Pengguna smartphone lipat kini bisa merasakan pengalaman baru bermain Flappy Bird yang unik dan menantang. Foldy Bird, sebuah versi modifikasi dari permainan legendaris Flappy Bird, dirancang khusus untuk perangkat foldable dan mengharuskan pemain membuka lipatan perangkatnya agar burung dalam game bisa terbang.
Foldy Bird dibuat oleh pengguna X bernama Rebane dan dijalankan di dalam browser Chrome. Berbeda dengan permainan Flappy Bird normal yang mengandalkan ketukan layar, Foldy Bird mensimulasikan ketukan dengan membuka lipatan layar foldable. Saat perangkat dibuka, game mengenali tindakan tersebut sebagai input “tap”, sehingga burung akan melompat lebih tinggi secara langsung.
Kerentanan layar lipat dan tantangan pengguna
Meskipun teknologi perangkat lipat telah berkembang pesat dalam hampir satu dekade terakhir, daya tahan perangkat foldable masih menjadi perhatian utama. Komponen yang bergerak dan mekanisme lipatan menambah kompleksitas dan titik kerentanan dibandingkan smartphone biasa. Samsung, misalnya, mengklaim model terbaru Z Fold 7 dapat menahan hingga 500.000 kali lipatan seumur hidup. Dengan asumsi pengguna membukanya 100 kali sehari, perangkat ini bisa bertahan sekitar 13,6 tahun sebelum rawan rusak.
Meski demikian, pengguna foldable harus tetap berhati-hati. Tidak jarang perangkat lipat mengalami kerusakan lebih awal dari klaim pabrikan karena penggunaan kasar atau kecelakaan. Melipat dan membuka layar berulang-ulang, khususnya saat digunakan sebagai kontrol game seperti Foldy Bird, berpotensi mempercepat keausan engsel dan layar.
Mekanisme permainan yang memanfaatkan teknologi lipat
Foldy Bird memanfaatkan fitur khas smartphone lipat secara inovatif. Alih-alih mengetuk layar untuk membuat burung terbang, pemain harus membuka lipatan perangkat agar burung dapat melompat dan melewati rintangan. Ini membuat permainan menjadi lebih fisik dan menuntut kelincahan tangan dan refleks. Namun, mekanisme tersebut juga menambah risiko kerusakan perangkat bila pengguna terlalu agresif.
Dalam game ini, tantangan utama Selain menghindari hambatan, pengguna juga harus memperhatikan ketahanan engsel folding. Ini menambah dimensi baru dalam fast-paced game yang memadukan unsur digital dan fisik secara langsung. Namun tentu saja, Foldy Bird bukanlah permainan untuk digunakan secara intensif tanpa jeda, karena sifat mekanis layar lipat yang lebih rentan dibandingkan layar biasa.
Pengguna foldable dan game: Antara cinta dan kekhawatiran
Bagi pecinta perangkat lipat, Foldy Bird menghadirkan pengalaman unik yang menggabungkan kecanggihan teknologi dengan nostalgia game legendaris. Namun di sisi lain, para pengguna yang khawatir akan daya tahan perangkat lipat bisa melihat ini sebagai tantangan yang kurang masuk akal untuk perangkat yang masih tergolong premium dan rentan.
Foldy Bird lebih sebagai bentuk hiburan kreatif dan prank dari komunitas untuk menguji batas pengguna foldable dan menghidupkan kembali Flappy Bird dengan cara baru. Peringatan penting bagi pengguna adalah untuk selalu menjaga perangkat saat menggunakan game ini agar tidak cepat rusak.
Panduan dasar bermain Foldy Bird
Berikut adalah cara sederhana untuk memainkan Foldy Bird bagi pemilik smartphone lipat:
- Buka browser Chrome di perangkat foldable.
- Akses situs Foldy Bird yang dibuat oleh Rebane.
- Mainkan game dengan membuka lipatan layar untuk membuat burung terbang.
- Hindari menutup dan membuka lipatan secara berlebihan untuk menjaga keawetan perangkat.
- Nikmati pengalaman unik sambil tetap berhati-hati menjaga fungsi engsel.
Foldy Bird menambah warna baru dalam ekosistem foldable dengan memanfaatkan teknologi layar lipat untuk gameplay yang inovatif. Meski bergenre sederhana, game ini menuntut kontrol fisik berbeda dan mengingatkan pengguna akan keunikan sekaligus keterbatasan perangkat lipat. Pengguna disarankan menikmati Foldy Bird sebagai eksperimen kreatif yang menggabungkan nostalgia dan teknologi secara menyenangkan.
