Advertisement

12 Lensa Spesial Natal: Sony Hentikan Produksi Trinity, Canon Ungkap Koleksi Rahasia

Sony memberikan gebrakan besar pada dunia lensa kamera dengan meluncurkan seri lensa G Master FE 28-70mm f/2 dan FE 50-150mm f/2 yang melampaui standar trinity zoom lens biasa. Kedua lensa ini menawarkan aperture konstan f/2 yang lebih cepat dari standar f/2.8, memungkinkan performa optimal dalam kondisi pencahayaan rendah dan meningkatkan kualitas gambar pada berbagai focal length.

FE 50-150mm f/2 G Master sangat ideal untuk fotografer profesional yang membutuhkan lensa telefoto cepat, terutama untuk memotret olahraga dalam ruangan, pernikahan, dan acara panggung. Harga lensa ini mencapai $3.900, mencerminkan kualitas dan teknologi tinggi yang ditanamkan oleh Sony. Selain itu, Sony juga mengajukan paten untuk lensa super-telephoto dengan panjang focal 400mm f/4 dan 800mm f/5.6, yang membuat penggemar tetap menantikan terobosan berikutnya.

Di sisi lain, Canon mengejutkan komunitas fotografi dengan merilis kembali lensa RF 75-300mm f/4-5.6 yang sebenarnya merupakan versi pembaruan dari desain lama EF yang berasal dari era kamera film tahun 1991. Lensa entry-level ini ditujukan untuk segmen yang menginginkan telefoto fleksibel dengan harga terjangkau, yaitu sekitar $239. Meski murah, desain dan performanya dianggap agak kuno dalam lanskap sistem EOS R yang modern.

Namun, Canon juga menunjukkan kemampuan inovasi lainnya dengan mengajukan paten untuk dua lensa ultra-cepat, 24mm f/0.7 dan 32mm f/0.75, yang menunjukkan arah teknologi mereka ke lensa dengan aperture sangat besar untuk kebutuhan kreatif ekstrem.

Selain Sony dan Canon, terdapat berita menarik dari produsen lain seperti Tamron, yang merilis versi baru lensa superzoom 18-300mm f/3.5-6.3 untuk mount Canon RF dan Nikon Z. Dengan rentang zoom besar setara 27-450mm di format full-frame dan harga $699, lensa ini menjadi pilihan ideal untuk fotografer yang mencari lensa serbaguna tanpa harus membawa banyak perlengkapan.

Di pasar lensa ringan dan terjangkau, 7Artisans memperkenalkan dua lensa autofocus untuk Fujifilm X dan mount lain dengan aperture cepat di harga mulai dari $169. Sementara untuk penggemar lensa bergaya retro, Cosina meluncurkan tiga lensa Voigtländer baru dengan aperture f/1.2 dan desain klasik yang legendaris.

Untuk penggunaan sinema dan video, NiSi memperluas lini lensanya dengan seri NiSi Aureus T1.4 primes yang fokus pada kualitas optik tinggi dan kecepatan aperture. TTArtisan juga hadir dengan inovasi unik berupa lensa 35mm T2.1 dengan kontrol bokeh yang dapat diatur, menambah dimensi kreatif bagi pembuat film.

Salah satu lensa paling unik adalah Laowa Probe Zoom Macro yang memiliki desain tabung tahan air serta modul 90° yang memungkinkan “melihat di sekitar sudut.” Lensa ini membuka kemungkinan pengambilan gambar makro dengan perspektif yang sangat berbeda dibandingkan lensa konvensional.

Sekilas pada ulasan produk terbaru, FE 50-150mm f/2 G Master langsung diakui sebagai lensa telefoto zoom tercepat di dunia. Viltrox juga terdepan dengan lensa AF 35mm f/1.2 Lab FE dan AF 50mm f/2 Air yang menawarkan opsi menarik bagi fotografer dengan budget beragam. Sigma menambah koleksi lensa kompak dan serbaguna untuk fotografi perjalanan melalui lensa 16-300mm f/3.5-6.7 DC OS | C.

Berbagai pembaruan dan inovasi ini menunjukkan bagaimana persaingan di dunia lensa kamera tetap dinamis, dengan masing-masing merek menghadirkan keunikan dan solusi berbeda untuk kebutuhan fotografi profesional dan penggemar. Teknologi aperture cepat dari Sony dan Canon, opsi zoom serbaguna dari Tamron dan Sigma, serta lensa kreatif dari 7Artisans, Cosina, dan Laowa menjadi highlight penting dalam ekosistem lensa masa kini.

Bagi pecinta fotografi yang ingin mendalami pilihan lensa terbaik, informasi terbaru tentang Canon RF, Nikon Z, Sony FE, Fujifilm X, dan Micro Four Thirds dapat menjadi panduan penting dalam memilih perlengkapan yang tepat sesuai kebutuhan genre dan anggaran. Dengan begitu banyak pilihan, setiap fotografer dapat menemukan “lensa Natal” yang ideal untuk menghasilkan karya yang mengesankan.

Berita Terkait

Back to top button