FBTC Kelola Aset Rp12,3 Triliun, Pasar Menilai Bitcoin Masih Berisiko Turun 76%

Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund atau FBTC kini mengelola aset bersih sekitar $12.3 miliar, tetapi prospek Bitcoin dalam sisa tahun ini masih dibayangi risiko penurunan lanjutan. Data pasar yang dirujuk dalam artikel sumber menunjukkan probabilitas 76% bahwa Bitcoin bisa turun ke $55,000 sebelum akhir tahun, sehingga investor FBTC perlu memahami bahwa dana ini bergerak sangat dekat dengan harga aset dasarnya.

FBTC adalah spot Bitcoin ETF yang memegang Bitcoin asli melalui kustodian Fidelity Digital Assets. Produk ini tidak memakai opsi, tidak menggunakan leverage, dan tidak membagikan imbal hasil, sehingga nilainya sepenuhnya mengikuti pergerakan harga BTC di pasar.

Apa yang membuat FBTC menarik bagi investor

FBTC dirancang untuk memberi eksposur Bitcoin murni melalui akun broker yang sudah familiar bagi investor ritel. Struktur ini memudahkan kepemilikan Bitcoin di dalam Roth IRA, traditional IRA, atau akun kena pajak tanpa perlu mengelola private key maupun memakai bursa kripto secara langsung.

Di sisi biaya, expense ratio FBTC berada di level 0.25%, salah satu yang terendah di kategori spot Bitcoin ETF. Dengan biaya serendah ini, drag terhadap imbal hasil relatif kecil dibandingkan kepemilikan Bitcoin langsung, meski risiko harga tetap sama besar.

Kinerja masih positif, tetapi volatilitas tetap tinggi

Sejak diluncurkan pada 10 Januari 2024, FBTC naik sekitar 41.6% dari harga awal $40.88 ke level yang disebut berada di sekitar $57.89. Kenaikan itu menunjukkan bahwa produk ini mampu mengikuti kenaikan Bitcoin dengan cukup rapat, sesuai tujuan utamanya sebagai ETF spot.

Namun, gambaran jangka pendek jauh lebih sulit. Artikel referensi mencatat FBTC turun sekitar 21% dalam satu tahun terakhir dan 24% secara year-to-date, seiring Bitcoin bergerak dari hampir $87,500 pada akhir 2025 ke sekitar $66,800 saat ini.

Mengapa risiko penurunan masih besar

Berikut tiga alasan utama yang membuat prospek FBTC tetap rapuh dalam waktu dekat:

  1. Volatilitas Bitcoin jauh lebih besar dari saham.
    VIX berada di 31.05, tepat di persentil ke-96 dalam setahun terakhir, sementara penurunan Bitcoin sebesar 24% dalam satu kuartal masih tergolong pola yang berulang.

  2. FBTC tidak berperilaku sebagai pelindung saat pasar panik.
    Saat sentimen risk-off meningkat, Bitcoin kerap ikut tertekan bersama saham, termasuk ketika VIX melonjak ke 52.33 pada April 2025.

  3. Distribusi peluang masih condong ke bawah.
    Pasar prediksi memberi peluang 76% bahwa Bitcoin menyentuh $55,000 sebelum akhir tahun, 49% untuk $45,000, dan hanya 30% untuk mencapai $100,000.

Tekanan dari imbal hasil obligasi dan biaya peluang

Kenaikan yield Treasury juga menambah tekanan pada aset tanpa imbal hasil seperti Bitcoin. Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun berada di 4.44%, mendekati batas atas rentang 12 bulan, sehingga biaya peluang memegang aset nol-kupon menjadi lebih nyata.

Dalam situasi seperti ini, investor cenderung menuntut premi risiko yang lebih tinggi untuk aset spekulatif. Ketika premi itu belum memadai, harga Bitcoin dan ETF seperti FBTC bisa lebih mudah terkoreksi.

Siapa yang paling cocok memegang FBTC

FBTC paling relevan bagi investor yang memang ingin eksposur Bitcoin kecil dan sadar risiko di dalam akun pajak-untung. Produk ini cocok sebagai alat alokasi terukur, bukan sebagai sumber pendapatan maupun instrumen lindung nilai yang stabil.

Sebaliknya, investor yang mengharapkan FBTC bertindak seperti diversifier saat pasar saham jatuh berisiko kecewa. Struktur ETF ini hanya mempermudah akses ke Bitcoin, bukan mengubah karakter asetnya yang sangat fluktuatif.

Poin penting yang perlu diperhatikan investor

Faktor Data utama Implikasi
Aset kelolaan FBTC $12.3 miliar Minat investor masih besar
Expense ratio 0.25% Biaya relatif kompetitif
Imbal hasil 0% Tidak ada pendapatan rutin
Performa sejak peluncuran +41.6% Masih mengikuti kenaikan BTC
Potensi penurunan Bitcoin 76% ke $55,000 Risiko koreksi masih dominan

Dengan kombinasi aset kelolaan yang besar, biaya rendah, dan eksposur Bitcoin yang murni, FBTC tetap menjadi salah satu pintu masuk paling sederhana ke pasar kripto bagi investor tradisional. Tetapi selama probabilitas pasar masih condong ke penurunan dan harga Bitcoin berhadapan dengan yield tinggi serta sentimen risk-off, FBTC kemungkinan akan terus bergerak mengikuti tekanan yang sama seperti Bitcoin itu sendiri.

Exit mobile version