Windows Terlambat Bangkit Dengan Driver NVMe Baru, SSD Cepat Tembus 65% Lebih Kencang Tapi Microsoft Pilih Bungkam!

Microsoft menghadirkan driver NVMe native terbaru yang mampu mendongkrak performa SSD secara signifikan. Driver ini sudah tersedia di Windows Server 2025 dan bisa diaktifkan pada Windows 11 dengan mengubah pengaturan registry, membuka potensi kecepatan yang jauh lebih tinggi bagi pengguna biasa.

Pengujian performa oleh StorageReview menunjukkan peningkatan luar biasa, terutama pada kecepatan random read 4K yang melonjak hingga 64,89%. Ini adalah lompatan besar yang akan menguntungkan berbagai aplikasi dengan kebutuhan akses data acak secara cepat dan simultan.

Peningkatan Performa Random Read dan Latensi
Native NVMe driver memberikan akselerasi bandwidth dan IOPS pada random read 4K dan 64K. Bandwidth 4K random read meningkat dari 6,1 GiB/s menjadi 10,06 GiB/s, dan 64K random read meningkat sebesar 22,71%. Latensi baca acak pun menurun drastis hingga 38,46% untuk 4K, membuat waktu respons menjadi lebih cepat di skenario pengolahan data berat.

Sebaliknya, latensi untuk operasi sequential write mengalami peningkatan. Latensi penulisan 64K naik sebesar 39,85%. Meski demikian, peningkatan ini dapat diminimalkan dengan penggunaan block size 128K, di mana latensi hanya meningkat 12,43%, jauh lebih terkendali.

Efisiensi Penggunaan CPU
Salah satu dampak penting yang ditonjolkan adalah pengurangan pemakaian CPU saat terjadi operasi baca tulis berurutan. Pemakaian CPU untuk sequential read 64K menurun dari 44,89% ke 37,11%, sedangkan pada 128K bahkan turun sampai 12%. Pada tulis berurutan, CPU usage berkurang hingga sekitar 12%, yang berarti prosesor memiliki ruang lebih luas untuk menjalankan tugas lain.

Efisiensi ini tak hanya mempercepat proses transfer data, tetapi berpotensi menekan konsumsi daya, sebuah keuntungan besar baik bagi pengguna rumahan maupun perusahaan yang mengandalkan efisiensi energi.

Detail Benchmark dan Konteks Pengujian
Pengujian dilakukan menggunakan konfigurasi tinggi dengan prosesor AMD EPYC 9754 128-core ganda, RAM DDR5 768GB, dan 16 unit SSD PCIe 4.0 Solidigm P5316 berkapasitas 30.72TB dalam mode JBOD. Benchmark menggunakan FIO pada Windows Server 2025 (build OS 26100.32370), sehingga hasilnya merepresentasikan kondisi optimal driver native ini.

Berikut rekap peningkatan performa penting menurut pengujian StorageReview:

  1. 4K Random Read: +64,89% (6,1 → 10,06 GiB/s)
  2. 64K Random Read: +22,71% (74,29 → 91,16 GiB/s)
  3. 128K Sequential Read: +6,65% (86,79 → 92,56 GiB/s)
  4. 64K Sequential Write: +12,13% (44,67 → 50,09 GiB/s)
  5. 4K Random Read Latency: -38,46% (0,169 ms → 0,104 ms)
  6. CPU Usage Sequential Read 128K: -12,00% (61,56% → 49,56%)
  7. CPU Usage Sequential Write 64K: -12,66% (70,44% → 57,78%)

Mengapa Microsoft Memilih Fitur Ini Sebagai Opt-In?
Walaupun driver native NVMe menawarkan banyak keunggulan, Microsoft tidak mengaktifkannya secara default. Hal ini disebabkan perlunya kompatibilitas yang luas dan dukungan dari vendor pihak ketiga terlebih dahulu. Oleh karena itu, pengguna harus mengaktifkannya melalui registry, menandakan bahwa driver ini masih dalam tahap adopsi awal oleh ekosistem Windows.

Masa Depan Storage pada Windows
Driver NVMe native ini merupakan solusi yang sudah lama ditunggu. Selama 15 tahun, pengguna Windows bergantung pada tumpukan penyimpanan lawas yang tidak lagi sejalan dengan teknologi SSD terkini. Dengan kehadiran SSD PCIe 5.0 yang semakin populer dan PCIe 6.0 yang akan hadir, kebutuhan akan driver modern ini menjadi sangat mendesak.

Dengan demikian, pengembangan dan adopsi luas driver NVMe native Microsoft dapat membuka era baru dalam performa storage Windows. Pengguna akan merasakan kecepatan yang lebih responsif, efisiensi CPU yang lebih baik, serta kesiapan sistem menghadapi kebutuhan penyimpanan generasi mendatang yang makin kompleks.

Terkait