CES 2026 akan menjadi momentum besar bagi industri teknologi konsumen di seluruh dunia. Pameran ini selalu menjadi barometer kemunculan tren terbaru yang akan mewarnai perangkat di rumah dan kehidupan sehari-hari masyarakat global. Berbagai inovasi dari perusahaan teknologi terdepan hingga startup inovatif akan berlomba memberikan penawaran unik dan teknologi transformatif.
Ada beberapa tren utama yang diprediksi akan mendominasi ajang CES kali ini. Dari kecerdasan buatan (AI), perangkat wearable, hingga smart home, setiap kategori akan mengalami lompatan besar. Berikut adalah enam tren terbesar yang perlu diperhatikan di CES tahun ini.
1. Peningkatan Adopsi Kecerdasan Buatan (AI)
Teknologi AI semakin menjadi sorotan utama di ajang CES. Perusahaan-perusahaan seperti Samsung, LG, Lenovo, dan Nvidia akan menggunakan sesi keynote mereka untuk mendemonstrasikan bagaimana AI kini terintegrasi lebih jauh ke dalam produk konsumen. Misalnya, Samsung dipastikan akan membahas visi “Device eXperience” dan pengalaman berbasis AI di semua lini perangkatnya. LG pun meluncurkan portofolio solusi AI yang disebut “affectionate intelligence”, yang berupaya menjembatani koneksi emosional dengan pengguna produk. Lenovo juga memperkenalkan strategi inovasi AI untuk tahun-tahun mendatang, sedangkan Nvidia menyoroti kekuatan hardware GPU yang menjadi tulang punggung revolusi AI global. Menurut data Tom’s Guide, hampir seluruh produk yang dipamerkan pada tahun ini dipastikan membawa embel-embel AI di dalamnya.
2. Smart Glasses dan Perangkat Augmented Reality
Perkembangan kacamata pintar berbasis augmented reality (AR) dan AI semakin dekat menjadi kenyataan. CES kali ini diindikasikan sebagai titik mula kacamata AR dan AI melebur menjadi perangkat yang benar-benar pintar. Empat komponen utama menjadi perhatian dalam pengembangan smart glasses, yaitu teknologi display berbasis waveguide, chip Qualcomm untuk pemrosesan, kemajuan sensor, dan ekosistem perangkat lunak seperti Android XR. Selain itu, produsen AR glasses menjanjikan peningkatan kualitas tampilan dan penurunan harga yang signifikan, sehingga kacamata ini akan menjadi solusi hiburan praktis seperti bermain game atau menonton film di perjalanan panjang.
3. Lompatan Teknologi pada TV Generasi Baru
Inovasi TV menjadi topik panas dengan kehadiran teknologi Micro RGB, yang merupakan evolusi Mini-LED. Micro RGB menggantikan backlight biru atau putih konvensional dengan LED merah, hijau, dan biru berukuran di bawah 100μm. Hasilnya, kualitas warna meningkat drastis walaupun membutuhkan prosesor TV yang lebih kuat. Empat merek besar—Samsung, LG, Hisense, dan TCL—akan meluncurkan lini TV terbaru dengan teknologi ini. Selain itu, OLED tetap didorong sebagai teknologi utama, khususnya oleh Samsung dan LG, yang konsisten merilis model terbaru setiap tahunnya.
4. Wearables dan Perangkat Pelacak Kesehatan
Meskipun Apple dan Google biasanya absen dari CES, merek fokus kebugaran dan kesehatan seperti Garmin dan Amazfit siap meluncurkan smartwatch baru. Inovasi terkini juga datang dari kategori smart ring, dengan berbagai nama baru seperti Circular, Luna Ring, Ringconn, dan Ultrahuman yang diprediksi akan muncul. Tak hanya itu, perangkat wearable baru seperti stick-on sensors dan alat analisis cairan tubuh akan menjadi andalan bagi penggemar teknologi kebugaran dan kesehatan. Brand Pebble juga kembali ke pasar dengan produk wearable inovatif di bawah pendiri aslinya.
5. Evolusi Laptop dan Inovasi Komputasi
Tahun ini akan menjadi tahunnya laptop dengan pembaruan besar pada desain, performa chip, dan efisiensi daya. Perkembangan prosesor seperti Intel Core Ultra 300 Series, AMD Ryzen AI 400 series, dan Snapdragon X2 Elite menghadirkan performa dan efisiensi lebih optimal. Dominasi layar OLED diperkirakan terjadi di hampir seluruh lini. Inovasi grafis terintegrasi juga membuktikan, laptop tipis sekarang sudah mampu menangani gaming tanpa GPU Nvidia pendamping. Namun, tantangan kenaikan harga RAM bisa berdampak pada harga perangkat, sehingga produsen perlu mencari keseimbangan antara harga dan spesifikasi.
6. Smart Home: Robot Vacuum dan Standar Matter
Peningkatan pada perangkat smart home cukup signifikan, khususnya pada perangkat vacuum robot. Inovasi seperti Roborock Saros Z70 dengan lengan robotik untuk mengambil barang dari lantai, serta vacuum yang mampu melewati ambang pintu tinggi memperlihatkan evolusi desain yang revolusioner. Standardisasi platform Matter juga memperluas cakupan kamera keamanan rumahan, yang kini dapat terintegrasi dengan Apple Home, Alexa, dan Google Home. Di sisi lain, penambahan fitur AI ke kamera keamanan semakin memperbaiki kemampuan identifikasi orang dan objek.
Berdasarkan rangkuman tren di atas, dapat dipastikan CES kali ini bukan hanya akan menampilkan deretan produk terbaru, namun juga menjadi arena unjuk kekuatan inovasi lintas sektor teknologi konsumen. Setiap produk dan teknologi yang dibawa akan memperlihatkan bagaimana perusahaan bersaing tak hanya dalam fitur, tetapi juga menghadirkan pengalaman lebih cerdas, adaptif, serta kesehatan dan keamanan yang lebih baik bagi pengguna.





