Acer Predator Triton 14 AI hadir sebagai laptop gaming dan multimedia dengan layar 14 inci yang ringkas dan GPU mobile GeForce RTX 5070. Grafis ini menawarkan performa tinggi dengan konsumsi daya hingga 110 Watt, menjadikannya salah satu model tercepat di kelasnya. Pada sisi prosesor, laptop ini dibekali Intel Lunar Lake dengan delapan inti dan daya maksimal 37 Watt, fokus pada efisiensi.
Namun, performa prosesor tersebut agak membatasi kemampuan grafisnya. Meski kinerja single-core cukup untuk kebutuhan sehari-hari, kinerja multi-core terlihat lebih lemah dibanding rival-rival sekelas, yang berdampak negatif pada performa gaming. Saat menggunakan mode Turbo untuk performa maksimal, tingkat kebisingan bisa mencapai 58 dB(A), cukup mengganggu bagi pengguna.
Performa dan efisiensi daya
Intel Lunar Lake memang memiliki konsumsi daya rendah, tetapi hal ini tidak berkontribusi pada peningkatan masa pakai baterai yang signifikan. Meskipun begitu, laptop tetap bisa berjalan sangat tenang ketika aktivitas tidak menggunakan GPU diskrit. Pilihan prosesor ini dinilai kurang ideal jika dibandingkan dengan chip AMD Ryzen atau Intel Arrow Lake yang cenderung memberikan performa lebih optimal, terutama untuk gaming dan pekerjaan berat.
Masalah pada tampilan layar
Salah satu kelemahan mencolok Predator Triton 14 AI terdapat pada layar sentuhnya. Lapisan touchscreen menimbulkan efek grid yang sangat terlihat, terutama pada konten berwarna terang. Dampaknya terhadap kualitas gambar cukup besar, sehingga keunggulan layar OLED seperti warna hitam pekat dan warna yang tajam kurang dapat dinikmati. Selain itu, layar mengalami flicker PWM dan profil warna sRGB serta P3 tidak sepenuhnya terkalibrasi dengan baik, yang menurunkan nilai pengalaman visual pengguna.
Kualitas bodi dan input
Dari sisi desain, laptop ini menawarkan bodi yang kokoh dan perangkat input berkualitas seperti touchpad haptik yang mendukung stylus. Fitur ini menjadi nilai plus, namun sayangnya tidak mampu menutupi kekurangan utama pada layar dan prosesor. Faktor ini juga berpengaruh terhadap nilai jual produk secara keseluruhan.
Harga yang sangat mahal
Predator Triton 14 AI dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, yakni $2599. Harga ini terasa sulit untuk dibenarkan mengingat sejumlah kekurangan yang ada. Bandingkan dengan dua pesaing utamanya, Asus ROG Zephyrus G14 dan Razer Blade 14, yang masing-masing dibanderol sekitar $2099 dan $2299 dalam konfigurasi serupa. Keduanya menawarkan paket menyeluruh yang lebih baik tanpa layar sentuh, namun dengan kualitas gambar yang lebih superior dan kinerja GPU lebih cepat.
ROG Zephyrus G14 bahkan tersedia dengan opsi GPU lebih kuat seperti RTX 5080 Laptop, menjadikannya pilihan lebih fleksibel untuk pengguna yang menginginkan performa grafis maksimal. Oleh sebab itu, meskipun Triton 14 AI mengusung teknologi terkini, nilai harga terhadap manfaat (value for money) terasa kurang kompetitif.
Kesimpulan perkembangan laptop gaming kelas atas
Acer Predator Triton 14 AI menempatkan dirinya sebagai laptop gaming dan multimedia yang kuat secara grafis, namun kurang optimal dari segi prosesor dan kualitas layar. Konsumsi daya yang efisien tidak diterjemahkan menjadi masa pakai baterai lebih baik. Tingkat kebisingan pada mode Turbo juga menjadi perhatian bagi kenyamanan penggunaan.
Pada akhirnya, harga jual yang cukup tinggi sulit dipertahankan bila melihat paket keseluruhan. Pilihan lain seperti ROG Zephyrus G14 dan Razer Blade 14 menawarkan performa setara atau lebih unggul dengan harga lebih terjangkau. Hal ini penting diperhitungkan bagi konsumen yang membutuhkan perangkat kompak namun punya ekspektasi tinggi dalam performa dan kualitas tampilan. Bantuan keputusan pembelian harus mempertimbangkan aspek ini agar mendapatkan laptop terbaik sesuai kebutuhan dan budget.





