Steam menjadi salah satu kekuatan terbesar di gim PC, dan banyak pemain kini menganggapnya sebagai pintu utama untuk bermain di platform tersebut. Namun, di balik dominasi itu, Gabe Newell pernah menegaskan bahwa Valve tidak memandang tugasnya sebagai “bendera resmi” PC, melainkan sebagai pihak yang punya tanggung jawab kepada pemain dan pengembang gim.
Pernyataan tersebut muncul dalam wawancara yang dirujuk dari 2011, saat Steam masih relatif muda dibanding posisinya sekarang. Newell menyebut pendekatan Valve lebih sempit dan praktis: perusahaan itu ingin mendengar langsung dari pelanggan tentang apa yang mereka suka, apa yang mereka tidak suka, dan apa yang perlu dibuat lebih baik.
Fokus pada pemain dan pengembang
Newell menekankan bahwa cara berpikir semacam itu lebih mudah dijalankan ketimbang mencoba menjadi simbol resmi bagi PC. Menurut dia, Valve lebih nyaman memandang hubungannya dengan komunitas sebagai kewajiban untuk menjawab kebutuhan gamer dan pembuat gim, bukan sekadar membela platform secara abstrak.
Pernyataan itu juga menunjukkan orientasi Valve yang sejak awal menempatkan pengalaman pengguna sebagai pusat keputusan. Dalam kerangka ini, kebutuhan pemain dan pengembang dianggap lebih penting daripada membangun citra PC sebagai identitas tunggal yang harus dibela oleh satu perusahaan.
Mengapa PC tetap menarik
Dalam penjelasan Newell, daya tarik utama PC terletak pada keterbukaan, inovasi, dan kemampuan bergerak cepat. Keunggulan itu membuat PC berbeda dari konsol yang umumnya lebih seragam dan lebih terkontrol dalam hal standar perangkat.
Namun, kebebasan itu juga membawa sisi lain yang tidak ringan. Kurangnya standardisasi bisa membuat proses pemecahan masalah menjadi lebih rumit, terutama saat sebuah gim berjalan normal di sistem lain tetapi bermasalah di satu perangkat tertentu.
Meski begitu, Newell menilai kondisi itu tetap memberi keuntungan dalam skala besar. Ia menyoroti bahwa orang menyukai PC karena bisa memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan mereka sendiri, bukan memakai sistem yang ditentukan pihak lain.
Newell juga menyebut angka penjualan PC yang saat itu mencapai 350 juta unit dalam setahun. Menurut dia, skala sebesar itu menciptakan ekonomi yang kuat dan memberi nilai yang baik bagi konsumen.
Strategi Valve yang sejalan
Sikap Valve kemudian terlihat dalam sejumlah langkah yang membuka akses lebih luas bagi pengembang. Perusahaan meluncurkan Steam Greenlight agar gim dapat lolos ke Steam lewat suara komunitas, lalu pada 2018 membuka pintu lebih lebar sehingga siapa pun bisa merilis gim di Steam.
Langkah-langkah itu sejalan dengan pandangan Newell tentang pentingnya mendengar pelanggan dan pengembang. Meski begitu, keputusan Valve untuk menolak atau menghapus gim tertentu berdasarkan konten tetap memicu kontroversi dari waktu ke waktu.
PC gaming masih relevan
Pada masa itu, narasi bahwa “PC gaming sedang mati” juga kerap terdengar. Newell menolak pandangan tersebut secara implisit dengan menekankan bahwa PC tetap relevan karena banyak orang masih memilih platform itu dan terus melihat nilainya.
Orientasi yang sama masih terasa dalam lanskap sekarang, bahkan ketika sejumlah perusahaan mendorong cloud streaming sebagai alternatif kepemilikan PC. Valve tetap berada pada jalur yang menempatkan perangkat PC sebagai pusat, bukan sekadar satu opsi di antara banyak model akses gim.
Di saat yang sama, Valve juga terus mencoba menghadirkan perangkat dan layanan baru seperti Steam Frame, Steam Machine, dan Steam Controller. Tiga nama itu menunjukkan bahwa minat perusahaan terhadap ekosistem PC tidak berhenti pada toko gim, tetapi merambat ke perangkat keras dan pengalaman bermain yang lebih luas.







