
Motor bebek tetap jadi pilihan favorit banyak pengemudi ojol saat ini, meski tren otomotif sudah berubah. Efisiensi konsumsi bahan bakar dan ketahanan merupakan alasan utama tipe motor ini masih digandrungi oleh pekerja transportasi online.
Memilih motor bebek yang irit dan tangguh bisa membuat biaya operasional harian lebih mudah ditekan, apalagi untuk ojol dengan mobilitas tinggi. Selain harga beli yang terjangkau, perawatan motor bebek juga umumnya lebih sederhana dan tidak terlalu mahal.
Keunggulan Motor Bebek untuk Ojol
Motor bebek dikenal dengan mesin yang awet dan perawatan yang mudah. Mesin yang ekonomis ini membuat pengeluaran bahan bakar tetap hemat, meskipun digunakan dalam waktu lama atau jarak tempuh jauh. Fitur standar keamanan, bobot ringan, serta sparepart yang mudah didapat juga menjadi nilai jual lebih di mata para pengemudi transportasi online.
Pilihan motor yang irit bahan bakar sangat penting mengingat rata-rata pengendara ojol bisa menempuh jarak puluhan hingga ratusan kilometer per hari. Setiap liter bensin yang bisa dihemat berarti menambah keuntungan pengemudi. Berikut adalah sembilan rekomendasi motor bebek yang cocok untuk ojol, berdasarkan efisiensi bahan bakar dan ketangguhan mesin menurut data dari berbagai sumber terpercaya.
1. Honda Supra Fit
Honda Supra Fit menjadi primadona di kalangan ojol berkat konsumsi bahan bakarnya yang luar biasa. Motor ini mampu menempuh jarak hingga 70 kilometer hanya dengan satu liter bensin. Harga bekas Honda Supra Fit berkisar mulai dari Rp4,8 jutaan, sehingga sangat terjangkau untuk pekerja dengan modal terbatas. Pengendara juga memuji keandalan mesin dan biaya servis yang rendah pada Supra Fit.
2. Honda Supra X 125 FI
Motor ini hadir dengan mesin kapasitas 124,89 cc yang sudah dibekali teknologi injeksi. Konsumsi bahan bakarnya mencapai 57,2 kilometer per liter, menjadikan Supra X 125 FI sebagai motor bebek efisien untuk ojol. Harga barunya dibanderol mulai Rp19,4 juta hingga Rp20,4 jutaan, sebanding dengan fitur dan performa yang ditawarkan. Selain itu, desain bodi yang ergonomis menambah kenyamanan saat digunakan bekerja selama berjam-jam.
3. Honda Revo
Honda Revo masih menjadi pilihan populer di kalangan pengemudi ojek online karena dikenal bandel dan irit. Tingkat efisiensi Revo mencapai 62,2 kilometer per liter. Harga barunya berada di kisaran Rp16 juta hingga Rp17,9 juta. Revo juga terkenal mudah dalam urusan perawatan, dengan onderdil yang mudah diperoleh di bengkel-bengkel umum.
4. Yamaha Jupiter Z1
Seri Jupiter Z1 menjadi andalan bagi para ojol karena dikenal cepat, irit, dan handal untuk medan perkotaan. Mesin berkapasitas 113,7 cc dengan teknologi injeksi mampu menekan konsumsi bahan bakar secara signifikan. Banyak pengemudi menyebut Jupiter Z1 cocok untuk melayani penumpang dengan cepat tanpa harus mengorbankan efisiensi BBM.
5. Yamaha Vega Force
Vega Force menawarkan mesin 114 cc yang ringan tapi bertenaga, dan terkenal awet untuk pemakaian jangka panjang. Konsumsi bahan bakar rata-rata dari motor ini cukup hemat sehingga pengeluaran harian untuk bensin lebih terkendali. Harga pasarannya juga masih relatif terjangkau di kelas motor bebek.
6. Suzuki Smash FI
Suzuki Smash FI dilengkapi mesin berkapasitas 113 cc, dan menjadi pilihan ojol berkat iritnya konsumsi bahan bakar. Selain ringan dan gesit, Smash FI unggul dalam performa di jalan padat maupun saat menempuh rute jarak jauh. Sparepart Suzuki juga tergolong mudah didapat, mendukung kebutuhan pemakaian harian.
7. Honda Blade 125 FI
Honda Blade 125 FI cocok untuk para ojol yang membutuhkan performa tinggi namun tetap ramah untuk kantong. Dengan sistem injeksi dan mesin 125 cc, motor ini menawarkan jarak tempuh yang mengesankan dengan satu liter bensin. Posisi berkendara yang nyaman didesain untuk mengakomodasi aktivitas yang padat seperti mengantar dan menjemput penumpang.
8. Yamaha Crypton
Meskipun modelnya agak lawas, Yamaha Crypton masih layak dijadikan pilihan berkat ketahanan mesin yang terbukti tangguh. Motor bebek satu ini sering direkomendasikan untuk pengemudi ojol di wilayah yang menuntut kepadatan kerja yang tinggi. Selain irit, harga jual di pasaran juga cukup bersahabat.
9. Honda Astrea Series
Seri Astrea, mulai dari Grand hingga Legenda, menjadi motor legendaris yang hingga kini masih bertahan di jalanan. Kombinasi irit bahan bakar, mesin awet, dan biaya reparasi yang murah menjadikan Astrea primadona ojol generasi lama. Walau sudah tidak lagi diproduksi baru, unit bekasnya banyak dicari dan mudah ditemui di pasaran.
Tabel Perbandingan Singkat Konsumsi BBM dan Kisaran Harga
-
Honda Supra Fit
Konsumsi BBM: 70 km/liter
Harga: mulai Rp4,8 juta (bekas) -
Honda Supra X 125 FI
Konsumsi BBM: 57,2 km/liter
Harga: Rp19,4 – Rp20,4 juta (baru) -
Honda Revo
Konsumsi BBM: 62,2 km/liter
Harga: Rp16 – Rp17,9 juta (baru) -
Yamaha Jupiter Z1
Konsumsi BBM: sekitar 50–60 km/liter
Harga: mulai Rp17 jutaan (baru/bekas) -
Yamaha Vega Force
Konsumsi BBM: sekitar 55–60 km/liter
Harga: mulai Rp16 jutaan (baru/bekas) -
Suzuki Smash FI
Konsumsi BBM: sekitar 60 km/liter
Harga: mulai Rp16 jutaan (baru) -
Honda Blade 125 FI
Konsumsi BBM: sekitar 55–60 km/liter
Harga: sekitar Rp18 jutaan (baru/bekas) -
Yamaha Crypton
Konsumsi BBM: sekitar 55–60 km/liter
Harga: sekitar Rp6–9 jutaan (bekas) - Honda Astrea Series
Konsumsi BBM: sekitar 60–70 km/liter
Harga: mulai Rp3 jutaan (bekas/rekondisi)
Data efisiensi konsumsi BBM dan harga di atas merupakan acuan rata-rata dari beberapa referensi utama, termasuk situs resmi produsen dan data pasar motor bekas. Pengeluaran bensin yang lebih irit dan pilihan harga fleksibel membuat motor bebek tetap jadi sahabat andalan ojek online.
Sebagai pengemudi ojol, memilih motor bebek dengan konsumsi bahan bakar minim dan harga perawatan ringan adalah strategi tepat untuk memperoleh keuntungan optimal setiap hari. Ketersediaan sparepart dan kemudahan servis juga menjadi faktor penentu yang tidak bisa dilewatkan saat menentukan kendaraan. Seluruh rekomendasi di atas bisa menjadi bahan pertimbangan utama bagi ojol pemula maupun berpengalaman yang ingin tetap efisien menjalankan profesinya.





