
Minat masyarakat Indonesia terhadap mobil listrik terus meningkat. Kendaraan ramah lingkungan ini menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari efisiensi energi, teknologi canggih, hingga desain modern yang sesuai dengan kebutuhan urban. Selain itu, faktor biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan mobil konvensional menjadi alasan utama masyarakat untuk beralih.
Namun, harga mobil listrik masih menjadi kendala bagi sebagian besar konsumen. Produsen otomotif kini semakin serius menghadirkan mobil listrik dengan harga terjangkau. Mulai dari Rp184 juta, masyarakat kini bisa memiliki kendaraan listrik yang hemat energi dan ramah lingkungan. Inisiatif ini mempercepat adopsi mobil listrik di Indonesia.
Mobil Listrik Murah yang Layak Dipertimbangkan
Beberapa nama baru dan lama dari produsen otomotif telah hadir dengan model mobil listrik ekonomis. Mereka menawarkan desain menarik, fitur fungsional, serta efisiensi daya tahan baterai yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Berikut deretan mobil listrik dengan harga termurah pada tahun 2025.
-
Wuling Air EV
Wuling Air EV tetap menjadi pilihan utama segmen low entry mobil listrik di Indonesia. Kendaraan ini mengusung desain kompak, sangat sesuai untuk mobilitas di perkotaan yang padat. Varian baterai tersedia mulai dari 18 kWh hingga 26,7 kWh. Kemampuan jarak tempuhnya berada di kisaran 200 hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya. Harga Wuling Air EV ditawarkan mulai dari Rp184 juta hingga Rp252 juta, menjadikannya relatif mudah dijangkau banyak kalangan. -
DFSK Seres E1
DFSK Seres E1 hadir sebagai city car berlistrik dengan banderol antara Rp189 juta hingga Rp219 juta. Mobil ini memiliki baterai berkapasitas 13,8 kWh sampai 16,8 kWh. Jarak tempuhnya berkisar antara 180 hingga 220 kilometer, cukup untuk penggunaan harian, terutama di wilayah perkotaan. DFSK juga memberikan perhatian pada keamanan dan fitur hiburan sehingga menarik untuk konsumen muda. -
Honri Boma EV
Sebagai pendatang baru, Honri Boma EV langsung mencuri perhatian. Mobil ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp199 juta, masuk dalam kategori mobil listrik low cost. Kapasitas baterainya 16,8 kWh, dengan daya jelajah hingga 210 kilometer. Desainnya terkesan sederhana namun tetap modern, serta praktis untuk berbagai keperluan mobilitas keluarga kecil maupun anak muda. -
DFSK Mini EV
Model DFSK Mini EV membawa nuansa berbeda lewat desain eksterior yang mengotak dan ikonik. Kapasitas baterai sebesar 17 kWh mampu mendukung jarak tempuh hingga 220 kilometer. Harga yang ditawarkan berkisar Rp220 juta. Kendaraan ini dirancang sebagai solusi mobilitas urban, mengutamakan kepraktisan sekaligus tampil beda di jalanan. - Neta V-II
Neta V-II menjadi rekomendasi bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik murah dengan tampilan serta fitur premium. Kapasitas baterai terbilang besar, yakni 38,5 kWh, yang mampu membawa kendaraan ini hingga jarak 380 kilometer. Neta V-II dibekali panoramic sunroof, layar sentuh 14,6 inci, serta kamera 360 derajat untuk membantu pengemudi bermanuver. Harga jualnya dipatok sekitar Rp250 juta, menawarkan nilai lebih bagi pencari kendaraan listrik irit tapi mewah.
Keunggulan Mobil Listrik Murah
Deretan mobil listrik di atas tidak hanya unggul dari sisi harga, tetapi juga menghadirkan fitur-fitur fungsional yang mendukung kebutuhan sehari-hari. Penggunaan baterai berkapasitas sedang hingga besar memungkinkan kendaraan melaju cukup jauh dengan sekali pengisian. Mayoritas mobil listrik murah kini hadir dengan fitur konektivitas, sistem hiburan digital, kamera parkir, hingga pendingin kabin otomatis.
Sebagian model sudah dilengkapi sistem pengisian daya cepat, sehingga pengguna tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mengisi baterai. Dengan efisiensi energi yang mencapai tiga kali lipat dibandingkan mobil bermesin bensin, biaya operasional mobil listrik juga terpangkas cukup signifikan.
Daftar Mobil Listrik Termurah 2025 Beserta Estimasi Harga dan Spesifikasi
Berikut tabel perbandingan mobil listrik murah yang tersedia tahun 2025:
| No | Model | Harga (Rp) | Kapasitas Baterai (kWh) | Jarak Tempuh (km) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Wuling Air EV | 184-252 Juta | 18–26,7 | 200–300 |
| 2 | DFSK Seres E1 | 189-219 Juta | 13,8–16,8 | 180–220 |
| 3 | Honri Boma EV | 199 Juta | 16,8 | 210 |
| 4 | DFSK Mini EV | 220 Juta | 17 | 220 |
| 5 | Neta V-II | 250 Juta | 38,5 | 380 |
Kriteria Penting saat Memilih Mobil Listrik Murah
Saat memilih mobil listrik dengan anggaran terbatas, ada beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan. Pertama, hitung kebutuhan harian berkendara, apakah mencakup perjalanan dalam kota atau antarkota. Kedua, perhatikan kapasitas baterai dan kemudahan akses stasiun pengisian di area sekitar tempat tinggal.
Ketiga, cek fitur keamanan seperti airbag, sistem pengereman, dan kamera parkir belakang yang sudah menjadi standar mobil listrik modern. Keempat, pilihan desain dan kenyamanan interior juga harus disesuaikan dengan preferensi pribadi serta anggota keluarga.
Peran Dukungan Pemerintah dan Infrastruktur
Perkembangan pesat mobil listrik tidak terlepas dari insentif pemerintah. Program bantuan pajak, pengurangan bea masuk, hingga pembangunan charging station berskala nasional, mempercepat penetrasi kendaraan ramah lingkungan. Investor dan pelaku industri dalam negeri juga terus menggenjot produksi dan distribusi, memudahkan konsumen memperoleh mobil listrik berkualitas dengan harga makin kompetitif.
Potensi Besar di Indonesia untuk Mobil Listrik Terjangkau
Semakin banyaknya model mobil listrik murah yang ditawarkan menandakan pasar otomotif nasional bergerak ke arah yang lebih ramah lingkungan. Masyarakat dari berbagai kalangan kini dapat beralih ke kendaraan nol emisi, tanpa perlu khawatir soal harga. Penyediaan infrastruktur dan edukasi penggunaan mobil listrik juga terus digalakkan agar ekosistem kendaraan listrik semakin matang di Indonesia.





