Ledakan PHK Tech 2026, Oracle Meta Dan Epic Games Jadi Wajah Krisis Baru

Gelombang pemutusan hubungan kerja di sektor teknologi terus berlanjut pada awal tahun ini. Data Trueup yang dikutip dalam laporan referensi mencatat lebih dari 91.600 PHK di industri tech sejak awal tahun, dan angkanya masih bertambah.

Dalam satu bulan terakhir saja, lebih dari 38.000 pekerja terdampak di berbagai perusahaan besar, termasuk Oracle, Meta, Epic Games, Amazon, dan Eidos Montréal. Tekanan terbesar terlihat di industri gim, sementara sebagian perusahaan menyebut biaya besar untuk infrastruktur AI sebagai salah satu pemicu utama restrukturisasi.

PHK besar masih mendominasi sektor teknologi

Lonjakan PHK menunjukkan bahwa banyak perusahaan teknologi masih menyesuaikan struktur biaya setelah ekspansi agresif dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah perusahaan kini memilih memangkas tim untuk menjaga arus kas, mempercepat pergeseran bisnis, atau membiayai investasi baru seperti kecerdasan buatan.

Namun, alasan di balik PHK tidak selalu sama. Di sebagian perusahaan, penurunan kinerja produk menjadi faktor utama, sementara di perusahaan lain, pengeluaran untuk AI dan perubahan strategi organisasi mendorong pengurangan tenaga kerja.

Perusahaan yang terdampak dan jumlah PHK

Berikut ringkasan beberapa perusahaan yang sudah melaporkan pemangkasan staf:

Perusahaan Jumlah terdampak Keterangan utama
Oracle Belum dipastikan, diduga ribuan Terkait biaya infrastruktur AI
Meta Sekitar 700 Dampak pada Reality Labs, rekrutmen, dan media sosial
Epic Games Lebih dari 1.000 Penurunan engagement Fortnite
Atlassian Sekitar 1.600 Untuk mendanai AI dan penjualan enterprise
Ubisoft 105 Pemangkasan biaya di Red Storm Entertainment
Eidos Montréal 124 Perubahan kebutuhan proyek
GoPro 145 Restrukturisasi untuk menekan biaya
Vimeo Lebih dari 120 Sekitar 25% staf di kantor kota terdampak
T-Mobile Tidak diumumkan Bisa mencapai ratusan

Data ini memperlihatkan bahwa PHK tidak hanya terjadi di perusahaan rintisan kecil, tetapi juga di raksasa teknologi dan gim yang selama ini dianggap stabil. Dalam banyak kasus, perusahaan menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari penyesuaian jangka panjang, bukan sekadar respons sesaat.

Oracle dan Meta jadi sorotan

Oracle menjadi salah satu nama yang paling dicermati karena pemangkasan ini dikaitkan dengan pengeluaran besar untuk infrastruktur AI. Pada akhir bulan lalu, lebih dari selusin karyawan dilaporkan mengumumkan pemutusan hubungan kerja mereka melalui LinkedIn, sementara Business Insider menyebut jumlah yang terdampak pada awal bulan diperkirakan mencapai ribuan.

Meta juga kembali mengurangi jumlah karyawan setelah sebelumnya melakukan PHK beberapa minggu lebih awal. Laporan menyebut sekitar 200 pekerja di Bay Area akan kehilangan pekerjaan pada akhir bulan depan, setelah sebelumnya sekitar 700 karyawan dari tim Reality Labs, sosial media, dan rekrutmen sudah terdampak.

Industri gim masih paling terpukul

Sektor gim kembali menjadi salah satu area yang paling keras terkena gelombang PHK. Epic Games memangkas lebih dari 1.000 pekerjaan karena penurunan keterlibatan pemain Fortnite membuat perusahaan mengeluarkan lebih banyak dana daripada pemasukan.

Eidos Montréal juga mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap 124 orang, dengan alasan kebutuhan proyek yang berubah dan dampak pada tim produksi serta dukungan. Ubisoft pun melepas 105 pekerja dari tim Red Storm Entertainment, setelah studio tersebut menghentikan aktivitas pengembangan gim.

AI ikut mengubah pola restrukturisasi

Dalam beberapa kasus, perusahaan secara terbuka menyebut investasi AI sebagai alasan pendorong PHK. Atlassian menyatakan pengurangan sekitar 1.600 pekerja dilakukan untuk “self-fund further investment in AI and enterprise sales,” sementara Oracle disebut ingin menutup kebocoran kas yang terkait belanja infrastruktur AI.

Pola ini menunjukkan bahwa PHK tech saat ini tidak hanya dipicu oleh perlambatan pasar, tetapi juga oleh pergeseran prioritas investasi. Perusahaan kini cenderung menata ulang tenaga kerja agar modal bisa dialihkan ke AI, penjualan perusahaan, dan produk digital yang dianggap lebih menguntungkan.

Exit mobile version