Telkom Raih Penghargaan Asia ESG Positive Impact 2025, Bangkit dari Indonesia ke Panggung Internasional

Shopee Flash Sale

Telkom Raih Penghargaan Asia ESG Positive Impact 2025, Bukti Keberhasilan Program DigiUp

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi di tingkat regional dengan meraih penghargaan Asia ESG Positive Impact Awards 2025. Penghargaan ini diperoleh dalam kategori Relations to Local Communities, setelah Telkom sebelumnya berhasil meraih Juara 1 pada Lestari Awards 2025 kategori serupa di tingkat nasional.

Ajang ESG Asia Positive Impact Awards 2025 menilai berbagai inisiatif keberlanjutan perusahaan di Asia Tenggara. Penilaian dilakukan oleh panel ahli dari Global Business Council for Sustainable Development, EY, dan International Society for Sustainability Professionals. Telkom bersaing dengan perusahaan terbaik dari berbagai negara di kawasan tersebut.

Lestari Awards merupakan penghargaan yang diselenggarakan oleh Kompas Gramedia bekerja sama dengan EY sebagai assessment partner. Melalui program DigiUp, Telkom berhasil memenangkan juara pertama kategori Relations to Local Communities. Hal ini membuka peluang bagi Telkom untuk bersaing di tingkat Asia dan memperoleh pengakuan internasional.

Program DigiUp adalah inisiatif Telkom untuk meningkatkan kompetensi digital bagi siswa SMA dan SMK di seluruh Indonesia. Program ini menggabungkan pelatihan berstandar industri, sertifikasi kompetensi nasional, dan metode pembelajaran berbasis proyek. Dalam tiga tahun terakhir, DigiUp telah menjangkau sebanyak 16.197 peserta dan meluluskan 2.783 peserta dengan sertifikasi.

Dari jumlah tersebut, 993 alumni DigiUp berhasil memasuki dunia kerja, termasuk peserta dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Evaluasi program menunjukkan nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 1 : 2,11. SROI ini berarti setiap rupiah yang diinvestasikan Telkom menghasilkan manfaat sosial senilai lebih dari dua rupiah bagi masyarakat.

Nilai SROI yang tinggi mengindikasikan efektivitas program DigiUp dalam menciptakan dampak sosial yang signifikan. Selain meningkatkan kompetensi digital dan membuka peluang kerja, program ini juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Pendekatan Creating Shared Value (CSV) Telkom memperkuat hubungan antara kebutuhan bisnis dan kemajuan sosial.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya Telkom dalam menghadirkan dampak sosial yang terukur. DigiUp dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat ekosistem talenta digital Indonesia. Transformasi digital harus dapat menyentuh komunitas dengan membuka akses kesempatan dan membangun kemandirian.

Hery menambahkan bahwa ke depan, Telkom akan memperluas kemitraan lintas sektor agar dampak sosial dapat lebih inklusif dan berkelanjutan. Adanya penghargaan ini menjadi motivasi bagi Telkom untuk terus memberikan manfaat yang relevan bagi generasi muda di seluruh Indonesia.

VP Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG). Telkom berupaya memberikan dampak positif tidak hanya pada perusahaan, tetapi juga bagi lingkungan, masyarakat, dan stakeholder lainnya.

Sebagai bagian dari pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), program DigiUp mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Fokusnya ada pada pendidikan berkualitas, kesempatan kerja, serta pengembangan talenta digital muda. Hal ini menegaskan peran Telkom sebagai perusahaan digital yang berorientasi pada inovasi sekaligus pemenuhan tanggung jawab sosial.

Secara keseluruhan, penghargaan Asia ESG Positive Impact Awards 2025 menjadi bukti bahwa Telkom mampu membawa inisiatif keberlanjutan dari tingkat nasional ke panggung internasional. Program DigiUp yang berdampak nyata menunjukkan bahwa perusahaan telekomunikasi ini serius dalam mendukung pertumbuhan sumber daya manusia dan pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Back to top button