Advertisement

Pentingnya Standar Teknologi Keselamatan untuk Melindungi Gedung Tinggi dan Penghuninya

Insiden di Gedung TCC Batavia Tower pada 30 Juni 2025 kembali menegaskan pentingnya standar teknologi keselamatan gedung tinggi yang harus diprioritaskan. Pecahan material yang jatuh hingga melukai seseorang menunjukkan adanya celah serius dalam aspek keselamatan bangunan publik, terutama di kawasan perkotaan dengan aktivitas tinggi.

Korban yang mengalami luka pada kaki dan trauma psikologis tersebut menjadi bukti nyata bahwa risiko dari kegagalan sistem keselamatan bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Kuasa hukum korban, Gamal Muaddi, menegaskan bahwa gedung bertingkat harus memiliki sistem keselamatan dan prosedur tanggap darurat yang matang guna melindungi pengunjung dan pekerja secara efektif.

Pentingnya Teknologi Keselamatan pada Gedung Tinggi

Material bangunan yang dipasang pada gedung tinggi harus memenuhi standar kualitas yang ketat dan menjalani inspeksi rutin. Sistem pemasangan fasad dan perawatan berkala menjadi aspek yang tak boleh diabaikan untuk mencegah insiden seperti pecahnya kaca atau rontoknya elemen bangunan. Standar teknis ini bukan hanya sebatas pelengkap, melainkan fondasi utama dalam menjamin keselamatan publik.

Evaluasi sertifikat laik fungsi gedung perlu dilakukan secara menyeluruh. Sertifikasi tersebut menjadi bukti bahwa bangunan telah memenuhi persyaratan teknologi keselamatan dan kelayakan operasional. Tanpa validasi ini, risiko kecelakaan dapat meningkat dan berpotensi membahayakan banyak orang.

Sistem Tanggap Darurat dan Pengelolaan Keselamatan

Sistem tanggap darurat yang efektif adalah kebutuhan wajib bagi gedung tinggi. Kejadian di TCC Batavia Tower mengungkap lemahnya respons keselamatan pasca insiden, mulai dari penanganan awal korban hingga pengamanan area kejadian. Pengelola gedung harus memastikan prosedur darurat berjalan lancar dan seluruh personel terlatih untuk menghadapi situasi krisis.

Pengelola bangunan harus bertanggung jawab penuh terhadap aspek keselamatan. Penanganan insiden dan pencegahan risiko harus menjadi prioritas utama, bukan hanya memenuhi regulasi secara administratif. Kegagalan dalam mengelola aspek teknologi keselamatan dapat menimbulkan dampak fisik dan psikologis pada pengguna gedung yang sangat merugikan.

Langkah Prioritas Penguatan Standar Keselamatan Gedung Tinggi

  1. Penerapan teknologi material berkualitas tinggi sesuai standar internasional.
  2. Pelaksanaan inspeksi dan perawatan rutin secara berkala oleh tenaga ahli.
  3. Validasi dan pembaruan sertifikat laik fungsi gedung secara transparan.
  4. Pengembangan sistem tanggap darurat yang terintegrasi dan mudah diakses.
  5. Pelatihan personel pengelola gedung dalam prosedur keselamatan dan evakuasi.

Insiden di Gedung TCC Batavia Tower menjadi peringatan penting bahwa keselamatan gedung tinggi tidak boleh diabaikan. Perlu ada sinergi dari pengelola, pemerintah, dan pemangku kepentingan lain untuk mengawal penerapan standar teknologi keselamatan secara ketat. Hal ini akan memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh penghuni dan pengunjung gedung di tengah kompleksitas aktivitas perkotaan yang semakin meningkat.

Berita Terkait

Back to top button