SOL Melemah Saat Sentimen Berbalik Bearish, Foundation Siapkan دفاع ضد Risiko Kuantum

Solana menutup pekan dengan tekanan jual yang lebih besar saat sentimen pasar kripto kembali melemah. Di saat yang sama, tim pengembang inti Solana justru mempercepat langkah penguatan keamanan, termasuk persiapan menghadapi risiko komputasi kuantum.

Pergerakan ini menunjukkan dua sisi yang kontras dalam ekosistem Solana. Di pasar, trader tampak defensif, tetapi di sisi infrastruktur, fondasi jaringan terus dibenahi untuk menghadapi ancaman yang lebih luas.

Tekanan pasar membuat SOL melemah

Token SOL turun seiring meredanya minat terhadap aset berisiko. Data CoinMarketCap juga menunjukkan ekosistem Solana ikut terkoreksi hampir 3% secara mingguan.

Nada pasar yang lebih hati-hati tidak lepas dari faktor makro yang masih menekan. Pembicaraan U.S.-Iran yang terhambat dan harga Brent yang bertahan di atas $105 per barel ikut membebani selera risiko.

Bitcoin juga gagal menembus $80,000 dua kali dalam sepekan terakhir. Kondisi itu menahan momentum di aset digital utama dan membuat token yang lebih volatil seperti Solana ikut tertekan.

Indeks Fear and Greed dari CoinMarketCap turun dari 62 menjadi 40 pada 28 April. Pergeseran itu membawa sentimen pasar dari level Greed moderat kembali ke zona Neutral.

Tim inti Solana memperkuat pertahanan jaringan

Di tengah pelemahan harga, Solana Foundation bersama Anza dan Firedancer bergerak menyiapkan perlindungan baru untuk jaringan. Mereka telah menerapkan versi uji Falcon, sistem keamanan yang dirancang untuk membantu melindungi Solana dari risiko komputasi kuantum di masa depan.

Menurut keterangan tim, Falcon bisa diaktifkan jika ancamannya menjadi lebih mendesak. Pendekatan ini memberi ruang bagi Solana untuk bersiap sejak dini tanpa memaksa perubahan besar secara mendadak di seluruh jaringan.

Tim pengembang juga menekankan bahwa sistem tersebut dirancang agar tetap menjaga kecepatan dan throughput Solana. Hal ini penting karena jaringan Solana selama ini dikenal menargetkan latensi rendah dan kapasitas transaksi yang tinggi.

Langkah keamanan itu muncul beberapa minggu setelah peretasan Drift pada 1 April. Protokol tersebut menyebut serangan hampir $300 juta itu berasal dari operasi enam bulan yang dilakukan kelompok terkait Korea Utara yang menyamar sebagai firma perdagangan kuantitatif.

Sebelumnya pada April, Solana Foundation juga meluncurkan STRIDE, program evaluasi keamanan baru yang dijalankan Asymmetric Research. Program ini menawarkan pemantauan ancaman aktif untuk protokol DeFi Solana dengan total nilai terkunci lebih dari $10 juta.

Minat institusional tetap bertahan

Meski harga SOL melemah, minat institusional terhadap Solana masih terlihat kuat. Pada 22 April, market maker kripto GSR meluncurkan dana baru yang terdaftar di Nasdaq dan memberi eksposur gabungan ke Bitcoin, Ethereum, dan Solana.

GSR menyebut peluncuran itu sebagai ETF kripto pertamanya. Dana tersebut juga memuat eksposur staking untuk Ethereum dan Solana, dan menurut perusahaan itu menjadi ETF kripto dikelola aktif pertama yang mendukung staking.

Andy Baehr, Managing Director di GSR, mengatakan fund itu dirancang untuk menjawab kebutuhan investor tentang apa yang perlu dimiliki, bagaimana memperoleh imbal hasil saat menahan aset, dan bagaimana tetap siap ketika pasar berubah. Kehadiran produk ini menambah daftar instrumen investasi berbasis Solana di tengah perluasan penawaran manajer aset di luar Bitcoin dan Ethereum.

Data pasar CoinMarketCap mencatat total kapitalisasi ekosistem Solana berada di $218.01B. Angka ini menunjukkan bahwa minat terhadap jaringan masih besar, meski sentimen jangka pendek terhadap SOL sedang melemah.

Terkait