7 Fakta Penting Tentang Berakhirnya Dukungan Windows 11 24H2 dan Office 2021

Microsoft secara resmi mengumumkan akan menghentikan dukungan untuk Windows 11 versi 24H2 dan Office 2021 pada 13 Oktober 2026. Langkah ini berarti sistem operasi dan aplikasi tersebut tidak akan menerima pembaruan keamanan atau perbaikan bug setelah tanggal tersebut. Keputusan ini berdampak pada jutaan pengguna di seluruh dunia yang masih menggunakan versi ini untuk aktivitas sehari-hari.

Windows 11 24H2, yang dirilis pada awal 2024, menghadirkan peningkatan performa dan fitur berbasis kecerdasan buatan. Namun, sejumlah masalah teknis sempat muncul, termasuk gangguan dalam proses instalasi serta penurunan kinerja saat bermain game. Microsoft merespons dengan cepat melalui beberapa patch kumulatif agar pengguna dapat terus menikmati stabilitas sistem. Namun, dukungan resmi untuk edisi Home dan Pro akan berakhir pada Oktober 2026.

Versi Windows 11 yang Terdampak dan Masa Dukungan

Versi Windows 11 24H2 versi Home dan Pro akan berhenti mendapatkan dukungan menurut jadwal tersebut. Namun, edisi yang lebih khusus seperti Enterprise, Education, dan IoT masih akan mendapatkan update sampai 2027 untuk beberapa kasus. Selain itu, versi 23H2 untuk edisi Home dan Pro sebenarnya sudah kehilangan dukungan sejak 2025, sementara Enterprise berakhir pada November 2026. Windows 11 SE yang dirancang untuk pendidikan dan perangkat murah juga akan berhenti mendapatkan update di waktu yang bersamaan dengan 24H2.

Office 2021 juga Tidak Lagi Didukung

Office 2021 merupakan versi terakhir dari paket produktivitas Microsoft yang menggunakan model lisensi sekali beli tanpa perlu langganan. Termasuk di dalamnya aplikasi populer seperti Word, Excel, PowerPoint, dan Outlook. Pada tanggal yang sama dengan Windows 11 24H2, Office 2021 akan berhenti menerima pembaruan keamanan. Meskipun aplikasi masih bisa dipakai, pengguna akan menghadapi risiko keamanan yang meningkat tanpa perbaikan dari Microsoft.

Pilihan Migrasi untuk Pengguna

Microsoft mendorong pengguna melakukan upgrade ke versi Windows 11 yang lebih baru, yaitu 25H2 atau yang lebih tinggi. Proses pembaruan ini tersedia secara bertahap melalui Windows Update. Sementara untuk Office, terdapat dua opsi utama yaitu membeli lisensi Office 2024 yang juga menggunakan model pembelian sekali saja, atau beralih ke layanan berbasis langganan Microsoft 365 yang menyediakan pembaruan berkelanjutan. Perusahaan dan pengguna bisnis juga memiliki opsi untuk tetap menggunakan Windows edisi Enterprise dengan jangka waktu dukungan lebih lama.

Berikut ringkasan pilihan yang direkomendasikan:

  1. Melakukan upgrade ke Windows 11 versi 25H2 atau versi terbaru.
  2. Beralih ke Office 2024 dengan lisensi permanen.
  3. Mengadopsi Microsoft 365 untuk kemudahan pembaruan dan integrasi cloud.

Kebijakan Siklus Hidup Produk

Microsoft menetapkan siklus hidup dukungan untuk Windows 11 edisi Home dan Pro selama 24 bulan. Sementara itu, edisi untuk perusahaan mendapatkan jangka waktu 36 bulan. Untuk Office 2021, dukungan diberikan selama lima tahun sejak rilis, tanpa opsi perpanjangan seperti versi sebelumnya. Strategi ini bertujuan mengarahkan fokus pada produk berbasis cloud serta teknologi kecerdasan buatan yang lebih maju.

Persiapan Penting bagi Pengguna dan Organisasi

Pengguna dianjurkan untuk segera mengecek versi Windows dan Office di perangkat masing-masing melalui pengaturan sistem. Perusahaan juga disarankan untuk melakukan inventarisasi perangkat agar dapat merencanakan anggaran pengadaan lisensi baru lebih awal. Microsoft menyediakan alat bantu dan panduan untuk memperlancar proses migrasi, khususnya bagi organisasi yang memiliki banyak perangkat. Langkah proaktif ini penting untuk menghindari gangguan operasional dan menjaga keamanan data.

Dukungan yang berakhir menandai pergantian penting bagi pengguna dan pelaku bisnis. Melakukan upgrade tepat waktu merupakan solusi yang disarankan guna tetap mendapatkan keamanan serta fitur-fitur terbaru dari Microsoft. Pengelolaan transisi yang baik juga memastikan bahwa perangkat tetap produktif dan terlindungi dari ancaman siber yang terus berkembang.

Berita Terkait

Back to top button