengah dana yang masuk ke kios mereka antara Agustus 2023 hingga Januari 2025 terkait dengan kasus penipuan, mengakibatkan kerugian lebih dari $10 juta bagi konsumen di negara bagian tersebut.
Pertumbuhan Industri dan Tanggapan Regulasi
Meski menghadapi banyak tantangan, industri ATM kripto terus tumbuh pesat. Pada tahun lalu, pasar global ATM kripto dinilai senilai $356,7 juta dengan proyeksi pertumbuhan signifikan selama dekade mendatang. Sekitar 89% dari instalasi ATM kripto secara global berada di Amerika Utara, sementara Amerika Serikat memegang pangsa terbesar dengan lebih dari 30.000 mesin.
ATM kripto biasanya ditempatkan di stasiun bahan bakar, toko kelontong, dan rantai ritel, menyediakan jalur mudah bagi pengguna yang ingin mengonversi uang tunai ke aset digital tanpa melalui bursa online. Namun, munculnya berbagai kasus penipuan memicu negara bagian lain untuk memperketat aturan lewat pembatasan transaksi, tarif maksimum, dan persyaratan verifikasi identitas yang diperketat.
Jika HF 3642 disahkan, Minnesota akan menjadi salah satu negara bagian pertama di AS yang menghapus penggunaan kios kripto secara fisik. Warga masih dapat melakukan transaksi kripto secara daring sebagai alternatif setelah larangan diberlakukan.
Poin Penting Terkait Larangan dan Regulasi Kios Kripto
- RUU HF 3642 mengusulkan pelarangan lengkap penempatan dan operasional kios virtual currency di Minnesota.
- Regulasi sebelumnya menyediakan batas transaksi $2.000 per hari bagi pelanggan baru dan perlindungan komsumen, namun dianggap tak efektif.
- Penipuan menargetkan terutama warga lanjut usia yang mengalami kerugian besar secara finansial dan sosial.
- FBI mencatat 12.000 kasus penipuan terkait Bitcoin ATM dengan total kerugian lebih dari $333 juta secara nasional.
- Jaksa Agung Massachusetts menuntut operator yang diduga memfasilitasi penipuan bernilai jutaan dolar dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi ini membuktikan bahwa meskipun mesin ATM kripto menawarkan kemudahan akses ke dunia aset digital, risiko yang dihadapi konsumen, khususnya kelompok rentan, mendorong upaya memperketat atau bahkan melarang penggunaan perangkat tersebut demi keamanan bersama. Perdebatan mengenai batas regulasi atau pelarangan penuh masih berlangsung di sejumlah negara bagian di AS, menandai babak baru dalam pengawasan produk keuangan berbasis teknologi.









