Adam Sosnick Samakan Dana Cadangan Bitcoin Dengan Modal Elon Musk Bangun SpaceX, Sinyal Besar Soal Mentalitas Risiko

Di tengah volatilitas Bitcoin yang masih tinggi, Adam Sosnick menempatkan uang tunai cadangan yang ia simpan untuk membeli BTC dalam kerangka yang mirip dengan modal berisiko yang dipakai pengusaha untuk membangun perusahaan. Ia membandingkannya dengan dana yang dipakai Elon Musk dari Tesla untuk meluncurkan SpaceX, sebuah analogi yang menekankan bahwa cadangan kas bukan sekadar uang menganggur, melainkan bahan bakar untuk mengambil peluang besar.

Sosnick, Senior VP of Sales di Welcome Funds, mengatakan ia selalu menyiapkan cadangan kas yang besar. Portofolionya ia bagi ke dalam kepemilikan jangka pendek, investasi pensiun jangka panjang, dan satu kantong berisiko lebih tinggi yang kemudian ia gunakan untuk membeli Bitcoin dan Ethereum.

Strategi beli saat harga turun

Sosnick menyebut pendekatan itu membuatnya bisa membeli Bitcoin berulang kali ketika harga turun. Ia mengatakan sempat membeli di $10,000 dan $20,000, jauh di bawah level saat ini.

Ia juga mengaku membeli Bitcoin setiap kali Michael Saylor dari Strategy hadir sebagai tamu di Patrick Bet-David Show. Sosnick menutup pernyataannya dengan kalimat singkat, “Thanks, Michael Saylor,” setelah menyebut pembeliannya dilakukan di harga yang lebih rendah daripada level sekarang.

Bagi Sosnick, Bitcoin adalah aset jangka panjang yang harus dipegang, bukan permainan cepat untuk menjadi kaya. Ia menilai penurunan harga justru mengajarkan banyak pemegang aset itu bahwa pendekatan HODL lebih masuk akal daripada mengejar keuntungan instan.

Respons atas tekanan di Strategy

Pernyataan itu muncul saat panel membahas sorotan baru terhadap Strategy, yang sedang berada pada kerugian belum terealisasi sekitar $11 miliar atas kepemilikan Bitcoin-nya. Situasi itu terjadi ketika Bitcoin diperdagangkan di kisaran $60,000, sekitar setengah dari puncaknya.

Sosnick menolak kekhawatiran bahwa tekanan itu akan memaksa penjualan. Ia mengatakan Saylor akan “have the last laugh,” meski sejumlah pengguna X memunculkan pertanyaan apakah Saylor bisa menjadi calon penjual Bitcoin.

Tom Ellsworth, Presiden sekaligus anggota dewan Bet-David Consulting, ikut membandingkan situasi Saylor dengan masalah utang Musk pada 2018. Menurutnya, Musk tetap berhasil mendapatkan pembiayaan seperti sebelumnya, dan rugi di atas kertas tidak berarti apa-apa sampai aset itu benar-benar dijual.

Harga Bitcoin dan sentimen pasar

Di pasar, Bitcoin tercatat diperdagangkan di $62,610 dan naik lebih dari 3% dalam 24 jam terakhir. Namun sentimen ritel di Stocktwits masih berada di zona “extremely bearish”, meski tingkat percakapan tentang BTC tetap tinggi dalam sehari terakhir.

Bet-David sendiri menyebut Bitcoin masih punya ruang gerak ekstrem ke dua arah. Ia mengatakan harganya bisa turun ke $30,000 atau melonjak di atas $130,000 jika faktor makro berubah, sehingga perdebatan soal waktu beli dan ketahanan investor masih akan terus relevan.

Berita Terkait

Back to top button