Toko Minta Pembeli Bayar Lebih untuk RAM DDR5 Usai Pembelian, Pasar Fluktuatif Disebutkan AI

Pembeli perangkat keras PC saat ini menghadapi lonjakan harga memori DDR5 yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kenaikan biaya ini tidak hanya terasa saat pertama kali membeli, namun juga bisa menimbulkan masalah setelah transaksi selesai.

Kasus terbaru terjadi ketika seorang konsumen membeli memori DDR5 di toko online terkenal, namun diminta membayar lebih setelah pembayaran awal dilakukan. Kejadian ini memicu perdebatan baru tentang kepastian harga dan hak konsumen dalam transaksi elektronik.

Dampak Pasar Volatil Akibat AI pada Harga DDR5

Konsumen di pasar perangkat keras kini semakin terbebani karena produsen dan pengecer mulai menyesuaikan harga secara tiba-tiba. Salah satu toko PC-Canada meminta pembeli untuk menambah pembayaran agar barang tetap dikirim, dengan alasan adanya volatilitas pasar memori.

Pihak toko menyatakan lonjakan harga dan kekurangan stok terjadi akibat berkembangnya industri kecerdasan buatan (AI). Permintaan komponen yang mendadak, terutama untuk aplikasi AI dan cloud computing, menyebabkan pabrikan kerap mengubah harga dan jadwal pengiriman.

Data dari VideoCardz menunjukkan harga RAM Kingston Fury DDR5-6400 naik dari $446.99 menjadi $507.99 hanya dalam hitungan hari. Pihak toko menawarkan dua pilihan; menambah pembayaran atau membatalkan pesanan.

Ketidakpastian Hukum dan Perlindungan Konsumen

Isu ini menyoroti persoalan hak konsumen dalam transaksi daring. Secara umum, pesanan yang sudah dibayar mengikat secara hukum, sehingga pelanggan merasa yakin atas harga awal. Namun, sejumlah toko di Amerika Utara memiliki aturan bahwa kontrak dianggap sah hanya setelah pembayaran lunas dan sebelum pengiriman dilakukan.

Situs PC-Canada secara eksplisit mencantumkan informasi bahwa mereka berhak melakukan perubahan harga sebelum barang dikirim. Meskipun demikian, komunitas pengguna di Reddit menyarankan korban melapor ke badan perlindungan konsumen provinsi.

Hingga kini, masih terdapat kebingungan mengenai perlindungan lebih lanjut di wilayah Ontario. Sejumlah kasus memperlihatkan bahwa hukum di wilayah tersebut cenderung longgar dalam menanggapi praktik perubahan harga sepihak oleh penjual.

Reaksi Konsumen dan Reputasi Toko

Insiden serupa bukan hanya dialami oleh toko kecil, tetapi juga terjadi pada perusahaan besar seperti Corsair. Dalam beberapa waktu terakhir, Corsair membatalkan sejumlah pesanan memori dengan alasan kesalahan harga, kemudian menawarkan kode diskon sesudah menaikkan harga DDR5 secara signifikan.

Kasus dengan PC-Canada memperburuk reputasi toko tersebut. Pengguna internet mengaitkan peristiwa ini dengan praktik "bait-and-switch", yakni pemikat harga murah untuk kemudian meminta tambahan uang setelah pembayaran dilakukan. Pelanggan jadi semakin waspada dalam bertransaksi di toko-toko daring yang menerapkan kebijakan harga fleksibel.

Faktor Penyebab Lonjakan Harga DDR5

Ada beberapa faktor utama penyebab lonjakan harga DDR5 dalam waktu singkat:

  1. Permintaan masif dari sektor AI dan data center yang meningkatkan konsumsi memori kelas atas.
  2. Gangguan pada rantai pasok global pasca-pandemi dan ketidakpastian pasokan cip memori.
  3. Pabrikan yang menahan stok atau menunda pengiriman demi keuntungan spekulatif saat harga bergerak naik.
  4. Ketidakstabilan nilai tukar dan kebijakan moneter yang berdampak pada harga impor.
  5. Kebijakan penjual daring yang leluasa mengubah harga sebelum pengiriman.

Tantangan Bagi Gamer dan Perakit PC

Fenomena ini berdampak besar pada komunitas gamer dan perakit PC yang mengandalkan komponen dalam membangun sistem. Alokasi dana yang sudah direncanakan terancam sia-sia saat toko mengubah harga semena-mena.

Sebagai respon, konsumen kini disarankan lebih waspada pada syarat dan ketentuan pembelian dari toko daring. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum membeli memori atau hardware lain secara online:

  1. Bacalah ketentuan pembelian dengan seksama, terutama bagian terkait perubahan harga dan kebijakan pembatalan.
  2. Pilih toko yang memiliki track record baik dalam pelayanan dan konsistensi harga.
  3. Pertimbangkan untuk membeli dari toko resmi atau mitra distributor tepercaya.
  4. Manfaatkan fitur pelaporan konsumen bila menemukan praktik curang atau tidak etis.
  5. Ikuti ulasan dan forum komunitas untuk mendapatkan informasi terbaru tentang toko dengan reputasi buruk.

Perubahan harga DDR5 secara tiba-tiba dan ketidakpastian stok menimbulkan tantangan besar, baik bagi konsumen maupun pelaku industri teknologi. Fenomena ini menjadi salah satu contoh bagaimana perkembangan teknologi AI mampu mengganggu rantai pasok dan keseimbangan pasar hardware global. Konsumen yang ingin mendapatkan kepastian transaksi kini harus lebih teliti memantau kebijakan toko agar tidak terjebak dalam penyesuaian harga mendadak.

Berita Terkait

Back to top button