PLN telah menuntaskan rangkaian proyek Konsumen Tegangan Tinggi untuk mendukung operasional Data Center Microsoft di Jawa Barat. Langkah ini memperkuat kesiapan pasokan listrik bagi pusat data berskala global sekaligus mendorong ekosistem ekonomi digital di Indonesia.
Penyelesaian proyek itu juga menandai kesiapan infrastruktur ketenagalistrikan PLN dalam melayani kebutuhan industri digital yang terus berkembang. PLN menegaskan bahwa jaringan listrik yang andal menjadi fondasi penting untuk menjaga operasional data center tetap berjalan tanpa gangguan.
Infrastruktur listrik untuk data center Microsoft
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar menyebut pengembangan data center sebagai salah satu pilar penting dalam transformasi ekonomi nasional. PLN, kata dia, menyiapkan infrastruktur kelistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan industri digital.
Ia menilai kehadiran infrastruktur yang tepat menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing ekonomi nasional. Pernyataan itu menunjukkan bahwa proyek kelistrikan ini tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan arah pembangunan sektor digital yang lebih luas.
Proyek yang sudah selesai dioperasikan
Proyek yang rampung meliputi Gardu Induk 150 kilovolt Data Center Bay Microsoft Line JKT 11 A dan B di kawasan Greenland International Industrial Center, Cikarang. Fasilitas ini menjadi salah satu titik penting untuk mendukung suplai listrik ke data center Microsoft di wilayah tersebut.
PLN juga menyelesaikan pembangunan Gardu Induk 150 kV KIIC II/Margakarya Line JKT 09 dan JKT 02. Infrastruktur itu disiapkan untuk menyuplai kebutuhan energi PT Microsoft Operation Indonesia di Karawang.
Rangkaian proyek tersebut menunjukkan bahwa pasokan listrik untuk data center global memerlukan dukungan jaringan yang terintegrasi. PLN menempatkan keandalan sistem sebagai prioritas agar kebutuhan operasional digital dapat dipenuhi secara konsisten.
Keandalan 24 jam jadi kunci
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah Kishartanto Purnomo Putro mengatakan kepercayaan perusahaan teknologi global terhadap PLN menjadi indikator kapasitas Indonesia di tingkat internasional. Ia menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur kelistrikan akan terus ditingkatkan untuk mendukung investasi lokal maupun nasional.
Menurut Kishartanto, listrik 24 jam bukan sekadar kebutuhan teknis bagi data center. “Keandalan listrik 24 jam bukan sekadar kebutuhan, tapi fondasi utama operasional data center berkelas dunia,” ujarnya.
Pernyataan itu menegaskan posisi listrik sebagai komponen utama dalam layanan pusat data. Tanpa pasokan yang stabil, aktivitas penyimpanan, pengolahan, dan distribusi data dapat terganggu.
Microsoft menyoroti pasokan yang berkelanjutan
Dari sisi mitra, Energy Asia Pacific Regional Lead Microsoft Leo Wirawan menilai keandalan dan keberlanjutan pasokan listrik menjadi faktor kunci bagi operasional pusat data global di Indonesia. Ia melihat kerja sama dengan PLN sebagai dukungan penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
Leo menyatakan keyakinannya bahwa PLN dapat menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Kolaborasi ini, menurut dia, diharapkan memberi dampak positif bagi ekosistem digital di Tanah Air.
Kerja sama antara PLN dan Microsoft juga memperlihatkan bahwa kebutuhan industri teknologi kini makin bergantung pada kesiapan infrastruktur dasar. Dalam konteks itu, pasokan listrik menjadi salah satu penentu utama agar investasi digital dapat tumbuh dengan stabil.
Dorongan bagi ekonomi digital nasional
Pembangunan dan penyelesaian proyek kelistrikan untuk data center Microsoft memperlihatkan peran PLN dalam menopang transformasi ekonomi berbasis digital. Dukungan terhadap pusat data kelas global dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.
PLN menegaskan bahwa infrastruktur ketenagalistrikan akan terus disiapkan untuk menjawab kebutuhan industri yang membutuhkan layanan tanpa henti. Dengan pasokan yang stabil, aman, dan berkelanjutan, sektor data center mendapat landasan penting untuk menjalankan operasinya di Jawa Barat dan kawasan sekitarnya.
Source: www.cnbcindonesia.com






