Samsung baru-baru ini mengonfirmasi bahwa seri Galaxy S26 telah mendukung konektivitas satelit untuk para pengguna di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Dukungan ini hadir berkat kemitraan berkelanjutan dengan operator telekomunikasi ternama seperti T-Mobile, Verizon, dan AT&T yang memungkinkan fitur tersebut dapat diakses dengan lebih luas.
Konektivitas satelit pada Galaxy S26 dirancang untuk memberikan koneksi yang andal ketika sinyal jaringan seluler konvensional tidak tersedia, terutama pada situasi darurat. Samsung menegaskan bahwa pengembangan kemampuan komunikasi satelit sudah dimulai sejak tahun lalu, khususnya pada beberapa model Galaxy S dan seri Galaxy A setelah Galaxy S21.
Perkembangan Konektivitas Satelit Samsung
Samsung sempat meluncurkan dukungan konektivitas satelit pada seri Galaxy S25, namun penerapannya sangat bergantung pada kesiapan dan kebijakan operator telekomunikasi masing-masing. Karena tidak ada kerja sama langsung antara Samsung dengan penyedia layanan satelit, pengguna sering kali tidak dapat mengakses fiturnya secara maksimal.
Kini, Samsung mengambil peran aktif dengan menjalin kerja sama langsung dan berkelanjutan dengan operator seperti T-Mobile, yang menghadirkan layanan T-Satellite berbasis Starlink untuk perangkat Galaxy sejak Oktober. Layanan ini memungkinkan pengguna mengirim pesan MMS termasuk gambar, video, dan audio melalui satelit meskipun berada di luar jangkauan jaringan biasa.
Strategi Kemitraan Telekomunikasi di Berbagai Wilayah
Samsung juga melakukan perluasan kemitraan di tiap kawasan utama, yang meliputi:
-
Amerika Serikat
- Verizon menyediakan layanan eSOS setelah peluncuran seri Galaxy S25.
- AT&T tengah diajak bekerja sama untuk menghadirkan dukungan serupa pada perangkat Galaxy.
-
Eropa
- Virgin Media O2 sudah menggandeng Samsung untuk sejumlah perangkat Galaxy tertentu.
- Uji coba layanan satelit segera dilakukan di Spanyol bersama MasOrange.
- Vodafone dan Samsung sedang mengembangkan dukungan untuk perangkat masa depan.
- Jepang
- Samsung telah menyediakan fitur satelit pada beberapa model melalui kemitraan dengan KDDI.
- Pada tahun ini, Samsung memperluas kerja sama dengan SoftBank dan docomo agar lebih banyak perangkat mendapat akses.
Peluncuran fitur ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan kestabilan dan kehandalan koneksi bagi seluruh pengguna.
Manfaat Konektivitas Satelit bagi Pengguna Galaxy
Konektivitas satelit memungkinkan perangkat Galaxy tetap terkoneksi dengan layanan komunikasi meski berada di wilayah terpencil yang tidak terjangkau jaringan seluler konvensional. Fitur ini sangat berguna untuk kondisi darurat atau situasi kritis, di mana akses jaringan biasa mungkin terputus atau tidak tersedia.
Selain itu, layanan seperti T-Mobile T-Satellite kini mendukung pengiriman pesan multimedia melalui satelit, memberikan pengalaman komunikasi yang lebih lengkap daripada sebelumnya. Namun, Samsung dan operator mengingatkan bahwa kecepatannya masih terbatas, terutama pada pengiriman file besar dengan waktu pengunduhan yang cenderung lama.
Samsung Memperluas Dukungan Satelit ke Perangkat Lain
Selain Galaxy S26, Samsung menyampaikan bahwa mereka juga tengah berupaya memperluas dukungan konektivitas satelit ke kategori produk Galaxy lainnya. Langkah ini menunjukkan komitmen Samsung untuk terus meningkatkan layanan komunikasi alternatif yang dapat diandalkan di berbagai kondisi.
Peningkatan kerja sama langsung dengan operator juga diharapkan mempercepat implementasi fitur satelit tanpa tergantung pada ketersediaan pihak ketiga yang sebelumnya memperlambat proses.
Dengan dukungan satelit yang kini lebih matang, Samsung menghadirkan inovasi komunikasi penting bagi para pengguna Galaxy. Fitur ini memungkinkan mereka tetap terkoneksi dan aman, terutama dalam situasi darurat atau ketika sinyal jaringan seluler konvensional tidak memadai. Kemitraan yang kuat dengan operator terkemuka di berbagai wilayah diharapkan mempermudah akses layanan ini bagi jutaan pengguna Galaxy di seluruh dunia.









