Advertisement

5 Fitur Keamanan Baru di Pembaruan iOS dan macOS yang Perlu Kamu Ketahui

Apple telah memulai pengujian fitur pembaruan keamanan secara otomatis di latar belakang pada versi beta iOS 26.3, iPadOS 26.3, dan macOS Tahoe 26.3. Fitur ini memungkinkan pemasangan proteksi tambahan tanpa perlu melakukan pembaruan sistem secara menyeluruh. Pengguna beta dapat mengakses fitur ini melalui pengaturan privasi dan keamanan secara manual.

Uji coba ini dimulai pada awal Januari pukul 10.44 waktu Pantai Barat Amerika Serikat. Apple pertama kali memperkenalkan fitur ini pada versi 26.1 dan fokus menghadirkan perlindungan ekstra terutama untuk komponen penting seperti Safari dan WebKit. Dengan ini, Apple berupaya mengurangi risiko keamanan yang muncul di antara pembaruan sistem rutin.

Mekanisme Kerja Pembaruan Keamanan di Latar Belakang

Fitur Background Security Improvements menyediakan patch ringan yang menargetkan perpustakaan sistem dan browser Safari. Pemasangannya bisa berjalan otomatis jika opsi tersebut diaktifkan, sehingga pengguna tidak perlu menghentikan aktivitas atau memulai ulang perangkat. Jika pengguna memilih menonaktifkan otomatisasi, maka patch akan digabungkan ke dalam pembaruan software berikutnya.

Apple memberikan opsi kontrol manual bagi pengguna dengan mengakses menu Privasi dan Keamanan di aplikasi Pengaturan. Di sana, pengguna dapat memilih “Instal” untuk memperbarui secara langsung. Hal ini dirancang agar kompatibilitas dengan perangkat tetap terjaga serta mengantisipasi masalah teknis yang mungkin muncul, dengan kemungkinan penarikan sementara dan pembaruan lebih lanjut.

Beberapa poin penting fitur ini meliputi:

  1. Instalasi otomatis saat patch tersedia
  2. Fokus pada perlindungan WebKit dan perpustakaan sistem penting lain
  3. Opsi pengaturan manual untuk pengguna yang ingin mengontrol patch

Pengganti Sistem Pembaruan Keamanan Sebelumnya

Fitur ini secara efektif menggantikan mekanisme Rapid Security Responses yang dikenalkan saat iOS 16. Namun, sistem lama jarang digunakan karena dalam beberapa kasus menyebabkan gangguan, seperti kegagalan memuat situs web pada browser yang mengakibatkan Apple harus menarik pembaruan tersebut. Berbeda dengan metode sebelumnya yang memerlukan unduhan manual, sistem baru berjalan lebih efisien dan minim gangguan.

Pengujian pada versi beta 26.3 menandai langkah awal implementasi praktis fitur ini. Para analis memperkirakan fitur tersebut akan diluncurkan secara luas dalam waktu dekat. Hal ini menunjukkan kesiapan Apple untuk meningkatkan keamanan secara berkelanjutan tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna.

Cara Mengakses dan Mengikuti Pengujian

Pengguna yang terdaftar dalam program pengembang atau beta publik dengan versi 26.3 dapat langsung mencoba fitur ini. Pembaruan muncul sebagai entri pembaruan khusus untuk keamanan yang terpisah dari pembaruan beta sistem utama. Apple meminta para penguji untuk memantau performa perangkat setelah instalasi dan melaporkan masalah jika ditemukan.

Keunggulan Fitur Pembaruan Keamanan Otomatis

Salah satu kelebihan utama fitur ini adalah kemampuannya memperbaiki celah keamanan secara lebih cepat dan berkesinambungan. WebKit, engine browser utama Apple, mendapatkan patch secara independen sehingga waktu kerentanan terhadap risiko dapat diminimalisir. Pengguna yang tetap memilih instalasi otomatis akan selalu memiliki perlindungan terbaru tanpa harus melakukan tindakan tambahan.

Strategi ini menunjukkan komitmen Apple dalam menghadirkan keamanan yang proaktif dan terus menerus bagi ekosistem perangkat iOS dan macOS, mengingat serangan siber semakin kompleks dan cepat berkembang. Patch yang mudah diterapkan tanpa menggangu aktivitas pengguna menjadi nilai tambah penting.

Pengaturan Fitur di Perangkat

Di dalam pengaturan Privasi dan Keamanan, terdapat tombol khusus untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur pembaruan otomatis ini. Defaultnya diaktifkan sejak versi 26.1 untuk perangkat yang kompatibel. Jika pengguna menonaktifkannya, patch keamanan akan datang melalui pembaruan perangkat lunak reguler.

Apple hanya menyediakan fitur ini di versi sistem operasi terbaru untuk menjaga kompatibilitas dan efektivitas patch. Hal ini juga mendorong pengguna tetap memperbarui perangkat mereka ke versi paling mutakhir.

Pengujian yang sedang berjalan ini diharapkan menjadi salah satu langkah penting sebelum fitur ini dirilis secara resmi. Hal ini sekaligus menegaskan fokus Apple pada perlindungan berlapis dan penyampaian pengalaman pengguna yang tidak terputus akibat proses pembaruan keamanan.

Berita Terkait

Back to top button