Sony resmi memperkenalkan TV Mini LED RGB pertamanya dengan nama “True RGB”, dan teknologi ini langsung menarik perhatian karena mengandalkan dioda merah, hijau, dan biru yang dikontrol secara terpisah. Meski detail model, harga, dan tanggal rilis belum diumumkan, demonstrasi langsung di markas Sony Tokyo menunjukkan bahwa pendekatan baru ini bukan sekadar bualan pemasaran.
Dalam sesi uji awal yang jarang diberikan kepada media, televisi True RGB dipertontonkan berdampingan dengan Bravia 9, TV RGB Mini LED dari merek pesaing, serta mastering monitor Sony BVM-HX3110. Hasilnya memberi gambaran awal yang kuat tentang ambisi Sony membawa reproduksi warna layar besar mendekati standar monitor referensi profesional.
Demo di Tokyo memperlihatkan lompatan nyata
Sony menampilkan True RGB di beberapa ruang uji berbeda untuk membandingkan kinerjanya secara langsung. Pada salah satu pengujian, panel 75 inci True RGB ditempatkan berdampingan dengan Bravia 9 75 inci, sementara lapisan LCD dilepas agar cahaya latar terlihat jelas.
Perbandingan itu menonjolkan perbedaan mendasar pada cara pencahayaan bekerja. Di Bravia 9, cahaya latar terlihat cenderung biru dan bentuk visualnya kurang tegas, sedangkan True RGB menampilkan ekspresi warna yang jauh lebih kaya dan bentuk objek yang lebih jelas.
Apa yang membuat True RGB terlihat menonjol
Sony mengklaim kekuatan True RGB tidak hanya bergantung pada ukuran LED, melainkan pada kepadatan LED dan algoritma pengendalian cahaya. Perusahaan itu menyebut jarak antar-LED pada sistem ini sekitar 1 cm, dan menyatakan pengurangan ukuran LED 100 mikrometer tidak akan memberi dampak berarti terhadap kualitas gambar.
Dalam pengujian demo, warna pada True RGB tampak lebih konsisten, lebih cerah, dan lebih akurat di berbagai ukuran area gambar. Saat konten diputar berulang, warna pada backlight juga tetap mudah dikenali, sesuatu yang jarang terlihat pada sistem lampu latar konvensional.
Hasil perbandingan dengan TV lain
Sony juga membandingkan True RGB dengan beberapa TV RGB Mini LED rival, meski merek dan modelnya tidak diungkap. Salah satu kompetitor menunjukkan penurunan besar saat ukuran gambar diperkecil, karena backlight berubah dari warna penuh menjadi putih ketika tampilan turun dari 100 persen ke sekitar 80 persen.
Kompetitor lainnya tampil lebih baik, tetapi masih memperlihatkan inkonsistensi warna. Merah dan hijau terlihat kuat, sementara cyan dan pink tampak pudar, dan warna latar juga masih memengaruhi warna objek di tengah gambar.
Berikut ringkasan hasil pengamatan dari sesi demo tersebut:
| Pengujian | True RGB | Bravia 9 / Kompetitor |
|---|---|---|
| Warna | Lebih kaya, konsisten, dan akurat | Cenderung lebih terbatas atau tidak stabil |
| Kecerahan | Lebih terang tanpa mengorbankan detail gelap | Lebih mudah kehilangan konsistensi |
| Sudut pandang | Tetap punchy dan terkontrol | Sebagian lawan mengalami blooming dan reduksi vibrancy |
| Blooming | Sangat minim | Masih terlihat pada beberapa model |
Dekat dengan monitor mastering Sony
Di ruang gelap terakhir, True RGB dipertemukan dengan Bravia 9 dan monitor mastering Sony BVM-HX3110 menggunakan konten film asli. Pada mode “Professional”, yang dirancang mendekati akurasi gambar terbaik, True RGB disebut tampil paling dekat dengan monitor referensi.
Warna pada TV baru ini lebih menyerupai BVM-HX3110 dibanding Bravia 9, sementara blooming hampir tidak terlihat. Efek halo di sekitar sorotan cahaya juga tampak lebih halus karena warna cahaya latar mengikuti warna objek, bukan berubah menjadi putih seperti pada sistem berbasis LED putih.
Masih ada dua catatan penting
Meski sangat impresif, ada dua hal yang masih menyisakan pertanyaan. True RGB belum menunjukkan level soliditas, kepadatan, dan kesan tiga dimensi yang biasanya menjadi keunggulan OLED, terutama karena kontrol kontras pada level piksel masih sulit disaingi panel self-emissive.
Selain itu, pada adegan campuran yang sulit, True RGB memang tampak mampu menghasilkan hitam lebih dalam dibanding Bravia 9, tetapi belum sepenuhnya menyamai OLED dalam aspek tersebut. Artinya, keunggulan teknisnya besar, namun perdebatan soal “OLED killer” masih jauh dari selesai.
Sony sendiri belum membuka semua detail penting terkait desain dan spesifikasi. Namun, dari demonstrasi awal di Tokyo, True RGB sudah terlihat sebagai langkah besar untuk membawa TV backlit ke level baru, dengan warna yang jauh lebih hidup, sudut pandang yang kuat, dan kontrol cahaya yang sangat menjanjikan di kelas Mini LED RGB.
