Advertisement

Serangan Hacker Mengganggu Rainbow Six Siege, Server Dimatikan Setelah Kredit dan Skin Langka Bocor

Ubisoft terpaksa menutup semua server Rainbow Six Siege setelah mengalami serangan hacker yang menyebabkan gangguan besar pada permainan. Pada Sabtu pagi, pengumuman resmi melalui platform X menyatakan adanya gangguan tak terduga di semua platform game ini.

Sejumlah pemain dilaporkan menerima kredit R6 dan Renown dalam jumlah fantastis, yakni hingga 2 miliar secara acak. Selain itu, beberapa akun juga mendapatkan skin ultra-eksklusif, termasuk skin pengembang dan Glaciers yang sangat langka. Kejadian ini juga disertai dengan kasus banned dan unbanned acak yang mempengaruhi berbagai pemain, termasuk streamer dan akun populer.

Dampak Serangan dan Respons Ubisoft

Situasi ini semakin memburuk karena Ubisoft tampaknya kehilangan kendali penuh atas backend game. Para pemain disarankan untuk tidak login sampai ada penjelasan resmi. Sampai berita ini ditulis, perusahaan belum merilis detail penyebab atau solusi atas insiden tersebut, yang menimbulkan rasa frustrasi di komunitas game.

Penting bagi pengguna Ubisoft, terutama yang terkait dengan Rainbow Six Siege, untuk segera mengganti kata sandi sebagai langkah proteksi awal. Hingga kini, tindakan perbaikan masih dalam tahap penyelidikan internal oleh pihak pengembang.

Latar Belakang Ancaman Siber di Dunia Game

Kasus ini menjadi yang paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir terkait peretasan game online. Sebelumnya, serangan besar pernah terjadi pada 2011, seperti pembobolan data 77 juta akun PlayStation Network dan peretasan data 35 juta pengguna Steam. Namun, modus peretasan dengan memberikan kredit dan skin dalam jumlah besar secara acak serta memanipulasi sistem banned seperti saat ini jarang terjadi.

Rekomendasi untuk Pemain Rainbow Six Siege

  1. Segera lakukan perubahan kata sandi akun Ubisoft.
  2. Hindari login sampai ada pengumuman resmi terkait perbaikan server.
  3. Waspadai aktivitas mencurigakan pada akun seperti perubahan data tanpa izin.
  4. Ikuti informasi resmi dari kanal Ubisoft untuk update terkini.

Ubisoft saat ini menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan keamanan dan fungsi penuh Rainbow Six Siege. Para pemain diminta bersabar sambil menunggu perbaikan dan klarifikasi dari perusahaan. Insiden ini menjadi peringatan penting akan risiko keamanan yang terus mengancam industri game online.

Berita Terkait

Back to top button