Fujifilm resmi memperkenalkan inovasi terbaru melalui Instax Mini Evo Cinema yang mengusung desain retro namun dibekali kemampuan merekam video. Kamera instant ini menarik perhatian karena memadukan estetika klasik dengan teknologi modern yang jarang ditemui pada lini Instax sebelumnya. Kehadiran fitur video dan filter era menjadi nilai tambah utama bagi konsumen yang mendambakan pengalaman berbeda dari kamera cetak langsung.
Instax Mini Evo Cinema menghadirkan kamera bergaya klasik dengan kemampuan merekam video berdurasi pendek. Perangkat ini secara khusus dirancang untuk peminat fotografi instan yang juga ingin menyimpan momen dalam format digital bergerak. Lensa utama kamera ini tetap mempertahankan karakteristik potret Instax, namun dengan tambahan fitur kekinian yang memudahkan adaptasi pada kebiasaan pengguna masa kini.
Fitur Utama dan Inovasi
Salah satu keunikan kamera ini terletak pada kehadiran “era dial” yang memuat label tahun dari 1930 hingga 2020. Pengguna bisa memilih satu dekade pada tombol khusus ini, dan kamera otomatis mengaplikasikan filter visual yang mencerminkan suasana visual khas masa tersebut ke dalam video yang direkam. Fitur ini ditujukan bagi mereka yang ingin menyesuaikan tone video agar sesuai dengan era tertentu, misalnya video bernuansa vintage khas tahun 70-an atau hasil yang meniru kualitas film lawas.
Untuk mencetak foto, pengguna harus membuka dan memutar tuas dial kedua pada sisi kamera. Proses ini menghadirkan sensasi analog dalam pengalaman digital, tetap mempertahankan ciri khas kamera Instax yang identik dengan hasil fisik berupa foto ukuran mini. Fitur pencetakan ini tidak terbatas hanya pada foto yang diambil dari kamera itu sendiri. Pengguna juga dapat mencetak foto dari perangkat lain melalui aplikasi khusus di smartphone.
Koneksi Aplikasi dan Kemudahan Cetak
Aplikasi pendamping yang tersedia melengkapi fungsionalitas Instax Mini Evo Cinema. Melalui aplikasi ini, foto digital dari smartphone bisa langsung dicetak menggunakan mesin kamera, termasuk gambar yang diambil dari kamera lain. Fitur ini memperluas fleksibilitas Instax Mini Evo Cinema sebagai alat dokumentasi momen penting. Pengguna tidak perlu khawatir terbatas pada hasil jepretan kamera, namun dapat mengintegrasikan foto-foto pilihan dari gawai lain.
Harga dan Ketersediaan
Fujifilm Instax Mini Evo Cinema pertama kali akan dipasarkan di Jepang pada akhir Januari. Harga resmi untuk pasar global maupun detail ketersediaan di luar Jepang belum diumumkan secara publik oleh Fujifilm. Dalam paket penjualan, pembeli akan langsung mendapatkan viewfinder attachment dan hand grip tambahan di dalam kotak. Namun, tas khusus untuk membawa kamera dijual terpisah dan tidak termasuk dalam paket standar.
Panduan Penggunaan Fitur Era Dial
Penggunaan era dial menjadi daya tarik utama. Berikut langkah-langkah singkat memanfaatkan fitur ini:
- Putar dial “Era” ke tahun dekade yang diinginkan.
- Rekam video seperti biasa menggunakan tombol perekaman khusus.
- Kamera otomatis menerapkan filter visual sesuai dekade yang dipilih.
- Simpan hasil rekaman atau cetak frame foto sesuai kebutuhan.
Dengan kehadiran dua dial fungsional serta aplikasi yang mendukung integrasi lintas perangkat, Instax Mini Evo Cinema menawarkan pengalaman baru dalam dunia kamera instan. Perangkat ini bukan hanya cocok untuk penggemar fotografi retro, tetapi juga pengguna modern yang memprioritaskan kepraktisan dan hasil gambar yang unik.
Trend kamera instan dengan sentuhan digital semakin mendapat tempat di kalangan generasi muda maupun kolektor perangkat fotografi. Fitur video dan filter era pada Instax Mini Evo Cinema diprediksi menjadi game changer di segmen kamera instan. Fujifilm turut memperkuat identitas produknya sebagai pelopor inovasi, menggabungkan warisan visual analog dengan teknologi digital dalam kemasan desain retro yang ikonik.





