Advertisement

5 Inovasi Lenovo Terbaru: Legion Go 2 dengan Steam OS & Keyboard Mouse Nirkabel Tanpa Cas

Lenovo kembali menghadirkan berbagai inovasi perangkat pada CES 2026, mulai dari perangkat gaming handheld hingga perangkat keras yang mendukung produktivitas dengan teknologi AI. Salah satu fokus utama Lenovo tahun ini adalah meningkatkan pengalaman pengguna dengan perangkat yang lebih pintar dan adaptif sesuai kebutuhan sehari-hari.

Legion Go 2 dengan SteamOS: Pengalaman Gaming yang Lebih Optimal
Lenovo menghadirkan Legion Go 2 versi terbaru yang kini dilengkapi dengan SteamOS, menggantikan Windows 11 yang sebelumnya digunakan. SteamOS memberikan antarmuka pengguna yang lebih ramah untuk perangkat dengan kontroler, sehingga navigasi dan akses ke game menjadi lebih cepat dan mudah. Lenovo menggunakan prosesor AMD Ryzen Z2 Extreme dengan RAM hingga 32GB dan penyimpanan SSD mencapai 2TB pada perangkat ini. Model SteamOS ini ditawarkan mulai dari harga $1.199, sedikit lebih mahal dibandingkan versi Windows sebelumnya. Lenovo mengklaim optimasi SteamOS mampu memaksimalkan kinerja hardware sehingga performa game bisa lebih konsisten dan responsif.

Para pengguna Legion Go 2 versi Windows dapat memasang SteamOS secara mandiri, namun prosesnya cukup rumit karena memerlukan langkah-langkah Linux. Dengan kehadiran SteamOS secara resmi, Lenovo memberikan pilihan yang lebih nyaman bagi gamer baru maupun yang menginginkan pengalaman serupa konsol tanpa kerepotan instalasi. Meski belum ada pengumuman resmi terkait ketersediaan produk ini di pasar Indonesia, langkah ini memperkuat komitmen Lenovo dalam menghadirkan inovasi untuk komunitas gamer global.

Konsep Keyboard dan Mouse Self-Charging yang Inovatif
Lenovo juga memperkenalkan konsep perangkat input tanpa kabel yang tidak perlu diisi ulang dayanya secara manual. Kombinasi keyboard dan mouse ini menggunakan teknologi pengisian daya bertenaga cahaya dalam ruangan dengan intensitas rendah, minimal 50 lux. Teknologi ini jauh lebih efisien dibandingkan perangkat solar yang biasanya memerlukan cahaya lebih kuat. Panel pengisian daya terintegrasi langsung ke dalam desain perangkat sehingga tidak terlihat seperti panel surya konvensional.

Selain fitur pengisian daya otomatis, perangkat ini mendukung koneksi Bluetooth multi-perangkat sekaligus serta mode hemat energi untuk memperpanjang usia baterai. Walaupun masih dalam tahap konsep tanpa jadwal rilis maupun harga resmi, teknologi ini menjanjikan kemudahan penggunaan untuk profesional yang menghabiskan banyak waktu bekerja dengan komputer tanpa harus terganggu oleh kabel atau pengisian baterai yang merepotkan.

Seri AI-First Laptop dan Ekosistem Kreator yang Menyeluruh
Di segmen laptop, Lenovo mengusung era baru dengan perangkat yang mengedepankan kemampuan AI. Seri Yoga Aura Edition hadir dengan spesifikasi tinggi, termasuk varian Yoga Pro 9i Aura Edition yang menargetkan para kreator profesional. Perangkat ini menawarkan prosesor Intel Core Ultra Series 3 dan grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series. Layarnya menggunakan layar OLED tandem beresolusi tinggi untuk tampilan optimal. Sebagai tambahan, Lenovo menghadirkan Force Pad baru yang dapat digunakan sebagai area menggambar dengan Yoga Pen Gen 2.

Lenovo juga membangun ekosistem komputasi yang saling terintegrasi dengan monitor 4K Yoga Pro 27UD-10 yang dapat melakukan sinkronisasi warna dan memiliki kamera 4K yang dapat dilepas. Fitur Dolby Atmos juga meningkatkan pengalaman audio untuk aktivitas kreatif dan hiburan. Lenovo mengusung konsep perangkat yang tidak berdiri sendiri, sehingga laptop, monitor, aksesori, dan perangkat lunak dapat bekerja bersama secara mulus.

Pilihan Lainnya: Laptop Yoga Slim dan IdeaPad dengan Beragam Keunggulan
Selain lini premium, Lenovo memperbarui jajaran Yoga Slim yang menonjolkan portabilitas dan performa bertenaga AI. Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition merupakan salah satu model paling ringan di kelasnya dengan bobot kurang dari 1 kilogram, namun tetap menggunakan prosesor Intel Core Ultra. Varian lain seperti Yoga Slim 7x mengusung chip Snapdragon dengan efisiensi baterai tinggi, sedangkan Yoga Slim 7a memakai prosesor AMD Ryzen AI untuk variasi platform.

Lenovo juga memberikan penyegaran pada seri IdeaPad dengan fokus pada fleksibilitas serta harga yang kompetitif. Model IdeaPad Pro 5i dirancang untuk multitasking dan pengolahan grafik yang kuat. Sedangkan IdeaPad 5a dan 5x hadir dalam desain konvertibel lengkap dengan dukungan pen input. IdeaPad Slim 5x melengkapi lini dengan keunggulan baterai tahan lama dan desain yang ringkas.

Desktop AI dan Ekosistem Komputasi yang Terhubung
Pada segmen desktop, Lenovo menghadirkan Yoga AIO i Aura Edition, komputer all-in-one berlayar OLED 4K dengan pencahayaan adaptif yang mendukung pengalaman visual dan produktivitas tinggi. Lenovo juga memperkenalkan Yoga Mini i, varian desktop mini berteknologi AI untuk penggunaan rumahan dan studio. Keduanya didesain untuk menghadirkan integrasi fitur AI tanpa kerumitan rakitan PC tradisional.

Secara keseluruhan, Lenovo menunjukkan visi untuk menciptakan perangkat yang tidak hanya powerful, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan penggunanya secara cerdas dan efisien. Kombinasi inovasi hardware, software, dan ekosistem yang terintegrasi menjadi fokus utama perusahaan dalam menjawab tantangan komputasi modern di tahun-tahun mendatang.

Berita Terkait

Back to top button