Privasi dalam dunia cryptocurrency masih menjadi topik yang menarik meski nilai koin privasi mengalami penurunan signifikan sejak puncaknya. Foundry Digital, salah satu operator mining pool Bitcoin terbesar dunia, tengah bersiap meluncurkan mining pool khusus untuk Zcash pada bulan April.
Langkah Foundry ini menunjukkan keyakinan bahwa jaringan yang menjaga privasi tetap penting di ekosistem aset digital. Charles Chong, kepala strategi di BlockSpaceForce, menyatakan bahwa peningkatan partisipasi institusional membuat teknologi privasi menjadi semakin relevan.
Mengapa Foundry Fokus pada Zcash?
Zcash menempati posisi sebagai koin terbesar ke-30 berdasarkan kapitalisasi pasar. Namun, harga Zcash justru mengalami penurunan yang lebih drastis dibandingkan dengan koin besar lain selama pasar bearish ini. Kondisi tersebut terjadi meski tokoh-tokoh ternama seperti Winklevoss Twins dan Arthur Hayes terus memberikan dukungan dan prediksi positif terhadap Zcash.
Foundry berambisi menjadikan mining pool Zcash sebagai infrastruktur utama bagi institusi besar. CEO Foundry, Mike Colyer, menegaskan bahwa Zcash telah berkembang menjadi aset tingkat institusional, namun infrastrukturnya belum memadai. Ia percaya bahwa Zcash memainkan peran krusial dalam pengembangan privasi finansial.
Target Mining Pool untuk Institusi
Mining pool yang akan diluncurkan oleh Foundry ini dirancang khusus untuk institusi. Dengan pool tersebut, pemain besar dapat terhubung ke jaringan Zcash dan memproses transaksi dengan cara yang sama seperti di pool Bitcoin milik Foundry. Perusahaan yang berbasis di Rochester, New York, ingin menstandarkan mining pool ini di kalangan perusahaan publik dan penambang institusional.
Dukungan dan Pandangan Investor Besar
Peminat untuk menambang Zcash diperkirakan akan meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan privasi di dunia digital. AngelList founder Naval Ravikant mengibaratkan Bitcoin sebagai “asuransi terhadap mata uang fiat,” sedangkan Zcash sebagai “asuransi terhadap Bitcoin” karena adanya kekhawatiran privasi pada blockchain publik terbesar tersebut.
Selain itu, pendiri Winklevoss Capital, Tyler Winklevoss, menggarisbawahi bahwa privasi menjadi komoditas langka dan semakin hilang nilainya. Dana ventura mereka bahkan ikut mendukung Zcash melalui investasi di perusahaan pengelola kasnya.
Koreksi Harga dan Tantangan yang Dihadapi Zcash
Pada tahun sebelumnya, Zcash sempat mencapai harga hampir $700 per koin, meskipun catatan tertinggi sepanjang masa masih di angka $3.192 dari tahun 2016. Tahun ini sempat terjadi gejolak ketika sejumlah pengembang utama Electric Coin Company, organisasi di balik Zcash, mengundurkan diri secara massal. Meski demikian, kapal pengembangan proyek tetap berjalan setelah mereka berhasil menggalang dana sebesar $25 juta dari investor besar seperti Paradigm dan Andreessen Horowitz.
Privasi Sebagai Faktor Kunci untuk Masa Depan Crypto Institusional
Para pakar percaya bahwa teknologi privasi seperti yang dikembangkan Zcash sangat penting untuk mendorong adopsi blockchain oleh institusi keuangan besar. Tim Sun dari HashKey Group menyatakan bahwa meskipun institusi semakin nyaman beroperasi di blockchain publik, mereka tetap membutuhkan perlindungan transaksi seperti yang tersedia di pasar tradisional.
Barry Silbert, CEO Digital Currency Group, yang juga pemilik Foundry, memproyeksikan bahwa sekitar 5-10% dari Bitcoin dalam beberapa tahun ke depan akan bergeser ke cryptocurrency yang fokus pada privasi. Selain itu, investor legenda seperti Ray Dalio juga mengungkap kekhawatirannya terhadap kurangnya privasi dalam Bitcoin.
Keputusan Foundry meluncurkan mining pool Zcash mengirim sinyal kuat bahwa koin privasi masih memiliki potensi jangka panjang. Hal ini membuka peluang bagi institusi untuk menggunakan koin privasi sebagai solusi atas kebutuhan kerahasiaan transaksi dan data di era digital saat ini.









