Advertisement

SpaceX Luncurkan Satelit Pengamat Bumi Italia pada Misi Perdana Tahun Ini (Video)

SpaceX memulai tahun 2026 dengan meluncurkan satelit pengamatan Bumi milik Italia dalam misi pertama yang dilakukan pada awal tahun ini. Roket Falcon 9 berhasil mengangkut satelit COSMO-SkyMed Generasi Kedua dari pusat peluncuran Vandenberg Space Force Base, California, pada pukul 18.09 waktu setempat.

Setelah lepas landas, tahap pertama roket mendarat dengan sukses kembali di Vandenberg sekitar 8,5 menit kemudian. Booster yang digunakan merupakan unit yang sama pada penerbangan ke-21, menunjukan kemampuan penggantian tahap pertama dari SpaceX untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya peluncuran.

Peluncuran dan Penempatan Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kurang dari lima menit setelah peluncuran, tahap kedua Falcon 9 berhasil melepas satelit COSMO-SkyMed ke orbit rendah Bumi pada ketinggian sekitar 620 kilometer. Satelit ini dikelola oleh Badan Antariksa Italia dan Kementerian Pertahanan Italia untuk memperkuat kemampuan pengamatan dan pemantauan Bumi secara global.

Satelit COSMO-SkyMed generasi kedua menggunakan teknologi radar aperture sintetis yang dapat mengumpulkan data kapan saja, siang ataupun malam, serta dalam berbagai kondisi cuaca. Hal ini sangat penting untuk membantu misi-misi yang membutuhkan pemantauan terus-menerus seperti mitigasi bencana, pengelolaan sumber daya alam, dan pertahanan.

Manfaat dan Aplikasi Satelit COSMO-SkyMed

Menurut penjelasan dari European Space Agency, COSMO-SkyMed berfokus pada pemantauan Bumi dengan tujuan pencegahan darurat, strategi kebijakan, serta kepentingan ilmiah dan komersial. Satelit ini menyediakan data yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi penting, seperti:

  1. Pengelolaan risiko bencana alam
  2. Pemetaan wilayah dan cartografi
  3. Perlindungan hutan dan lingkungan
  4. Eksplorasi sumber daya alam
  5. Pengelolaan lahan dan penggunaan tanah
  6. Keamanan dan pertahanan nasional
  7. Pengawasan maritim
  8. Manajemen pangan dan pertanian

Satelit ini menjadi bagian dari jaringan kecil yang memiliki peran strategis untuk memberikan data secara cepat dan akurat pada berbagai sektor.

Seri Peluncuran COSMO-SkyMed Generasi Kedua

Hingga saat ini telah diluncurkan tiga satelit generasi kedua COSMO-SkyMed. Satelit pertama diluncurkan pada Desember 2019 dengan roket Soyuz, dan satelit kedua menyusul diluncurkan pada Januari 2022 oleh Falcon 9 milik SpaceX. Peluncuran kali ini menandai kelanjutan pengembangan sistem pengamatan Bumi milik Italia dengan teknologi satelit terbaru.

Keberhasilan misi ini tidak hanya memperkuat kerja sama antara sektor antariksa Italia dan SpaceX, tetapi juga menunjukkan keandalan Falcon 9 untuk berbagai jenis muatan berteknologi tinggi.

SpaceX dan Rekor Peluncuran Dunia

Peluncuran satelit COSMO-SkyMed juga menjadi peluncuran global pertama pada 2026 dan sekaligus yang pertama untuk SpaceX di tahun ini. Pada 2025, SpaceX mencatat rekor luar biasa dengan melakukan 165 misi orbital — jauh melampaui jumlah peluncuran badan antariksa lain di dunia.

Tingkat aktivitas tinggi ini menunjukkan kapasitas produksi dan layanan peluncuran milik SpaceX yang semakin matang dan efisien. Dengan keberhasilan meluncurkan satelit penting dalam misi perdana tahun ini, perusahaan milik Elon Musk menegaskan posisinya sebagai pemain utama dalam industri antariksa global.

Peluncuran ini menggarisbawahi tren penggunaan satelit berteknologi canggih untuk pengamatan Bumi sekaligus mengilustrasikan kemajuan signifikan dalam pengurangan biaya akses ke luar angkasa melalui sistem roket yang dapat digunakan kembali. Mengingat ambisi SpaceX dan perkembangan teknologi satelit, misi-misi serupa di tahun-tahun berikutnya diprediksi akan semakin meningkat dalam jumlah dan kompleksitas.

Berita Terkait

Back to top button