Senator Amerika Serikat Cynthia Lummis mendorong kebijakan pembebasan pajak de minimis sebesar $300 untuk transaksi cryptocurrency sehari-hari. Tujuannya adalah agar Bitcoin dan aset digital lain bisa lebih mudah dipakai sebagai alat pembayaran.
Dalam wawancara dengan CNBC, Lummis menyatakan bahwa pembuat undang-undang saat ini tengah mencoba merealisasikan kebijakan tersebut. Ia yakin aturan ini akan membantu masyarakat Amerika untuk menggunakan crypto tanpa beban pajak atas transaksi kecil hingga $300.
Detail Rancangan Aturan Pajak
Lummis memperkenalkan legislasi ini pada Juli lalu dengan usulan pembuatan Seksi 139J baru. Regulasi ini memberikan pengecualian pajak atas keuntungan dari transaksi crypto sampai batas $300 per transaksi dan maksimal $5.000 per tahun. Namun, pengecualian ini tidak berlaku untuk beberapa transaksi tertentu, antara lain:
- Penukaran cryptocurrency menjadi uang tunai atau stablecoin
- Penggunaan aset sebagai properti bisnis aktif
- Aset yang dimiliki untuk menghasilkan pendapatan
Pembatasan ini dirancang agar pembebasan tetap fokus pada transaksi harian kecil, menghindari penyalahgunaan dalam kegiatan investasi atau bisnis besar.
Alasan Dibalik Kebijakan De Minimis
Melacak setiap transaksi crypto, seperti membeli kopi dengan Bitcoin, sangatlah rumit dan memberatkan pengguna biasa. Aturan ini dipandang sebagai solusi yang imbang antara kepatuhan pajak dan pemakaian praktis crypto sebagai alat tukar.
Menurut Lummis, tantangan terbesar adalah menciptakan lingkungan yang mendukung penggunaan Bitcoin sebagai sarana pembayaran, bukan semata investasi atau spekulasi.
Kaitannya Dengan Undang-Undang Clarity Act
Senator Lummis juga membahas negosiasi antara anggota komite perbankan dari Partai Republik dan Demokrat. Mereka berupaya merumuskan undang-undang Clarity Act yang bertujuan memperjelas wilayah hukum antara Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) dalam regulasi aset crypto.
Pembagian tugas ini penting agar regulasi terhadap pasar kripto lebih terarah dan tidak tumpang tindih.
Langkah Kraken Financial dan Integrasi Sistem Keuangan Digital
Lummis mengapresiasi izin yang diperoleh Kraken Financial, lembaga keuangan charter Wyoming milik bursa Kraken, untuk mengakses akun master di Federal Reserve Bank of Kansas City. Ini memungkinkan Kraken Financial terkoneksi langsung ke sistem pembayaran inti Amerika Serikat, seperti Fedwire, tanpa perantara bank lain.
Poin pentingnya adalah integrasi uang fiat dan aset digital semakin nyata. Lummis menyatakan bahwa langkah ini merupakan kemajuan besar dan menandai pengakuan Federal Reserve terhadap potensi produk keuangan berbasis crypto yang menguntungkan masyarakat.
Wyoming menggunakan undang-undang khusus Special Purpose Depository Institution (SPDI) untuk mengatur perbankan aset digital secara ketat. Meski sebelumnya ada hambatan dari pemerintahan sebelumnya, kini upaya membuka akses ke sistem perbankan resmi semakin maju.
Potensi Masa Depan Sistem Keuangan Crypto
Menurut Lummis, masa depan perbankan akan menghadirkan layanan yang melayani mata uang fiat dan digital secara bersamaan. Hal ini diharapkan mendorong adopsi lebih besar terhadap Bitcoin dan cryptocurrency sebagai alat transaksi sehari-hari.
Kebijakan pembebasan pajak de minimis ini diharapkan menjadi pendorong utama agar crypto tak hanya menjadi alat investasi tetapi juga terpakai sebagaimana uang tunai, mempermudah bisnis dan transaksi konsumen.
Dengan berbagai perkembangan regulasi dan integrasi teknologi ini, penggunaan Bitcoin sebagai alat tukar yang praktis dan legal semakin mendekati kenyataan di Amerika Serikat. Penyesuaian aturan pajak seperti yang diusulkan Lummis merupakan kunci dalam mendorong ekosistem crypto yang lebih inklusif dan fungsional.
