Apple disebut masih menyiapkan ponsel lipat pertamanya untuk hadir pada musim peluncuran iPhone yang biasa dilakukan perusahaan itu, meski sempat muncul laporan soal penundaan akibat kendala rekayasa. Laporan terbaru dari Mark Gurman di Bloomberg menyebut foldable iPhone “on track to arrive during the company’s normal iPhone launch period later this year.”
Sumber Gurman juga mengatakan Apple masih bekerja dengan rencana menjual perangkat itu “sekitar waktu yang sama — atau segera setelahnya —” dengan model iPhone non-lipat baru. Namun, karena perangkat ini belum diumumkan secara resmi, seluruh jadwal yang beredar masih bergantung pada pola peluncuran hardware Apple yang umumnya berlangsung pada September.
Kabar rencana rilis tetap berjalan
Laporan yang beredar sebelumnya sempat memunculkan kekhawatiran bahwa iPhone lipat akan meleset jauh, bahkan hingga 2027. Karena itu, laporan dari Bloomberg menjadi sinyal penting bahwa proyek ini belum keluar jalur, meski proses pengembangan perangkat lipat dikenal rumit dan membutuhkan penyesuaian besar pada layar, material, serta metode produksi.
Apple disebut masih punya waktu beberapa bulan untuk mengoptimalkan proses manufaktur. Perusahaan juga bisa saja memisahkan pengumuman dan ketersediaan produk, seperti yang kadang terjadi pada lini iPhone tertentu dalam beberapa tahun terakhir.
Kemungkinan pasokan awal terbatas
Salah satu poin penting dari laporan Gurman adalah potensi pasokan awal yang terbatas. Kompleksitas layar baru dan material yang dipakai disebut dapat membatasi jumlah unit yang tersedia selama beberapa minggu pertama penjualan.
Kondisi seperti ini bukan hal asing bagi produk Apple yang baru masuk kategori baru. Perusahaan biasanya menjaga produksi awal tetap hati-hati agar kualitas tetap terkontrol, terutama untuk perangkat yang membawa teknologi dan desain berbeda dari iPhone biasa.
Berikut ringkasan poin penting dari laporan terbaru:
- Apple masih menargetkan peluncuran pada musim rilis iPhone yang biasa.
- Penjualan bisa dimulai pada waktu yang sama atau tak lama setelah model non-lipat.
- Produksi awal mungkin terbatas karena kompleksitas layar dan material.
- Jadwal detail masih bisa berubah karena perangkat belum diumumkan resmi.
- Apple berpeluang memisahkan pengumuman dan ketersediaan di pasar.
Bocoran desain memberi gambaran bentuk perangkat
Selain soal jadwal, perhatian publik juga tertuju pada bocoran desain yang beredar. Sonny Dickson, sosok yang dikenal memiliki rekam jejak cukup baik dalam membagikan bocoran Apple, memperlihatkan gambar dummy iPhone seri 18, termasuk dugaan model foldable iPhone.
Dummy semacam ini bukan perangkat resmi dan biasanya dipakai produsen aksesori untuk mulai membuat casing untuk ponsel yang belum dirilis. Meski begitu, visual tersebut dianggap selaras dengan rumor sebelumnya yang menyebut iPhone lipat akan memiliki bentuk agak pendek saat dilipat dan berubah menjadi layar dalam yang lebih persegi panjang saat dibuka.
Apa arti bocoran ini bagi penggemar Apple
Bocoran desain dan jadwal rilis membuat ekspektasi terhadap produk ini semakin tinggi, terutama karena Apple belum pernah merilis iPhone lipat sebelumnya. Jika laporan Bloomberg terbukti akurat, pasar bisa melihat langkah besar Apple masuk ke segmen yang selama ini didominasi merek lain dengan pendekatan desain yang berbeda-beda.
Namun, karena Apple tidak pernah mengomentari perangkat yang belum diumumkan, semua informasi yang beredar tetap harus diperlakukan sebagai spekulasi berbasis sumber industri. Yang jelas, laporan terbaru menunjukkan bahwa foldable iPhone masih berada di jalur pengembangan aktif, sementara detail final seperti ukuran layar, desain engsel, dan ketersediaan masih menunggu pengumuman resmi dari Apple.









