Snapdragon 8 Elite Gen 5 Hadir: CEO Qualcomm Konfirmasi Versi 2 nm & Dua Foldable Baru

Qualcomm tengah menjadi sorotan dunia teknologi setelah adanya konfirmasi mengenai kehadiran chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang akan memperoleh pembaruan penting lewat proses fabrikasi 2 nm. Informasi ini dipertegas oleh pernyataan CEO Qualcomm, Cristiano Amon, yang memberikan sinyal kuat bahwa pengembangan generasi terbaru Snapdragon berada di jalur yang sesuai dengan ekspektasi industri. Proses perpindahan menuju node 2 nm ini dinilai sebagai lompatan signifikan dalam hal efisiensi daya dan kepadatan transistor untuk mendukung kinerja perangkat flagship berikutnya.

Snapdragon 8 Elite Gen 5 sendiri telah dikenal luas sebagai dapur pacu utama di sejumlah ponsel premium. Salah satu yang mengadopsi chipset ini adalah OnePlus 15 yang saat ini tersedia di Amazon dengan harga $899.99. Chipset generasi kelima ini diproduksi menggunakan proses manufaktur TSMC N3P, node yang berada di kelas 3 nm. N3P menawarkan efisiensi konsumsi daya serta peningkatan kepadatan transistor dan performa yang lebih baik dibandingkan N3E, node TSMC generasi sebelumnya.

Peran Samsung Foundry dalam Snapdragon 8 Elite Gen 5

Selain TSMC, Samsung Foundry dikabarkan akan memiliki peran strategis dalam produksi varian terbaru Snapdragon 8 Elite Gen 5. Mengutip laporan dari Hankyung Insight yang mengandalkan keterangan dari kalangan industri, Samsung Foundry diperkirakan akan memproduksi sekitar 10% dari total chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 generasi baru. Varian yang dimaksud, yakni SM8850s, diyakini tidak akan hadir secara masif.

Fokus distribusi chipset hasil kolaborasi dengan Samsung ini disebut terbatas. Analisis dari Jukan, sumber tepercaya di industri, menyebutkan bahwa hanya dua perangkat lipat flagship dari Samsung yang akan mengadopsi chipset 2 nm ini dalam waktu dekat. Kedua perangkat tersebut adalah Galaxy Z Flip8 dan Galaxy Z Fold8, sementara seri unggulan lainnya seperti Galaxy S26 tidak akan memperoleh varian chipset ini dalam waktu bersamaan.

Dampak Fabrikasi 2 nm bagi Perangkat Lipat

Transisi ke fabrikasi 2 nm diprediksi akan membawa revolusi pada performa perangkat lipat. Keuntungan utama dari node 2 nm terletak pada kemampuannya meningkatkan efisiensi daya secara substansial tanpa mengorbankan tenaga prosesor. Hal ini sangat relevan bagi perangkat lipat yang biasanya memiliki tantangan tersendiri pada aspek konsumsi energi serta pengelolaan suhu.

Demi mendukung kinerja multitasking berat dan kebutuhan komputasi tingkat lanjut di perangkat berlayar lipat, kehadiran Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan fabrikasi 2 nm menjadi salah satu prioritas bagi Samsung. Dengan demikian, pengguna Galaxy Z Flip8 dan Galaxy Z Fold8 dapat menikmati performa yang andal serta daya tahan baterai yang lebih optimal untuk penggunaan sehari-hari maupun produktivitas mobile tinggi.

Poin Penting Perkembangan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Berikut adalah fakta penting mengenai perkembangan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 berdasarkan kabar dan analisa terbaru:

  1. Snapdragon 8 Elite Gen 5 awalnya diproduksi dengan proses TSMC N3P, yakni kelas 3 nm.
  2. Konfirmasi soal varian 2 nm diberikan oleh CEO Qualcomm, Cristiano Amon, meski belum ada detail teknis lebih lanjut.
  3. Samsung Foundry diprediksi akan menggarap 10% produksi Snapdragon 8 Elite Gen 5 varian baru (SM8850s).
  4. Hanya Galaxy Z Flip8 dan Galaxy Z Fold8 yang saat ini disebut-sebut akan dibekali chipset eksklusif ini.
  5. Galaxy S26 belum tercatat sebagai perangkat yang bakal mengadopsi varian Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan proses 2 nm.
  6. Efisiensi energi dan performa tinggi menjadi daya tarik utama pada node 2 nm, sangat penting untuk perangkat lipat.

Tren Kolaborasi dan Masa Depan Chipset Flagship

Keputusan Qualcomm melibatkan dua perusahaan foundry utama, yakni TSMC dan Samsung, menandai perubahan strategi dalam menghadapi tantangan rantai pasok dan kebutuhan konsumen. Diversifikasi mitra produksi diharapkan bisa memberikan stabilitas, keamanan pasokan, serta potensi percepatan adopsi teknologi node mutakhir di ranah mobile. Model produksi ini juga membuka peluang lebih besar bagi pengembangan teknologi customized pada merek tertentu, terutama untuk pasar perangkat premium dan flagship yang membutuhkan inovasi unik.

Kemunculan varian eksklusif chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan node 2 nm sangat dinantikan di pasar global. Samsung berpeluang memanfaatkan momentum ini dengan meluncurkan Galaxy Z Flip8 dan Galaxy Z Fold8 sebagai salah satu perangkat pertama di dunia yang didukung chipset canggih. Sementara itu, pemilihan perangkat foldable sebagai pelopor penerapan teknologi tersebut diyakini mampu memperkuat posisi Samsung dan Qualcomm di segmen pasar smartphone lipat kelas atas.

Exit mobile version