AMD resmi memperkenalkan prosesor embedded terbaru bernama Ryzen AI Embedded, yang dirancang khusus untuk mendukung aplikasi kecerdasan buatan (AI) di edge computing. Produk ini menyasar berbagai sektor seperti otomotif, khususnya kokpit digital, perawatan kesehatan pintar, serta sistem otonom dan robotika humanoid.
Portofolio prosesor ini terdiri dari dua seri utama, yaitu Seri P100 dan Seri X100. Kedua seri mengintegrasikan teknologi CPU Zen 5, GPU RDNA 3.5, dan NPU XDNA 2 dalam satu chip kompak berjenis ball grid array (BGA).
Teknologi dan Performa Tinggi dalam Satu Chip
Prosesor Seri P100 mengusung 4 hingga 6 inti CPU dengan kecepatan tinggi, yang dioptimalkan untuk penggunaan antarmuka mesin-manusia (HMI) canggih di kokpit digital. AMD mengklaim kinerja komputasi multi-thread dan single-thread prosesor ini meningkat hingga 2,2 kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya.
GPU RDNA 3.5 dalam chip ini dapat menangani grafis real-time secara imersif, mendukung tampilan hingga empat layar 4K atau dua layar 8K secara bersamaan pada refresh rate 120 frame per detik. Hal ini memungkinkan pengalaman visual yang sangat halus dan responsif di kendaraan dan perangkat industri.
Sementara itu, NPU XDNA 2 generasi terbaru mampu melakukan hingga 50 triliun operasi per detik (TOPS). Dengan kemampuan inferensi AI tersebut, prosesor ini dapat mengolah berbagai model AI yang kompleks, mulai dari pengenalan suara, penginderaan gerakan, hingga analisis isyarat lingkungan secara efisien dan berdaya rendah.
Lingkungan Pengembangan yang Fleksibel dan Aman
AMD menyertakan software stack terpadu berbasis teknologi virtualisasi Xen yang bersifat open source. Sistem ini memungkinkan beberapa sistem operasi, seperti Yocto atau Ubuntu untuk HMI, FreeRTOS untuk kontrol real-time, serta Android atau Windows untuk aplikasi yang lebih kaya, dijalankan secara paralel dan terlindung dalam isolasi yang aman.
Pendekatan ini memberikan fleksibilitas tinggi untuk integrasi berbagai aplikasi dalam satu perangkat embedded dengan keamanan yang terjaga, sangat penting untuk sistem otomotif dan industri yang memerlukan kestabilan operasional.
Potensi dan Jadwal Peluncuran
Prosesor Ryzen AI Embedded Seri P100 saat ini telah memasuki fase sampling untuk pelanggan yang ingin melakukan pengujian awal. Produk ini dijadwalkan akan mulai diproduksi massal dan tersedia secara komersial pada kuartal kedua tahun depan.
Sedangkan seri X100, yang lebih bertenaga dengan hingga 16 inti CPU, akan menyasar aplikasi AI fisik dan sistem otonom yang membutuhkan kapasitas komputasi lebih besar. Sampling untuk seri ini direncanakan pada paruh pertama tahun depan, menandai langkah AMD dalam memperluas ekosistem AI embedded secara global.
Dengan hadirnya Ryzen AI Embedded, AMD semakin memperkuat posisi di ranah prosesor edge computing yang menuntut performa tinggi sekaligus efisiensi daya. Teknologi ini diharapkan mendukung percepatan inovasi di berbagai sektor yang mengandalkan kecerdasan buatan real-time dan responsive, terutama dalam mobil pintar dan perangkat industri otonom.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id



