Micro Center baru-baru ini menampilkan daftar harga untuk SSD WD_Black dengan kapasitas 8TB yang mencapai MSRP sebesar $2,418. Namun, harga riil yang dibanderol untuk produk ini telah mengalami kenaikan signifikan hingga lebih dari 50% sejak Oktober lalu. Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada model WD_Black SN850X, tetapi juga melibatkan berbagai SSD berkapasitas besar lainnya.
Harga yang tertera di website Micro Center memang mencetak angka yang cukup mencengangkan. Misalnya, model WD_Black SN850P edisi PlayStation terdaftar dengan harga MSRP mencapai $2,757. Namun, harga nyata yang dijual di toko Micro Center jauh lebih rendah, yakni sekitar $900 untuk SN850X dan $1,100 untuk SN850P bila membeli secara langsung di toko fisik. Hal ini diduga merupakan kesalahan labeling di sistem mereka sekaligus menunjukkan bahwa harga pasar masih cukup kompetitif.
Lonjakan Harga SSD Kapasitas Tinggi
Harga SSd 8TB WD_Black SN850X telah naik lebih dari 50% dalam beberapa bulan terakhir. Pada Oktober, harga pasar untuk SSD ini berkisar di angka $540, sementara saat ini harga di Amazon telah mencapai sekitar $895,72. Tren kenaikan juga terlihat pada model Sabrent Rocket 4 Plus 8TB yang semula berada pada kisaran $810 dan kini harganya sudah menembus angka $1,170.
Selain produk berkapasitas besar, model dengan kapasitas lebih kecil juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Sebagai contoh, WD_Black SN850X 2TB mengalami peningkatan harga dari sekitar $150 pada Oktober menjadi sekitar $270 saat ini. Begitu pula dengan Crucial P3 Plus 1TB, yang saat diluncurkan dibanderol dengan harga $62, sekarang harganya melonjak hingga $220.
Permintaan Tinggi dari Industri AI dan Dampaknya
Kenaikan harga SSD ini berkaitan erat dengan lonjakan permintaan untuk memori NAND flash yang semakin tinggi, terutama didorong oleh kebutuhan industri kecerdasan buatan (AI). Penurunan pasokan sekaligus peningkatan permintaan untuk penyimpanan berkapasitas besar menjadi faktor utama yang memacu kenaikan harga. Laporan dari TrendForce menunjukkan bahwa harga NAND diperkirakan akan terus naik dengan peningkatan dua digit hingga kuartal pertama 2026.
Selain NAND, harga DRAM juga mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Tren ini diprediksi akan berlangsung selama beberapa tahun ke depan karena kebutuhan AI dan teknologi terkait semakin berkembang pesat. Produsen NAND flash kini membatasi pasokan dan menaikkan harga kontrak untuk tahun 2025 dan 2026 sebagai respon terhadap kondisi pasar.
Prediksi Tren Harga SSD ke Depan
Menurut data dari DRAMeXchange, harga spot untuk DDR5 saat ini sudah cenderung stabil dengan kenaikan mingguan sekitar 2%. Namun, harga wafer TLC NAND justru meningkat drastis, dengan kenaikan mingguan antara 12% hingga 19%. Hal ini mengindikasikan bahwa harga SSD kemungkinan besar akan terus mengalami kenaikan dalam waktu dekat.
Pengguna yang mencari SSD berkapasitas besar harus mempertimbangkan tren kenaikan harga ini dan kemungkinan keterbatasan stok di pasar. Para produsen, distributor, dan pengecer saat ini menyesuaikan harga untuk menghadapi permintaan yang sangat tinggi dari sektor teknologi canggih. Oleh karena itu, pembeli disarankan untuk memonitor harga secara berkala dan mencari penawaran terbaik yang tersedia.
Harga SSD, khususnya model-model berkapasitas besar seperti WD_Black 8TB, kini tidak lagi murah dan nampaknya akan semakin mahal dalam beberapa bulan mendatang. Permintaan yang terus meningkat dari industri AI dan perkembangan teknologi penyimpanan menjadi alasan utama di balik kenaikan ini. Penggunaan teknologi terbaru semakin membutuhkan kapasitas penyimpanan yang besar dan cepat, sehingga mendorong harga perangkat SSD ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.





