
Bitcoin dan XRP menguat pada perdagangan Good Friday ketika bursa saham Amerika Serikat ditutup untuk libur. Pergerakan itu terjadi setelah rilis laporan ketenagakerjaan AS yang melampaui perkiraan pasar, sehingga memberi sinyal baru bagi aset berisiko di tengah pasar yang masih mencermati sentimen makro dan geopolitik.
Pada waktu penulisan, Bitcoin diperdagangkan di $66.849,74, naik 1% dalam 24 jam. XRP bergerak 2,3% lebih tinggi ke $1,32, sementara Ethereum naik 1,4% ke $2.058,39 dan Solana menguat 2,1% ke $79,82.
Pasar kripto tetap bergerak saat Wall Street libur
Liburnya pasar saham tidak menghentikan perdagangan aset digital. Kondisi itu membuat kripto kembali menjadi pusat perhatian karena likuiditas dan harga terus berubah, meski pasar tradisional sedang tidak aktif.
BNB juga menguat 1,5% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di $586,01. Pergerakan seragam di sejumlah aset utama ini menunjukkan minat beli masih bertahan, setidaknya dalam jangka pendek, setelah data ekonomi AS dirilis lebih kuat dari ekspektasi.
Data pekerjaan AS memberi dorongan baru
Bureau of Labor Statistics melaporkan bahwa payroll nonpertanian bertambah 178.000 pada laporan Maret, dengan tingkat pengangguran sebesar 4,3%. Angka ini melampaui estimasi pasar yang memperkirakan hanya 60.000 pekerjaan baru dan tingkat pengangguran 4,4%.
Fabian Dori, chief investment officer di bank aset digital Sygnum, mengatakan laporan tersebut dapat menjadi “stress test” penting bagi Bitcoin dan aset berisiko lain. Ia menilai dampaknya bisa terlihat lebih cepat di pasar on-chain seperti Hyperliquid, lalu baru tercermin di pasar tradisional saat futures kembali dibuka pada malam Minggu dan pada pembukaan perdagangan Senin.
Arus ETF menunjukkan sinyal yang beragam
Kinerja dana berbasis aset kripto juga mencerminkan sentimen yang belum sepenuhnya seragam. Pada 2 April, ETF spot Bitcoin di AS mencatat arus masuk bersih sebesar $8,99 juta setelah sehari sebelumnya mengalami arus keluar bersih $173,73 juta.
Sebaliknya, ETF spot Ether membukukan dua hari berturut-turut arus keluar bersih, yakni $71,17 juta pada 2 April dan $7,10 juta pada 1 April. ETF spot XRP juga belum menunjukkan momentum kuat setelah hanya menarik $64.610 pada 2 April, usai arus keluar bersih $1,32 juta pada hari sebelumnya.
Faktor yang memengaruhi arah pasar
Pasar kini menilai apakah data ketenagakerjaan yang lebih kuat akan cukup untuk meredakan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi. Dori menyoroti bahwa proyeksi pemulihan menuju 60.000 pekerjaan pada Maret terutama bergantung pada berakhirnya aksi mogok di sektor kesehatan yang sebelumnya menekan data Februari.
Ia menambahkan bahwa bila laporan Maret sesuai ekspektasi, itu memang akan menghapus satu risiko jangka pendek, tetapi belum mengubah gambaran dasar ekonomi. Pasar tenaga kerja, menurutnya, sudah menunjukkan tanda pelemahan pada awal tahun, sementara kenaikan harga energi juga menambah beban baru.
Poin data utama yang menjadi perhatian pasar
- Bitcoin: $66.849,74, naik 1% dalam 24 jam.
- XRP: $1,32, naik 2,3% dalam 24 jam.
- Ethereum: $2.058,39, naik 1,4% dalam 24 jam.
- Solana: $79,82, naik 2,1% dalam 24 jam.
- Payroll nonpertanian AS: naik 178.000.
- Tingkat pengangguran AS: 4,3%.
- Perkiraan pasar: 60.000 pekerjaan baru dan pengangguran 4,4%.
- ETF spot Bitcoin AS: arus masuk bersih $8,99 juta.
- ETF spot Ether: arus keluar bersih $71,17 juta.
- ETF spot XRP: arus masuk bersih $64.610.
Apa yang dipantau pelaku pasar berikutnya
Menurut Dori, kombinasi berita makro, perkembangan geopolitik, dan tutupnya pasar tradisional akan menjadi ujian penting bagi arah aset digital. Kondisi ini membuat Bitcoin dan XRP tetap sensitif terhadap perubahan sentimen, terutama ketika pasar mulai mencerna data tenaga kerja, kekhawatiran perang, dan potensi perubahan selera risiko pada awal pekan berikutnya.
Goldman Sachs juga memperkirakan kenaikan harga energi dapat memangkas pertumbuhan payroll sekitar 10.000 pekerjaan per bulan hingga akhir tahun, meski tetap memperhitungkan adanya tambahan dari sektor energi. Dengan latar seperti itu, pergerakan Bitcoin dan XRP selama libur panjang pasar saham dipandang sebagai pembacaan awal atas respons investor terhadap data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan.








