Teknologi saat ini memungkinkan pengguna untuk mengakses situs web lengkap tanpa koneksi internet menggunakan format file bernama .zim. OpenZIM adalah proyek open-source yang mengembangkan format ini untuk mengarsipkan situs web secara efisien dan menyediakan mode penjelajahan offline dengan aplikasi seperti Kiwix. Dengan cara ini, pengguna dapat mengunduh dan menjelajah konten dari situs favorit kapan saja bahkan tanpa jaringan aktif.
Sebelum adanya OpenZIM, metode menyimpan halaman web secara offline terbatas pada penyimpanan satu per satu halaman, sehingga kurang praktis untuk situs besar. Format .zim mengompresi seluruh situs ke dalam satu file arsip, berbeda dengan penyimpanan manual yang merepotkan. Kiwix bertindak sebagai browser khusus yang mampu membuka file .zim dan menampilkan situs secara lengkap, seolah sedang online.
Manfaat dan Contoh Penggunaan OpenZIM
OpenZIM menyediakan perpustakaan arsip siap pakai, termasuk Wikipedia versi lengkap dan mini, serta koleksi Project Gutenberg. Misalnya, Wikipedia versi bahasa Inggris dengan ukuran sekitar 100GB bisa disimpan sebagai file .zim untuk akses offline. Ada pula arsip lebih kecil seperti Doom Wiki, yang memungkinkan pengguna menikmati konten penuh tanpa kendala loading.
Selain itu, OpenZIM tidak terbatas pada perpustakaan yang sudah ada. Pengguna dapat membuat arsip .zim dari situs web manapun dengan menggunakan alat yang disediakan proyek ini, sehingga konten online dapat "dicetak" dalam format offline sesuai kebutuhan.
Cara Mudah Membuat Arsip .zim dengan Zimit
OpenZIM menyediakan aplikasi bernama Zimit, yang dapat diakses melalui web sebagai portal online. Pengguna hanya perlu memasukkan URL situs yang ingin diarsipkan dan memasukkan alamat email. Proses pembuatan file .zim akan berjalan di server dan tautan unduhan akan dikirim lewat email saat selesai.
Metode ini sederhana dan tidak memerlukan pemasangan aplikasi tambahan. Namun, terdapat batasan seperti hanya dapat menjalankan satu pekerjaan sekaligus, dan prosesnya bisa memakan waktu sampai 24 jam untuk file berukuran beberapa gigabyte. Pengunduhan file juga bergantung pada kecepatan internet pengguna.
Metode Lebih Cepat Menggunakan Docker untuk Mencetak Situs
Bagi yang ingin lebih cepat dan dapat mengarsipkan banyak situs sekaligus, menjalankan Zimit di komputer lokal dengan Docker adalah solusi yang tepat. Docker memungkinkan menjalankan aplikasi dalam wadah (container) secara efisien tanpa konfigurasi rumit.
Langkah pertama adalah menginstal Docker, yang tersedia untuk Windows dan platform lainnya. Setelah itu, pengguna dapat menjalankan perintah Docker untuk mencetak situs ke file .zim. Contoh perintah sederhana untuk mengarsipkan situs "legiblenews.com" terlihat seperti ini:
docker run -v $PWD:/output ghcr.io/openzim/zimit zimit –seeds https://legiblenews.com –name tinynews
Pengguna juga dapat membatasi jumlah halaman yang diarsipkan menggunakan opsi --pageLimit dan menentukan kedalaman tautan dengan opsi --depth agar file .zim lebih kecil dan sesuai kebutuhan:
docker run -v $PWD:/output ghcr.io/openzim/zimit zimit –seeds https://legiblenews.com –name tinynews –pageLimit 20 –depth 1
File hasil arsip akan tersimpan di folder kerja saat perintah dijalankan. Lokasi penyimpanan dapat dipastikan dengan mengetikkan perintah pwd untuk menampilkan direktori saat ini.
Membuka File .zim dengan Kiwix
Setelah memiliki file .zim, pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi Kiwix dari situs resmi. Aplikasi ini bisa dijalankan pada berbagai sistem operasi. Untuk menampilkan situs dalam file .zim, pengguna membuka aplikasi Kiwix kemudian mengimpor file arsip menggunakan ikon folder. Selanjutnya, situs dapat dijelajahi secara offline layaknya browser biasa tanpa jeda loading.
Teknologi ini membuka peluang besar untuk mengarsipkan berbagai website penting dan menciptakan perpustakaan digital pribadi. Pengguna bebas menyimpan berbagai konten online favorit tanpa khawatir kehilangan akses ketika berada di luar jangkauan internet. OpenZIM dan Kiwix menjadi alat yang sangat berguna untuk pelajar, peneliti, maupun siapa saja yang membutuhkan akses informasi tanpa batas waktu dan tempat.
