Galaxy S26 Ultra Bukan Cuma Andalkan Spek, Hasil Foto Konsisten Mengalahkan Rivalnya

Samsung Galaxy S26 Ultra terlihat seperti ponsel yang tidak banyak berubah di atas kertas, tetapi hasil fotonya memberi cerita yang berbeda. Dalam pengujian selama beberapa pekan, perangkat ini dipakai berdampingan dengan Galaxy S25 Ultra, OnePlus 15, Honor Magic 8 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan Google Pixel 10 Pro XL untuk membandingkan performa kamera di berbagai situasi.

Hasilnya, Galaxy S26 Ultra tampil sebagai ponsel yang sangat konsisten. Foto-fotonya kerap seimbang, dengan warna yang natural, pencahayaan yang akurat, dan detail halus yang tetap terjaga, terutama dari kamera utama 200MP yang menjadi andalan siang maupun malam.

Konsistensi menjadi kekuatan utama

Samsung tampaknya tidak mengubah angka besar sistem kamera secara drastis dibanding generasi sebelumnya. Namun, penyesuaian kecil pada lensa belakang dan pemanfaatan Galaxy AI membuat kamera ini terasa lebih matang saat dipakai sehari-hari.

Menurut pengujian Android Central Labs, spek tidak lagi mencerminkan kualitas akhir secara utuh. Galaxy S26 Ultra justru menunjukkan bahwa hasil foto yang stabil dan mudah diprediksi sering kali lebih penting daripada sekadar lonjakan angka di lembar spesifikasi.

Perbandingan dengan kompetitor utama

Di antara lawan-lawannya, Honor Magic 8 Pro cenderung menghasilkan foto yang lebih “nendang”. Warna terlihat lebih hidup dan detailnya lebih dalam, tetapi mode default Honor sering dinilai terlalu agresif sehingga hasilnya kurang realistis untuk sebagian pengguna.

Berikut ringkasan perbandingan yang paling menonjol:

Perangkat Karakter foto Catatan utama
Galaxy S26 Ultra Natural, seimbang, detail tinggi Paling konsisten secara keseluruhan
Honor Magic 8 Pro Lebih punchy dan vibran Kadang terlihat kurang realistis
iPhone 17 Pro Max Akurat dan rapi Detail halus cenderung kalah dari Samsung
Google Pixel 10 Pro XL Warna dan eksposur sangat baik Detail foto belum menyamai Samsung
OnePlus 15 Kompetitif dalam beberapa skenario Tidak selalu seimbang di semua kondisi

iPhone 17 Pro Max dan Google Pixel 10 Pro XL dinilai mampu menyamai akurasi warna serta eksposur Galaxy S26 Ultra. Meski begitu, keduanya kerap kehilangan sedikit detail halus yang justru lebih sering ditangkap Samsung.

Kamera ultrawide masih jadi titik lemah

Jika ada bagian yang belum sepenuhnya setara dengan kelas utamanya, kamera ultrawide adalah jawabannya. Pada banyak sampel, hasilnya terlihat lebih jenuh dan memiliki rentang dinamis yang lebih sempit dibanding para rivalnya.

Artinya, kamera ini masih kuat untuk kebutuhan umum, tetapi belum menjadi yang terbaik di kelas premium. Samsung lebih meyakinkan lewat kamera utama, sementara ultrawide masih menyisakan ruang perbaikan agar hasilnya setara dengan sensor lain di modul belakang.

Portrait mode dan video makin matang

Samsung selama bertahun-tahun dikenal unggul di portrait mode, dan Galaxy S26 Ultra melanjutkan reputasi itu. Untuk foto orang dan hewan peliharaan, mode portrait-nya termasuk yang terbaik, dengan kemampuan menangkap subjek bergerak yang lebih bersih dari sebelumnya.

Peningkatan juga terasa pada video. Samsung menggabungkan ultrawide dan kamera utama untuk menghasilkan perekaman yang lebih stabil, lalu menambahkan Horizon Lock di samping sistem Steady Shot yang sudah ada.

Zoom masih kuat, tetapi bukan yang paling ekstrem

Di area telephoto, Galaxy S26 Ultra tetap sangat baik, terutama setelah Samsung memakai konsep All Lenses on Prism atau ALoP untuk kamera zoom 5x. Teknologi ini membantu mengurangi distorsi dibanding lensa telephoto tradisional pada Galaxy S25 Ultra.

Namun, saat berhadapan dengan ponsel dari produsen Tiongkok yang agresif di lensa zoom, Samsung belum selalu jadi yang teratas. Honor Magic 8 Pro sering memberi hasil zoom yang lebih baik, tetapi Samsung tetap menghasilkan kualitas yang solid dan lebih natural secara keseluruhan.

Ada satu hal penting yang disorot pengujian tersebut: AI bisa membantu meningkatkan detail, tetapi tidak bisa sepenuhnya menggantikan keunggulan hardware. Dalam foto jarak jauh, fisika lensa tetap menentukan hasil akhir lebih besar daripada pemrosesan perangkat lunak.

Pada akhirnya, Galaxy S26 Ultra bukan ponsel yang selalu menang di setiap kategori kamera, tetapi justru itu yang membuatnya menarik. Perangkat ini menawarkan hasil yang sangat merata di hampir semua kondisi, dengan kombinasi warna realistis, detail tinggi, portrait yang sangat kuat, dan zoom yang tetap kompetitif, sehingga posisinya berada dekat sekali dengan para pesaing terbaik di kelas flagship.

Exit mobile version