
Samsung Galaxy A57 kembali mencuri perhatian dengan bocoran spesifikasi dan performa yang menunjukkan peningkatan signifikan. Perangkat ini ditenagai oleh chipset Exynos 1680, penerus Exynos 1580 yang hadir di Galaxy A56, dengan konfigurasi CPU yang dioptimalkan untuk performa multithread yang lebih baik.
Benchmark Geekbench 6.5 mengungkap skor 1311 poin untuk single-core dan 4347 poin untuk multi-core pada Galaxy A57. Hasil ini mencerminkan peningkatan sekitar 10% dalam segi kemampuan multi-core dibandingkan pendahulunya, menunjukkan fokus Samsung pada sustainabilitas performa yang lebih baik dalam pemakaian sehari-hari.
Konfigurasi Prosesor dan GPU
Exynos 1680 menggunakan arsitektur 1+4+3, dengan satu inti prime yang berjalan hingga 2,91 GHz, empat inti performa di 2,6 GHz, serta tiga inti efisiensi di 1,95 GHz. Penambahan inti performa ini memberikan dorongan terasa bagi gaming dan tugas berat lainnya. Sementara itu, GPU yang digunakan adalah Xclipse 550 berbasis arsitektur AMD RDNA 3.5, yang meski menunjukkan skor serupa dengan pendahulu dalam pengujian OpenCL, menawarkan efisiensi energi lebih baik dan sangat mendukung grafis dengan resolusi menengah.
Chipset diproduksi dengan teknologi fabrikasi 4 nm, yang berkontribusi pada keseimbangan antara kekuatan dan konsumsi daya yang optimal. RAM hingga 12 GB juga mendukung aktivitas multitasking dan gaming tanpa hambatan berarti.
Performa dan Sistem Operasi
Galaxy A57 yang diuji berjalan pada Android 16 dengan antarmuka One UI versi terbaru 8.5. Perangkat ini masih dalam tahap pengembangan sehingga ada kemungkinan peningkatan performa lewat pembaruan perangkat lunak. Kinerja benchmark sudah meyakinkan sebelum peluncuran resmi, yang diperkirakan bakal berlangsung pada bulan Februari. Strategi peluncuran ini menggeser jadwal tradisional Samsung untuk seri A, bahkan mendahului pengumuman seri flagship S26.
Kamera dan Fitur Fotografi
Sektor fotografi Galaxy A57 tampil menarik dengan kamera utama beresolusi 50 MP yang menggunakan sensor Sony IMX906 atau Samsung ISOCELL, bergantung pada pasar tujuan. Sensor besar berukuran 1/1,56 inci ini memberikan hasil foto lebih baik dalam kondisi cahaya rendah. Kamera depan hadir dengan resolusi 12 MP, mampu menghasilkan selfie yang tajam dan kaya detail.
Selain itu, smartphone ini juga menawarkan kamera ultra-wide yang kemungkinan ditingkatkan sudutnya, serta kamera makro dan sensor kedalaman. Teknologi AI dalam pemrosesan gambar turut disematkan untuk mendukung kualitas foto yang lebih canggih, terutama dalam pengolahan dan pengeditan langsung di perangkat.
Fitur Tambahan dan Desain
Samsung mempertahankan layar AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz untuk pengalaman visual yang mulus. Kapasitas baterai 5000 mAh mendukung pengisian daya cepat sampai 45W, memberikan daya tahan yang cukup untuk aktivitas sehari penuh. Fitur tahan air dan debu dengan sertifikasi IP67 atau lebih menambah nilai proteksi perangkat.
Ruang penyimpanan yang disediakan mencapai 256 GB, menjadikan Galaxy A57 sebagai solusi penyimpanan luas untuk aplikasi dan media. Seri ini juga mendapat perhatian dari Samsung lewat janji dukungan pembaruan sistem yang panjang, menambah daya tarik bagi pengguna yang mengutamakan keberlanjutan perangkat.
Posisi di Pasar Mid-Range
Dengan spesifikasi dan fitur yang terbilang lengkap, Galaxy A57 siap bersaing di segmen mid-range premium. Desainnya yang tipis dan finishing yang rapi menandai upaya Samsung dalam menyajikan produk dengan nilai estetika tinggi. Penambahan fitur AI di perangkat ini mendukung berbagai kebutuhan pengguna modern seperti editing foto canggih dan asisten virtual terintegrasi.
Performa yang lebih baik dari generasi sebelumnya dan peningkatan kamera serta baterai menjadi daya tarik utama. Galaxy A57 terlihat cocok bagi pengguna yang mencari perangkat seimbang antara efisiensi daya, kemampuan gaming, dan fotografi berkualitas tanpa harus masuk ke kategori flagship.
Kehadiran Galaxy A57 membawa pesan bahwa Samsung serius memperkuat jajaran seri A dengan teknologi terbaru dan pengalaman pengguna yang lebih matang. Perangkat tersebut berpotensi menjadi pilihan utama bagi konsumen yang membutuhkan smartphone kelas menengah dengan performa dan fitur unggulan.





