Kodak Pixpro FZ55 menjadi salah satu kamera compact paling laris di tahun 2025, meskipun dirilis sudah lebih dari dua tahun lalu. Kamera ini dijual dengan harga sangat terjangkau, yaitu hanya $139,99 atau £114, namun mampu mengungguli kamera dengan sensor 102MP yang harganya jauh lebih mahal.
Data penjualan dari BCN+R dan berbagai retailer besar seperti Amazon di Inggris dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa Kodak FZ55 menjadi pilihan utama bagi banyak pembeli yang menginginkan kamera khusus tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Di tengah tren kamera bermegapiksel tinggi dan fitur canggih, FZ55 justru menonjol karena kesederhanaannya.
Keunggulan FZ55 yang "Ketinggalan Zaman" Justru Jadi Nilai Plus
Faktor yang dianggap ketinggalan zaman pada FZ55, seperti sensor kecil 1/2.3 inci, zoom optik 5x, dan kontrol yang minimal, justru memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan kamera mudah dipakai. Di era kamera dengan fitur kompleks dan harga yang semakin mahal, FZ55 menawarkan pengalaman yang lebih sederhana dan cepat.
Kamera ini sangat cocok untuk pemula, pelancong, keluarga, maupun mereka yang merindukan kemudahan point-and-shoot klasik. Cukup nyalakan, bidik, dan jepret, tanpa harus berurusan dengan menu rumit atau pengaturan berlapis.
Tiga Alasan FZ55 Mendominasi Pasar Kamera Compact
-
Harga Terjangkau yang Sulit Ditandingi
Dengan harga di bawah $140, FZ55 jauh lebih murah dibandingkan kamera compact lain yang seringkali hadir dengan harga dua kali lipat atau lebih. Ini membuatnya menjadi pilihan ekonomis bagi pembeli yang ingin kamera nyata tanpa mahal. -
Pengalaman Pengguna yang Ramah untuk Semua Kalangan
FZ55 menawarkan sensor 16MP, zoom 5x, ukuran yang pas di saku, dan tanpa mode rumit atau kebutuhan menghubungkan aplikasi. Kesederhanaan ini sangat disukai oleh pemula, pengguna yang ingin instan, atau mereka yang menghargai nostalgia kamera point-and-shoot. - Fitur Lebih Unggul Dibanding Kamera Smartphone Standar
Lensa zoom optik nyata, ergonomi yang nyaman, dan tombol shutter fisik memberi keunggulan yang tidak dimiliki oleh kamera smartphone. Hal ini penting untuk anak-anak, pengguna yang lebih tua, dan pelancong yang butuh perangkat khusus untuk fotografi.
Fenomena Larisnya FZ55 di Masa Kamera Megapiksel Tinggi
Kodak Pixpro FZ55 memang bukan kamera compact dengan performa kelas atas seperti Sony RX1R III atau Fujifilm GFX100RF. Namun, dalam hal rasio harga dan kualitas, FZ55 menjadi pemenang tanpa saingan. Kamera ini berhasil mengalahkan model-model sensor besar dan mahal di berbagai data penjualan sepanjang 2025.
Harga kamera yang terus naik membuat banyak pembeli lebih memilih kamera budget. FZ55 hadir sebagai opsi kamera "nyata tanpa ribet" yang mampu memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan kemudahan. Alhasil, kamera kecil ini mampu menjual lebih banyak ketimbang kamera mahal dengan fitur canggih.
Bagi yang ingin kamera alternatif dengan harga sedikit lebih murah, Kodak Pixpro FZ45 bisa jadi pilihan serupa. Perbedaan dan fitur kedua kamera ini dapat dijadikan pertimbangan dalam memilih kamera compact yang sesuai kebutuhan.
Panduan lain mengenai kamera terbaik dengan harga di bawah $100 dan $200 juga dapat menjadi referensi untuk pengguna yang mencari opsi hemat tapi berkualitas. Kodak FZ55 jelas membuktikan bahwa kamera compact sederhana dan terjangkau masih memiliki pasar yang besar di era dominasi kamera bermegapiksel tinggi.





