Amazon Pulih Setelah Gangguan Besar, Puluhan Ribu Pengguna Alami Kesulitan Checkout dan Harga Berubah Drastis

Amazon mengalami gangguan layanan yang berdampak pada puluhan ribu pengguna secara global pada Kamis sore. Gangguan ini menyebabkan sejumlah masalah dalam proses belanja, termasuk kegagalan checkout dan kesalahan harga di situs mereka.

Laporan dari Downdetector menunjukkan lonjakan keluhan dengan puncak mencapai 20.000 laporan pada pukul 15:49 waktu ET. Sebelumnya, sekitar pukul 14:30 waktu ET, sudah ada sekitar 18.000 pengguna yang melaporkan masalah serupa. Setelah sempat menurun ke angka 16.000, jumlah laporan naik kembali.

Jenis Masalah yang Dialami Pengguna

Keluhan utama yang muncul dari pengguna meliputi kegagalan dalam proses pembayaran, kesulitan menyelesaikan transaksi pada checkout, hingga ketidaksesuaian harga produk yang muncul secara tidak stabil di halaman produk. Hal ini tentu menimbulkan kendala besar bagi pengguna yang ingin berbelanja dengan lancar.

Pihak Amazon merespons dengan pernyataan resmi: “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh beberapa pelanggan saat berbelanja. Kami menghargai kesabaran pelanggan saat kami berupaya menyelesaikan permasalahan ini.”

Penyebab Gangguan dan Perbaikan

Gangguan ini ternyata disebabkan oleh sebuah masalah pada penerapan kode perangkat lunak terbaru yang dilakukan Amazon. Namun, gangguan ini tidak berhubungan dengan layanan Amazon Web Services (AWS). Berbeda dengan gangguan besar pada AWS pada Oktober beberapa waktu lalu yang memengaruhi aplikasi terkenal seperti Wordle, Slack, Snapchat, dan Reddit, masalah kali ini hanya terbatas pada platform belanja Amazon.

AWS pernah mengalami gangguan yang disebabkan oleh kesalahan DNS di pusat data Virginia, namun hal tersebut tidak terkait dengan peristiwa kali ini. Sebaliknya, masalah terbaru sudah berhasil diatasi dengan cepat.

Hingga pukul 20:00 waktu ET, layanan Amazon kembali pulih secara penuh. Laporan keluhan dari Downdetector telah menurun drastis dan aktivitas di situs serta aplikasi Amazon berjalan dengan normal kembali.

Amazon menegaskan dalam pernyataan terbarunya kepada Business Insider, “Kami telah menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penerapan kode perangkat lunak tersebut, dan situs serta aplikasi kini berjalan dengan lancar.”

Bagaimana Amazon Mengelola Krisis

Dari peristiwa ini, beberapa hal penting dapat diperhatikan terkait cara Amazon mengelola situasi krisis layanan:

  1. Pengawasan cepat terhadap laporan pengguna melalui platform pihak ketiga seperti Downdetector.
  2. Komunikasi terbuka melalui pernyataan resmi untuk menjaga kepercayaan pelanggan.
  3. Penanganan teknis yang fokus dan pengembalian layanan dengan kecepatan tinggi.
  4. Pemisahan masalah layanan utama dan layanan cloud meminimalkan dampak skala luas.

Gangguan ini menjadi pengingat penting bahwa perusahaan teknologi sekelas Amazon harus memiliki rencana pemulihan dan pengujian perangkat lunak yang ketat agar tidak mengganggu pengalaman berbelanja pelanggan secara global.

Secara keseluruhan, peristiwa ini memperlihatkan bagaimana dampak kegagalan teknis sederhana pada proses belanja daring dapat menjangkau puluhan ribu pengguna sekaligus. Namun, respons cepat dari Amazon menunjukkan komitmen dalam menjaga layanan tetap andal dan meminimalkan gangguan pada pelanggan di seluruh dunia.

Berita Terkait

Back to top button