Berkendara motor saat musim hujan menuntut perlindungan ekstra agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Jas hujan menjadi perlengkapan wajib, apalagi untuk Anda yang rutin touring jarak jauh maupun perjalanan harian.
Memilih jas hujan untuk touring tentu berbeda dengan jas hujan biasa. Bikers membutuhkan jas hujan dengan ketahanan air maksimal, tidak mudah bocor, nyaman dipakai lama, ringan, dan tetap aman digunakan di berbagai medan.
Kriteria Memilih Jas Hujan Touring yang Ideal
Jas hujan touring ideal harus terbuat dari bahan PVC atau polyester berkualitas, dengan lapisan anti air sempurna. Selain itu, penting memastikan jas hujan memiliki desain yang ergonomis, tidak mengganggu pergerakan, dan mudah dipakai maupun dilepas.
Perhatikan juga keberadaan fitur tambahan seperti resleting anti bocor, kantong luar, dan list reflektif. Dengan begitu, jas hujan tidak hanya melindungi tubuh dari air hujan, tetapi juga dapat meningkatkan visibilitas saat malam hari.
10 Rekomendasi Jas Hujan Terbaik untuk Naik Motor
Berdasarkan data merek-merek populer, ulasan pengguna, serta fitur unggulan di pasaran, berikut daftar rekomendasi jas hujan motor terbaik yang layak dipertimbangkan untuk touring:
-
Axio Europe
Jas hujan satu ini memakai material PVC Cool terbaru. Kelebihannya ringan dan tetap adem di kulit, tidak mudah gerah meski digunakan dalam waktu lama. Terdapat teknologi 100% waterproof & windproof, dengan fitur scotlight reflektif yang memantulkan cahaya demi keamanan malam hari. Kantong luar juga disediakan untuk menyimpan barang penting dengan aman. Berdasarkan penghargaan Top Brand Award, Axio terkenal sebagai pilihan premium dengan harga di kisaran 200 hingga 400 ribuan. -
Tiger Head Raincoat
Tiger Head dikenal memakai bahan PVC murni yang sangat kuat dan awet, memberikan perlindungan maksimal saat hujan deras. Sistem press pada jahitannya membantu mencegah rembesan air. Modelnya longgar sehingga gerakan tetap leluasa. Varian jaket-celana sangat direkomendasikan untuk touring. -
Consina Rainwear
Consina dikenal kuat dan awet bertahun-tahun serta tahan air dari segala arah. Bahan polyester-nya tebal dan tahan angin, pas digunakan di cuaca ekstrim. Tersedia hood dan resleting pelindung ekstra, serta mudah dicuci dan cepat kering. -
Kalibre Raincoat
Kalibre mengusung bahan nylon premium dengan lapisan anti air dua sisi. Jahitannya menggunakan teknologi seam-sealing, membuat air tak mudah masuk. Desain kekinian dengan fitur lipat elastis, cocok untuk touring maupun harian. -
Eiger Storm Shield
Produk dari Eiger menawarkan bahan sintetis berkualitas tinggi. Teknologi waterproof dan windproof diandalkan banyak petualang Indonesia. Modelnya pas badan, tahan lama, dilengkapi kantong saku dan ventilasi udara. -
Rosida Raincoat
Rosida mengutamakan kenyamanan pengendara. Fitur utama berupa kerah tinggi, tudung kepala lebar, dan ventilasi di bagian punggung jadi keunggulan model ini. Produk ini ringan, tidak membebani tubuh, dan mudah diselipkan ke bagasi motor. -
Reidose Pro
Jas hujan Reidose Pro punya desain modern dan pilihan warna cerah. Bahannya tidak panas, serta tetap lentur saat terkena suhu dingin. Kompartemen penyimpanan dengan resleting anti bocor sangat membantu pengendara touring. -
Mantel ADP Safety
ADP Safety memakai material PVC tebal double layer dan strip reflektif di jaket maupun celana. Produk ini populer karena daya tahannya tinggi dan tidak menerawang. Tersedia juga pengait kancing kedap air di bagian depan. -
Realpro Rain Suit
Jas hujan Realpro dikenal sangat fleksibel dan bisa dilipat kecil untuk portabilitas tinggi. Cocok untuk touring dadakan dan pengguna yang mengutamakan kepraktisan. Dilengkapi pelindung anti robek dan tali elastis pada bagian pergelangan. - BNB Rain Wear
Mengandalkan teknologi heatseal pada bagian sambungan jas, BNB Rain Wear benar-benar minim risiko bocor. Beratnya ringan, desain sportif, dan warna-warna terang untuk meningkatkan keamanan di jalan raya.
Alasan Penting Memprioritaskan Kualitas Jas Hujan Touring
Touring dengan sepeda motor seringkali melewati berbagai kontur jalan dan cuaca tak menentu. Memakai jas hujan kualitas standar dapat membahayakan diri sendiri, seperti mengganggu konsentrasi dan membatasi ruang gerak.
Data dari berbagai forum dan komunitas biker merekomendasikan penggunaan jas hujan model jaket-celana. Model ini dinilai paling efisien menghalau air, mudah digunakan, serta tidak mudah tersangkut rantai atau bagian motor.
Tabel Perbandingan Fitur Utama Jas Hujan Touring
| Nama Produk | Bahan Utama | Waterproof | Windproof | Reflektor | Harga (Ribuan) |
|---|---|---|---|---|---|
| Axio Europe | PVC Cool | 100% | Ya | Ya | 200 – 400 |
| Tiger Head Raincoat | PVC murni | 100% | Ya | Ya | 150 – 250 |
| Consina Rainwear | Polyester | 100% | Ya | Ya | 200 – 300 |
| Kalibre Raincoat | Nylon Premium | 100% | Ya | Ya | 180 – 350 |
| Eiger Storm Shield | Sintetis | 100% | Ya | Ya | 300 – 450 |
| Rosida Raincoat | Nylon/PVC | 95% | Ya | Ya | 150 – 250 |
| Reidose Pro | PVC | 98% | Ya | Ya | 180 – 250 |
| Mantel ADP Safety | PVC tebal | 100% | Ya | Ya | 120 – 200 |
| Realpro Rain Suit | PVC/Nylon | 95% | Ya | Ya | 100 – 200 |
| BNB Rain Wear | PVC | 98% | Ya | Ya | 100 – 180 |
Tips Merawat Jas Hujan agar Tetap Awet dan Optimal
Setelah digunakan, jemur jas hujan hingga benar-benar kering di tempat teduh. Lipat dan simpan di tempat yang tidak lembap agar bahan anti air tetap terjaga. Hindari menyimpan jas hujan dalam keadaan basah di bagasi motor.
Cuci jas hujan secara berkala dengan sabun lembut dan air dingin. Hindari menggunakan detergen keras atau menjemur langsung di bawah sinar matahari agar bahan tidak cepat rusak.
Memilih jas hujan touring tidak bisa sembarangan. Pilihlah produk dengan fitur lengkap, teknologi anti air maksimal, dan memiliki reputasi baik dari penilaian pengguna maupun penghargaan di bidang otomotif. Dengan jas hujan yang tepat, perjalanan touring Anda akan tetap nyaman dan aman di segala cuaca.
