Morgan Stanley mulai menekan Coinbase dari jalur yang paling sensitif bagi bursa kripto: biaya. Melalui ETrade, bank itu meluncurkan perdagangan spot crypto dengan tarif 50 basis poin per transaksi dan langsung menempatkan dirinya di bawah Coinbase, Robinhood, dan Charles Schwab.
Langkah ini penting karena Morgan Stanley tidak hanya membuka akses ke aset digital, tetapi juga membawa basis 8,6 juta nasabah ETrade ke produk yang sama. Pilotnya sudah aktif untuk kelompok pengguna terbatas, sementara akses untuk seluruh klien ETrade dijadwalkan menyusul nanti tahun ini.
Serangan di titik fee
Morgan Stanley memulai dengan Bitcoin, Ethereum, dan Solana, tiga aset yang juga muncul dalam pengajuan ETF milik perusahaan itu. Infrastruktur transaksinya didukung Zerohash, mitra yang diam-diam sudah ditandatangani Morgan Stanley pada September.
Di sisi biaya, posisinya agresif. Robinhood biasanya mengenakan spread 35 hingga 95 basis poin, Coinbase sekitar 60 basis poin, dan Schwab 75 basis poin.
Dengan tarif 50 basis poin, Morgan Stanley masuk sebagai penekan harga yang nyata. Eric Balchunas dari Bloomberg menyebut langkah ini sebagai alasan mengapa keuangan tradisional tidak bisa diremehkan dan mengapa bursa kripto perlu waspada.
Mengincar model bisnis Coinbase
Jed Finn, kepala wealth management Morgan Stanley, menggambarkan strategi itu sebagai upaya “disintermediating the disintermediators.” Pesannya jelas: Morgan Stanley tidak datang untuk melengkapi Coinbase, tetapi untuk mengambil peran yang selama ini diisi platform kripto.
Balchunas juga menilai kompresi biaya akan terus berlanjut sampai perdagangan kripto langsung menjadi sangat murah di banyak tempat. Ia membandingkannya dengan tren biaya pada ETF Bitcoin sebelum peluncuran, ketika persaingan mendorong tarif semakin rendah.
Pasar kripto ikut tertekan
Di saat kabar itu muncul, aset kripto utama justru turun 2% hingga 4%. Bitcoin berada di sekitar $80.9k, Ethereum turun 4% ke $2,330, sementara Solana datar di $89.
Pergerakan ini terjadi meski harga minyak turun 1% ke $92 dan saham berjangka dibuka datar sebelum pasar. Di sisi lain, beberapa token menonjol justru bergerak berlawanan arah, dengan VVV naik 11%, ICP naik 10%, dan TON naik 9%.
Perubahan lebih besar di jalur distribusi
Perkembangan di ETrade juga menambah tekanan pada model distribusi bursa kripto. Jika bank besar mulai menawarkan akses spot crypto langsung di platform pialang, keunggulan Coinbase sebagai pintu masuk ritel bisa semakin sempit.
Kondisi itu makin relevan karena Morgan Stanley datang dengan skala besar dan struktur biaya yang agresif. Di pasar yang sudah sensitif terhadap fee, pergeseran kecil dari institusi mapan bisa berdampak besar pada arus pengguna dan volume perdagangan.







