Motorola Signature berhasil mengejutkan industri teknologi setelah melewati pengujian kamera oleh DxOMark dan mendapatkan skor 164. Hasil ini menempatkan perangkat tersebut di posisi keenam dalam peringkat keseluruhan DxOMark, mengungguli Google Pixel 10 Pro XL dan secara langsung berada tepat di bawah Apple iPhone 17 Pro. Data ini menampilkan kekuatan baru Motorola dalam ranah fotografi ponsel yang selama ini didominasi oleh merek-merek besar lain.
Keunggulan kamera Motorola Signature menjadi sorotan utama pada analisis DxOMark. Review menyebutkan bahwa perangkat ini menampilkan keakuratan auto exposure yang konsisten dan white balance yang dapat diandalkan. Dalam pengujian pada skenario cahaya campuran, kamera mampu mempertahankan performa tanpa mengalami penurunan kualitas visual yang berarti.
Keunggulan Kamera Motorola Signature
Poin inovasi pada Motorola Signature terletak pada konsistensi hasil jepretan dalam beragam kondisi cahaya. Pemrosesan skin tone menghasilkan warna kulit yang akurat pada foto portrait dan bokeh mode yang didukung efek blur natural. Daya tangkap noise pada foto juga rendah, sesuai catatan para reviewer, sehingga hasil foto tetap detail bahkan tanpa pencahayaan optimal.
Selain itu, kinerja kamera pada mode portrait menonjol dengan efek bokeh yang realistis dan membuat objek utama tampak menonjol. Dalam kasus pencahayaan campuran, seperti ruangan dengan sumber cahaya berbeda, ponsel ini mampu menghasilkan foto stabil tanpa perbedaan warna mencolok.
Keterbatasan Kamera yang Perlu Diperhatikan
Meski mendapat skor tinggi, DxOMark mencatat beberapa area yang masih perlu perbaikan pada Motorola Signature. Salah satu isu teridentifikasi saat merekam video, yaitu ketidakonsistenan exposure sehingga hasil rekaman terkadang tampak terlalu terang atau gelap. Tingkat noise juga meningkat dalam kondisi pencahayaan latar yang kuat, dan terjadi penurunan detail pada zoom 2x karena masih mengandalkan digital magnification.
Berikut ringkasan kelemahan utama yang ditemukan:
- Exposure kurang konsisten saat merekam video.
- Muncul noise pada foto dengan latar cahaya kuat.
- Detail menurun signifikan di zoom 2x akibat digital zoom.
Pesaing Terdekat di Kelas Premium
Skor DxOMark menunjukkan Motorola Signature unggul satu peringkat di atas Pixel 10 Pro XL, dan hanya terpaut tipis di bawah iPhone 17 Pro. Hal ini memperlihatkan ketatnya persaingan kualitas kamera pada jajaran ponsel flagship global. Google Pixel selama ini dikenal unggul dalam computational photography, sedangkan Apple iPhone juga konsisten berada di puncak berkat optimalisasi hardware dan software kamera.
Peringkat teratas dapat diurutkan sebagai berikut (berdasarkan sumber DxOMark):
- Posisi keenam: Motorola Signature (skor 164)
- Posisi ketujuh: Google Pixel 10 Pro XL
- Di atasnya: Apple iPhone 17 Pro
Fitur Kamera yang Mendukung Performa
Teknologi kamera pada Motorola Signature turut menghadirkan solusi cerdas untuk beragam kebutuhan fotografi mobile. Mulai dari pemrosesan otomatis pengaturan exposure, sistem white balance yang adaptif, hingga algoritma pengolahan skin tone. Efisiensi ini membantu pengguna mendapatkan hasil yang optimal tanpa proses editing tambahan.
Sektor video pun mendapat perhatian, meski ditemukan kelemahan pada exposure. Motorola Signature tetap dapat menangani perekaman di berbagai kondisi cahaya dengan hasil cukup baik. Dalam penggunaan sehari-hari, kamera ini bisa diandalkan untuk kebutuhan dokumentasi momen penting.
Pencapaian Motorola Signature dalam skor DxOMark ini menunjukkan kemajuan signifikan di sektor kamera mobile. Inovasi dan kompetisi dari berbagai produsen besar mendorong peningkatan standar kualitas yang semakin tinggi. Bagi pembaca yang mempertimbangkan ponsel dengan prioritas kamera, data terbaru DxOMark dapat menjadi referensi penting sebelum memilih perangkat unggulan.