Sebagian besar trader di pasar prediksi Polymarket memperkirakan harga Bitcoin akan bergerak dalam rentang $55.000 sampai $75.000 sepanjang tahun. Proyeksi ini menempatkan pandangan pasar pada status sideways untuk Bitcoin sepanjang 2026, tanpa lonjakan harga ekstrem ke atas.
Namun, kondisi pasar yang tampak stagnan ini bukan berarti investor tidak bisa meraih keuntungan. Ada berbagai strategi yang bisa diterapkan untuk tetap mendapatkan profit walaupun harga Bitcoin cenderung turun atau stabil di level yang relatif rendah.
Prediksi Penurunan Harga Bitcoin
Menurut data Polymarket, probabilitas Bitcoin turun hingga $55.000 sepanjang tahun mencapai 78%. Selain itu, Bitcoin juga memiliki peluang 63% untuk menyentuh $50.000 dan 51% diperkirakan bisa turun ke $45.000. Investor dapat mengambil manfaat dari kontrak peristiwa (event contracts) pada level harga tersebut dan merealisasikan keuntungan saat harga Bitcoin jatuh dari $68.000.
Lebih ekstrem, pasar memberikan peluang kecil sekitar 4% bagi Bitcoin turun hingga $5.000. Meski probabilitasnya kecil, angka ini hampir sama dengan kemungkinan harga Bitcoin menyentuh $250.000, yakni sekitar 5%. Investor perlu mempertimbangkan mana skenario yang menurut mereka lebih masuk akal sebelum membuat keputusan.
Alternatif Investasi dalam Ekosistem Bitcoin
Jika memprediksi harga Bitcoin melemah sepanjang tahun, opsi investasi lain dalam ekosistem Bitcoin dapat menjadi pilihan. Salah satunya adalah saham perusahaan yang bergerak di bidang penambangan Bitcoin. Sekarang banyak miner yang juga mengalihkan sebagian daya komputasinya ke pengembangan kecerdasan buatan (AI), sehingga saham ini memberikan paparan ganda pada Bitcoin dan AI.
Selain itu, perusahaan-perusahaan yang menyimpan Bitcoin dalam jumlah besar di neraca mereka, seperti Strategy (NASDAQ: MSTR), bisa menjadi opsi investasi. Meskipun Timur strategi ini sempat unggul dibanding Bitcoin, kinerjanya menurun sejak pertengahan tahun lalu, dengan penurunan 10% tahun ini dan 45% dalam 12 bulan terakhir.
Strategi Trading Derivatif Bitcoin
Bagi investor yang lebih agresif dan berani mengambil risiko tinggi, perdagangan derivatif pada Bitcoin menjadi peluang lain. Contohnya, hedge fund kini aktif membeli dan menjual opsi pada iShares Bitcoin Trust (NASDAQ: IBIT), ETF Bitcoin terbesar di dunia berdasarkan aset yang dikelola. Ini membuka jalan untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga Bitcoin tanpa harus langsung membeli aset kripto.
Pertimbangan untuk Investor Jangka Panjang
Bitcoin masih mengalami siklus empat tahunan khasnya yang bergantian antara fase booming dan busting. Oleh karena itu, bagi investor jangka panjang, strategi membeli Bitcoin saat harga sangat murah dan menyimpannya (HODL) tetap relevan. Sejarah menunjukkan harga Bitcoin cenderung pulih setelah melewati fase koreksi berat.
Panduan Strategi Investasi untuk 2026
- Gunakan kontrak prediksi harga Bitcoin sebagai alat spekulasi, beli saat harga rendah dengan ekspektasi kenaikan jangka panjang.
- Diversifikasikan investasi dengan membeli saham miner Bitcoin yang terlibat juga di bidang AI.
- Pertimbangkan saham perusahaan dengan cadangan Bitcoin besar sebagai alternatif cukup stabil.
- Manfaatkan derivatif dan opsi untuk trading jangka pendek dan volatilitas pasar.
- Tetap pegang posisi Bitcoin untuk keuntungan jangka panjang selama siklus pemulihan terjadi.
Strategi-strategi di atas memungkinkan investor tetap dapat meraih keuntungan pada tahun yang diperkirakan sulit bagi Bitcoin. Pemahaman risiko dan peluang secara cermat sangat penting untuk memaksimalkan hasil investasi di pasar kripto yang berfluktuasi cepat ini.







