Otoritas pasar modal tertinggi Spanyol menegaskan tidak akan memberi kelonggaran bagi tenggat pendaftaran perusahaan kripto di bawah kerangka baru Uni Eropa. Sikap ini langsung menambah tekanan pada Binance, yang masih belum memiliki lisensi MiCA di Uni Eropa.
Tenggat MiCA makin dekat
Di bawah kerangka kripto MiCA yang baru diberlakukan Uni Eropa, perusahaan punya waktu hingga 1 Juli untuk mendaftar di salah satu negara anggota agar tetap bisa beroperasi. Jika gagal mendaftar sebelum pekan depan, perusahaan wajib menghentikan kegiatan bisnisnya.
Aturan itu juga berarti pelanggan di Eropa tidak dapat menyelesaikan transaksi dengan penyedia layanan kripto yang tidak berizin setelah pekan depan. Dengan tenggat yang kian dekat, perhatian pasar kini tertuju pada perusahaan-perusahaan besar yang belum mengantongi persetujuan.
Spanyol menutup pintu perpanjangan
Carlos San Basilio, ketua National Securities Market Commission Spanyol, mengatakan pada Jumat bahwa tidak akan ada pengecualian atau perpanjangan untuk batas waktu 1 Juli. Pernyataan itu disampaikan saat regulator Eropa menghadapi fase transisi menuju rezim pengawasan yang baru.
San Basilio juga menyatakan kekhawatiran terhadap platform kripto besar seperti Binance yang terancam berhenti beroperasi dalam hitungan hari karena belum patuh terhadap MiCA. Ia menyoroti bagaimana masa transisi ini akan berjalan dan bagaimana penyesuaian ke lingkungan baru akan dilakukan.
Binance cari jalan lain di Uni Eropa
Binance, bursa kripto terbesar di dunia, sebelumnya berupaya mendaftar di Yunani di bawah MiCA. Namun setelah muncul laporan bahwa negara itu kecil kemungkinan memberikan persetujuan, Binance mengatakan pekan ini telah menarik permohonan dari Yunani.
Perusahaan kini mencari pendaftaran di negara anggota Uni Eropa lain. Meski begitu, Binance disebut kemungkinan harus mengurangi atau menghentikan operasi di Eropa, setidaknya sementara, ketika tenggat habis pada Rabu depan.
Regulator fokus pada perlindungan aset nasabah
San Basilio mengatakan pihaknya dan regulator lain sedang berhubungan dengan perusahaan kripto besar yang belum memperoleh lisensi. Tujuannya adalah memastikan mereka memiliki rencana untuk memindahkan aset klien ke penyedia lain dan menjaga hak investor.
Di bawah sistem MiCA, satu lisensi yang diperoleh di satu negara Uni Eropa dapat dipakai untuk memperluas layanan ke yurisdiksi lain melalui mekanisme passporting. Namun, setiap negara anggota tetap memiliki pendekatan pengawasan yang berbeda, dari yurisdiksi yang lebih longgar seperti Siprus dan Malta hingga rezim yang dikenal ketat seperti Prancis dan Jerman.
Meski begitu, seluruh negara Uni Eropa tetap akan menegakkan seperangkat aturan kripto yang sama secara luas. Itu membuat nasib perusahaan yang belum berizin, termasuk Binance, sangat bergantung pada kemampuan mereka memenuhi tenggat yang tidak akan diperpanjang.







