Pengembang Hypnohead dan penerbit tinyBuild mengumumkan peluncuran ekspansi pertama berbayar untuk game strategi roguelite The King is Watching. DLC bertajuk Crowns of History akan hadir di Steam pada pertengahan Maret dengan harga $4.99. Ekspansi ini menghadirkan tiga penguasa legendaris yang masing-masing menawarkan gaya bermain unik dan berbeda secara mencolok.
Selain DLC berbayar, Hypnohead juga memberikan pembaruan konten gratis kepada semua pemain pemilik game dasar. Pembaruan ini memperkenalkan peta baru bertema Dark Realm dengan mekanisme gameplay inovatif yang terinspirasi oleh kisah horor kosmik ala Lovecraft. Pembaruan ini menambah nilai lebih tanpa biaya tambahan, memperkuat loyalitas komunitas yang telah mendukung sejak peluncuran.
Penguasa Legendaris dalam Crowns of History
DLC Crowns of History menghadirkan tiga penguasa yang diambil dari tokoh sejarah dan mitologi. Pertama, Cleopatra, sang Empress of Death, mengutamakan taktik nekromansi yang unik dalam membangun ekonomi dan pasukannya. Dia menggunakan sumber daya baru bernama Canopy, yang berasal dari unit yang gugur baik musuh maupun sekutu. Cara ini menjadikan kematian bukan kegagalan, melainkan persiapan strategis untuk memicu efek berantai dari pasukan bertema Mesir kuno seperti Sphinxes dan Anubis Saber Masters.
Selanjutnya adalah Taizong of Tang, spesialis struktur ofensif yang memperkuat benteng dengan bangunan menyerang baru. Taizong mengembangkan kemampuan bertahan yang berbalik menjadi serangan mematikan melalui bangunan seperti Cannon dan Tesla Tower yang didukung oleh kemampuan Morale. Rekrutmen panah silang (Crossbowmen) tanpa mengurangi batas unit dan kemampuan Divine Punishment yang memanggil petir memperlihatkan betapa mahirnya ia dalam memanfaatkan arsitektur sebagai senjata perang.
Pilihan ketiga adalah Xerxes, yang dikenal sebagai Glass Cannon King. Gaya bermain Xerxes sangat berisiko tapi berpotensi sangat menguntungkan. Dengan kemampuan Ephemeral Existence, pasukannya mengalami penalti kesehatan hingga 90% namun mendapatkan peningkatan kerusakan drastis. Dia juga dapat menggunakan kemampuan Sands of Time untuk mengatur ulang cooldown semua kemampuan unitnya, memungkinkan penggunaan kombinasi serangan beruntun yang mematikan. Namun segala sesuatu dapat berakhir dengan cepat jika strategi gagal menghadapi gelombang musuh.
Pembaharuan Dark Realm untuk Semua Pemain
Pada hari yang sama dengan rilis DLC, pembaruan Dark Realm juga dirilis secara gratis. Peta baru ini mengangkat tema horor kosmik dan menampilkan boss utama berupa Kraken yang berbeda dari bos sebelumnya. Kraken ini menggunakan taktik pengepungan dengan memanggil pasukan tambahan dan berlindung untuk menghindar dari konfrontasi langsung. Peta ini sengaja melewati tahap bos level dua agar durasi permainan tetap seimbang dan menantang dengan tempo pertarungan yang lambat dan strategis.
Konsep ini menunjukkan pendekatan berimbang dari Hypnohead. Mereka memperkenalkan konten berbayar tanpa mengabaikan komitmen terhadap pembaruan gratis yang menjaga kepuasan serta keaktifan komunitas pemain.
Harga dan Ketersediaan
The King is Watching saat ini telah terjual sebanyak 500 ribu unit dengan rating sangat positif hingga 90% di Steam. Game dasar dijual seharga $14.99 dan sedang mendapatkan diskon 35%, menjadi $9.74. Peluncuran DLC Crowns of History tanggal 16 Maret di Steam dengan harga $4.99 menjadi waktu yang ideal bagi pemain baru untuk mulai menjelajahi dan menikmati ekspansi ini.
Hypnohead juga mengungkapkan rencana DLC kedua berjudul Crowns of Fiction, yang akan membawa penguasa dengan inspirasi dari tokoh legendaris dan fantasi. Ini menandai ekspansi berkelanjutan dari dunia dan mekanisme permainan yang sudah diterima dengan baik.
Pengembangan konten tambahan yang beragam untuk The King is Watching memperlihatkan perhatian pengembang terhadap keberagaman gaya bermain dan cerita, sekaligus memberikan alasan kuat bagi para penggemar strategi untuk tetap setia pada game ini.







