Motorola kembali mendorong kemampuan kamera di lini Razr 2026 dengan sensor yang lebih baik, lebih terang, dynamic range yang lebih bagus, dan zoom yang disebut sangat mengesankan. Namun, hasil foto yang lebih konsisten tetap bergantung pada cara pengaturan kamera, bukan hanya pada spesifikasi sensor.
Pada seri ini, sejumlah fitur kamera bisa diaktifkan untuk membantu komposisi, warna, selfie, video, hingga pemotretan cepat. Banyak di antaranya tersedia di Razr Fold dan Razr Ultra 2026, meski sebagian juga bisa hadir di Razr Plus 2026 dan Razr 2026.
Atur warna sebelum memotret
Salah satu langkah paling penting adalah memilih cara kamera memproses warna. Motorola menyediakan Natural, Vivid, dan Signature Style melalui ikon sparkle di viewfinder kamera.
Natural memberi tampilan yang lebih mendekati warna asli, sementara Vivid meningkatkan saturasi agar warna terlihat lebih kuat. Signature Style lebih kompleks karena perlu pelatihan kamera lewat pengeditan foto di Google Photos.
Aktifkan alat komposisi
Seri Razr 2026 tidak hanya mengandalkan kecerdasan kamera, tetapi juga bantuan framing. Di Camera Settings > Capture assistant, pengguna bisa mengaktifkan Assistive grid dan Leveler.
Assistive grid menampilkan grid rule-of-thirds untuk membantu menyusun subjek dengan lebih rapi. Leveler membantu menjaga garis foto tetap sejajar dengan horizon.
Manfaatkan layar penutup secara maksimal
Keunggulan besar ponsel lipat ada pada cover screen, dan Razr memanfaatkannya dengan baik. Ikon persegi panjang di kiri atas viewfinder bisa dipakai untuk mengaktifkan fitur tampilan eksternal.
Fitur itu memungkinkan orang yang difoto melihat diri mereka sendiri saat kamera dipakai. Pada Razr Fold, layar harus dibuka untuk beberapa mode tertentu, termasuk preview lanjutan di layar internal.
Gunakan preview dan kontrol selfie
Motorola juga menyediakan Camera Cartoon di pengaturan kamera untuk menampilkan animasi di layar luar. Fitur ini bisa membantu menarik perhatian anak kecil saat sesi foto.
Untuk tampilan preview, opsi No Crop pada External Display Preview membuat viewfinder tampil penuh, bukan versi kotak yang dipotong. Di Razr Flip, Instant Review juga bisa menampilkan hasil jepretan singkat di cover screen tanpa mengaktifkan live preview.
Optimalkan selfie dan portrait
Pada Razr Fold, selfie bisa dibuat lebih baik dengan kamera belakang saat ponsel ditutup. Cukup ketuk ikon orang kecil di pojok kiri atas viewfinder untuk membuka ponsel sambil tetap memakai tampilan kamera eksternal.
Di Camera Settings, Selfie Mirror bisa diaktifkan atau dimatikan sesuai preferensi tampilan selfie. Untuk Portrait Mode, intensitas bokeh bisa diatur lewat slider dari 1 sampai 6 setelah mengetuk simbol di mode Portrait.
Simpan fitur wajah hanya saat dibutuhkan
Motorola juga menyediakan Portrait beautifier dengan opsi smoothing, toning, slimming, dan membuat mata tampak lebih besar. Fitur ini bersifat opsional, jadi pengguna bisa menyesuaikannya dengan gaya foto yang diinginkan.
Gunakan Camcorder Mode untuk video lipat
Camcorder Mode menjadi salah satu fitur khas ponsel lipat di seri Razr. Di menu Camera Settings > Camcorder Mode, Auto Recording bisa dibuat aktif saat ponsel dilipat 90 derajat, atau memakai timer 3 detik.
Razr 2026 juga membawa Rotate to Zoom, yang memperbesar atau memperkecil gambar saat ponsel dimiringkan. Horizon Lock menjaga video tetap stabil meski perangkat sedang digerakkan.
Simpan fitur situasional untuk momen tertentu
Motorola menempatkan sejumlah fitur khusus untuk kondisi tertentu, dan semuanya berguna saat dipakai pada waktu yang tepat. Action Shot meningkatkan shutter speed dan memakai AI agar subjek bergerak tetap tajam, sementara Group Shot membantu memastikan semua orang membuka mata.
Photo Booth otomatis mengambil empat foto lalu menyusunnya menjadi kolase. Active Photos menyimpan klip singkat lengkap dengan audio yang bisa diputar di Google Photos, lalu diubah menjadi video, GIF, atau foto diam.
Di sisi video, pengguna juga bisa mengandalkan 4K 30fps untuk sebagian besar situasi. Untuk hasil yang lebih efisien, Auto Frame Rate, AI Audio, dan Efficient Videos bisa diaktifkan di pengaturan kamera, sementara Dolby Vision di Razr Ultra dan Razr Plus 2026 disebut kurang disukai karena warna yang terasa terlalu jenuh dan pencahayaan yang tampak agak berlebihan.







