Bank Besar Tuding Persetujuan Fed untuk Kraken Melanggar Aturan, Ancaman Baru bagi Stabilitas Keuangan AS!

Top banking trade groups memberikan kritik tajam terhadap keputusan Federal Reserve (The Fed) yang memberikan akses master account kepada perusahaan kripto Kraken. Mereka menilai langkah ini berisiko tinggi dan tidak sesuai dengan kebijakan internal bank sentral tersebut.

Kraken mengumumkan bahwa mereka berhasil memperoleh master account dari Federal Reserve Bank of Kansas City. Master account ini memberikan kemampuan kepada bank untuk menggunakan layanan pembayaran Fed, yang esensial bagi sebuah bank untuk beroperasi secara nasional. Kraken menjadi bank kripto pertama yang mendapatkan persetujuan master account setelah berusaha bertahun-tahun.

Kontroversi Master Account “Skinny” untuk Kraken
Account yang diberikan kepada Kraken memiliki batasan, misalnya tidak memungkinkan pembayaran bunga atas cadangan dana. Ini sejalan dengan konsep “skinny” master account yang diperkenalkan Fed untuk mempercepat persetujuan bagi bank yang berfokus pada inovasi. Konsep ini sempat diperkenalkan oleh The Fed untuk mendukung lembaga keuangan inovatif.

Kelompok industri perbankan tradisional langsung mengecam pengesahan itu, dengan alasan keputusan tersebut berpotensi membahayakan stabilitas ekonomi AS. Rebeca Romero, CEO Independent Community Bankers of America, menyatakan, “Ada risiko signifikan dalam memperluas akses master account kepada institusi yang beroperasi di luar kerangka regulasi perbankan tradisional.” Ia menegaskan bahwa The Fed sebaiknya membatasi akses tersebut hanya bagi lembaga-lembaga yang memenuhi standar tinggi sektor jasa keuangan.

Bank Policy Institute: The Fed Melanggar Kebijakan Internal
Bank Policy Institute (BPI), yang mewakili bank-bank besar Wall Street seperti JPMorgan Chase, Bank of America, Wells Fargo, dan Goldman Sachs, bahkan menilai bahwa pemberian master account kepada Kraken melanggar kebijakan The Fed. The Fed baru mengumumkan kemungkinan program master account skinny pada akhir Desember dan membuka masa komentar publik.

Menurut BPI, persetujuan kepada Kraken mempercepat langkah yang belum sesuai prosedur resmi. “Persetujuan ini mengabaikan masukan publik yang diminta The Fed, tanpa transparansi mengenai proses dan mitigasi risiko yang diterapkan untuk menangani risiko besar yang muncul,” ujar Pidano Paridon, rekan kepala urusan regulasi BPI. Program ini sendiri belum final dan belum disetujui oleh dewan The Fed.

Dampak dan Isu Transparansi
Keputusan The Fed memberikan master account kepada Kraken memunculkan kekhawatiran mengenai pengawasan dan keamanan sistem keuangan. Regulasi yang kurang ketat terhadap platform kripto berpotensi menghadirkan risiko sistemik yang lebih tinggi bagi sektor keuangan secara umum.

Secara keseluruhan, pernyataan dari para tokoh utama industri perbankan menegaskan perlunya kehati-hatian dalam memberikan akses langsung ke sistem pembayaran inti Fed kepada entitas yang belum sepenuhnya tunduk pada regulasi perbankan tradisional. Hal ini menjadi perdebatan penting di tengah upaya adaptasi regulasi terhadap kemajuan teknologi finansial dan kripto.

Perkembangan terkait kepemilikan master account oleh Kraken ini menjadi sorotan utama dalam diskusi mengenai integrasi layanan kripto dalam sistem perbankan arus utama. Respon yang diberikan oleh berbagai institusi menunjukkan kompleksitas pengaturan dan tantangan risiko yang harus dihadapi regulasi di era digitalisasi finansial.

Berita Terkait

Back to top button