Internet Rakyat Rp100 Ribu/Bulan: Apakah Worth It? Simak Risiko dan Tips Berlangganan

Shopee Flash Sale

Kebutuhan internet cepat dengan tarif terjangkau semakin mendesak di Indonesia. Surge hadir menawarkan paket Internet Rakyat dengan harga Rp100 ribu per bulan untuk kecepatan hingga 100 Mbps. Penawaran ini terdengar sangat menarik mengingat harga tersebut jauh lebih murah dibanding layanan serupa di pasar.

Namun, ada sejumlah hal penting yang harus diperhatikan sebelum berlangganan paket ini. Pertama, klaim kecepatan 100 Mbps biasanya merupakan angka maksimal (up to). Dalam praktiknya, banyak pengguna melaporkan kecepatan internet yang didapat hanya berkisar 20–40 Mbps. Selain itu, kecepatan bisa turun drastis terutama saat jam sibuk karena jaringan wireless sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan.

Teknologi dan Infrastruktur

Internet Rakyat Surge memanfaatkan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) yang menggunakan jaringan Open RAN. Metode ini memungkinkan penggunaan perangkat dari berbagai vendor sehingga biaya operasional bisa ditekan. Surge juga menargetkan pembangunan hingga 4.800 base station secara bertahap di wilayah Region 1 yang mencakup Jawa, Papua, dan Maluku.

Sayangnya, cakupan layanan saat ini belum merata. Proses pembangunan base station masih berlangsung dan beberapa wilayah mungkin belum mendapat akses atau mendapat sinyal yang kurang stabil. Hal ini membuat pelanggan awal berpotensi menjadi “kelinci percobaan” dalam pengujian layanan.

Faktor Lingkungan dan Kualitas Sinyal

Karena Internet Rakyat berbasis wireless, kualitas sinyal sangat dipengaruhi oleh cuaca seperti hujan dan angin, serta kondisi geografis seperti banyaknya gedung, pepohonan, dan jarak dari pemancar. Ini berbeda jauh dengan koneksi fiber optik yang lebih stabil dan konsisten.

Selain itu, tingkat kepadatan pengguna juga berpengaruh. Jika banyak pelanggan terkonsentrasi pada satu antena, risiko overload dapat menyebabkan kecepatan menurun, ping meningkat, dan buffering saat mengakses konten video. Keadaan ini menjadikan kestabilan layanan kadang fluktuatif terutama di daerah urban padat.

Risiko Harga dan Model Bisnis

Surge menerapkan harga Rp100 ribu per bulan dengan asumsi volume pelanggan sangat besar dan biaya perangkat minimal. Namun, model ekonomi seperti ini bisa rentan jika target pelanggan tidak tercapai. Ada kemungkinan harga promo ini hanya sementara dan akan naik setelah basis pengguna terbentuk. Beberapa biaya tersembunyi atau penyesuaian harga dapat terjadi ketika layanan sudah mapan.

Klaim penggunaan teknologi 5G juga perlu dikritisi. Akses 5G yang sejati butuh spektrum luas, menara pemancar yang rapat, dan backhaul berkualitas tinggi. Jika tidak, performa yang dirasakan pengguna tidak akan sesuai ekspektasi 5G sesungguhnya, melainkan hanya penamaan pemasaran saja.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Berlangganan

  1. Cek ketersediaan jaringan di wilayah Anda karena cakupan masih terbatas di Region 1.
  2. Pahami bahwa kecepatan 100 Mbps adalah ‘up to’, bukan jaminan konsisten.
  3. Perkirakan kondisi lingkungan sekitar yang dapat memengaruhi sinyal.
  4. Antisipasi risiko penurunan kecepatan saat jam sibuk atau kepadatan pengguna tinggi.
  5. Waspadai kemungkinan kenaikan harga setelah masa promo berakhir.

Dengan harga yang sangat terjangkau dan kecepatan yang potensial tinggi, Internet Rakyat Surge merupakan opsi yang menarik bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan internet cepat dengan harga murah. Namun, calon pelanggan harus realistis dan kritis terhadap berbagai keterbatasan teknis serta isu perkembangan infrastruktur yang belum merata.

Meski demikian, layanan ini membuka peluang besar bagi pemerataan akses digital di Indonesia, terutama di daerah yang selama ini belum terjangkau jaringan fiber optik. Internet Rakyat Surge bukan sekadar alternatif murah, tetapi juga menunjukkan kemajuan teknologi yang mampu menekan biaya tanpa mengorbankan kecepatan tinggi. Pastikan untuk memeriksa dulu kondisi sinyal dan cakupan di lokasi Anda agar keputusan berlangganan lebih tepat dan memuaskan.

Berita Terkait

Back to top button